Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiErnest Lawrence
Artikel Wikipedia

Ernest Lawrence

Ernest Orlando Lawrence ialah fisikawan Amerika Serikat.

fisikawan asal Amerika Serikat
Diperbarui 28 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ernest Lawrence
Ernest Lawrence

Ernest Orlando Lawrence ialah fisikawan Amerika Serikat.

Ia lahir pada 8 Agustus 1901 di Canton, South Dakota. Ia menerima gelar sarjana dalam kimia dari Universitas Dakota Selatan pada 1922, gelar master pada 1923 dari Universitas Minnesota, dan Ph.D. dari Universitas Yale pada 1925. Lawrence mengambil kedudukan lektor kepala dalam fisika di Universitas California, Berkeley, pada 1928 dan menjadi profesor termuda di fakultas itu pada 1930.

Pada 1929, Lawrence menemukan siklotron, pemercepat partikel yang digunakan untuk mengamati tumbukan atom yang mana memberi kemajuan besar dalam pengembangan bom atom. Mesin itu menggunakan elektromagnet untuk mempercepat partikel nuklir pada titik yang kemudian bisa membuat atom meledak, memproduksi unsur baru dan isotop radioaktif unsur yang ada.

Lawrence diangkat sebagai direktur di laboratorium radiasi universitas itu pada 1936 dan dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika 1939 untuk penemuan siklotron. Dengan cepat ia menjadi tokoh publik yang menonjol di Berkeley dan atas nominasinya pada Hadiah Nobel, majalah Time menampilan wajahnya di sampul depan dengan tulisan, "Ia menciptakan dan menghancurkan." Keberhasilan itu menjamin Lawrence pendanaan masa depan dari Berkeley untuk melanjutkan penelitiannya. Itu juga menandai awal hubungan jangka panjang antara pengawas universitas dan militer Amerika Serikat.

Pada musim panas 1939, Presiden AS Franklin D. Roosevelt menerima sebuah surat yang ditulis Szilard Leo dan ditandatangani Albert Einstein yang menunjukkan perhatian pada kemungkinan Jerman mengembangkan bom atom, yang mendorong Presiden Franklin Roosevelt mendirikan Komite Uranium, meski prioritasnya rendah untuk pelaksanaan 2 tahun. Fisikawan Britania Raya, Mark Oliphant, tiba di Berkeley pada 1942 dan menyuarakan perhatiannya mengenai bertambahnya ancaman bom atom Jerman pada Ernest Lawrence, yang dengan cepat memberi tahu Presiden Franklin Delano Roosevelt.

Lawrence dan Laboratorium Radiasinya memiliki akses untuk pendenaan federal tak terbatas karena pencapaian awalnya, yang memungkinannya membuat mesin baru "kalutron", yang mengubah siklotron hingga mampu memisahkan uranium-235 dari uranium heksaflorida yang bergas. Salah satu kalutron, bernama "Alpha-1," ditujukan untuk memproduksi uranium tingkat senjata yang diperlukan untuk inti bom.

Setelah PD II, Lawrence melanjutkan penelitiannya di bidang teknologi senjata nuklir dan menjadi penganjur pengembangan bom hidrogen. Dukungannya untuk senjata nuklir membuatnya menerima kedudukan bergengsi di mata militer AS. Di samping itu, 2 laboratorium nasional dinamainya menurut namanya. Pada 1958, Lawrence menghadiri Konferensi Jenewa untuk menangguhkan uji bom atom sebagai anggota delegasi dari Amerika Serikat.

Ernest Orlando Lawrence meninggal pada 27 Agustus 1958 di Palo Alto, California, namun ia meninggalkan warisan yang membentuk hubungan antara U.S. military dan perguruan tinggi di sana.

Pranala luar

  • Nuclear Files: Library: Biographies: Ernest Orlando Lawrence
  • l
  • b
  • s
Penerima Penghargaan Nobel Fisika
1901–1925
  • 1901: Röntgen
  • 1902: Lorentz / Zeeman
  • 1903: Becquerel / P. Curie / M. Curie
  • 1904: Rayleigh
  • 1905: Lenard
  • 1906: J. J. Thomson
  • 1907: Michelson
  • 1908: Lippmann
  • 1909: Marconi / Braun
  • 1910: Van der Waals
  • 1911: Wien
  • 1912: Dalén
  • 1913: Kamerlingh Onnes
  • 1914: Laue
  • 1915: W. L. Bragg / W. H. Bragg
  • 1916
  • 1917: Barkla
  • 1918: Planck
  • 1919: Stark
  • 1920: Guillaume
  • 1921: Einstein
  • 1922: N. Bohr
  • 1923: Millikan
  • 1924: M. Siegbahn
  • 1925: Franck / Hertz
1926–1950
  • 1926: Perrin
  • 1927: Compton / C. Wilson
  • 1928: O. Richardson
  • 1929: De Broglie
  • 1930: Raman
  • 1931
  • 1932: Heisenberg
  • 1933: Schrödinger / Dirac
  • 1934
  • 1935: Chadwick
  • 1936: Hess / C. D. Anderson
  • 1937: Davisson / G. P. Thomson
  • 1938: Fermi
  • 1939: Lawrence
  • 1940
  • 1941
  • 1942
  • 1943: Stern
  • 1944: Rabi
  • 1945: Pauli
  • 1946: Bridgman
  • 1947: Appleton
  • 1948: Blackett
  • 1949: Yukawa
  • 1950: Powell
1951–1975
  • 1951: Cockcroft / Walton
  • 1952: Bloch / Purcell
  • 1953: Zernike
  • 1954: Born / Bothe
  • 1955: Lamb / Kusch
  • 1956: Shockley / Bardeen / Brattain
  • 1957: C. N. Yang / T. D. Lee
  • 1958: Cherenkov / Frank / Tamm
  • 1959: Segrè / Chamberlain
  • 1960: Glaser
  • 1961: Hofstadter / Mössbauer
  • 1962: Landau
  • 1963: Wigner / Goeppert Mayer / Jensen
  • 1964: Townes / Basov / Prokhorov
  • 1965: Tomonaga / Schwinger / Feynman
  • 1966: Kastler
  • 1967: Bethe
  • 1968: Alvarez
  • 1969: Gell-Mann
  • 1970: Alfvén / Néel
  • 1971: Gabor
  • 1972: Bardeen / Cooper / Schrieffer
  • 1973: Esaki / Giaever / Josephson
  • 1974: Ryle / Hewish
  • 1975: A. Bohr / Mottelson / Rainwater
1976–2000
  • 1976: Richter / Ting
  • 1977: P. W. Anderson / Mott / Van Vleck
  • 1978: Kapitsa / Penzias / R. Wilson
  • 1979: Glashow / Salam / Weinberg
  • 1980: Cronin / Fitch
  • 1981: Bloembergen / Schawlow / K. Siegbahn
  • 1982: K. Wilson
  • 1983: Chandrasekhar / Fowler
  • 1984: Rubbia / Van der Meer
  • 1985: von Klitzing
  • 1986: Ruska / Binnig / Rohrer
  • 1987: Bednorz / Müller
  • 1988: Lederman / Schwartz / Steinberger
  • 1989: Ramsey / Dehmelt / Paul
  • 1990: Friedman / Kendall / R. Taylor
  • 1991: de Gennes
  • 1992: Charpak
  • 1993: Hulse / J. Taylor
  • 1994: Brockhouse / Shull
  • 1995: Perl / Reines
  • 1996: D. Lee / Osheroff / R. Richardson
  • 1997: Chu / Cohen-Tannoudji / Phillips
  • 1998: Laughlin / Störmer / Tsui
  • 1999: 't Hooft / Veltman
  • 2000: Alferov / Kroemer / Kilby
2001–
sekarang
  • 2001: Cornell / Ketterle / Wieman
  • 2002: Davis / Koshiba / Giacconi
  • 2003: Abrikosov / Ginzburg / Leggett
  • 2004: Gross / Politzer / Wilczek
  • 2005: Glauber / Hall / Hänsch
  • 2006: Mather / Smoot
  • 2007: Fert / Grünberg
  • 2008: Nambu / Kobayashi / Maskawa
  • 2009: Kao / Boyle / Smith
  • 2010: Geim / Novoselov
  • 2011: Perlmutter / Riess / Schmidt
  • 2012: Wineland / Haroche
  • 2013: Englert / Higgs
  • 2014: Akasaki / Amano / Nakamura
  • 2015: Kajita / McDonald
  • 2016: Thouless / Haldane / Kosterlitz
  • 2017: Weiss / Barish / Thorne
  • 2018: Ashkin / Mourou / Strickland
  • 2019: Peebles / Mayor / Queloz
  • 2020: Penrose / Genzel / Ghez
  • 2021: Manabe / Hasselmann / Parisi
  • 2022: Alain Aspect / John Clauser / Anton Zeilinger
  • 2023: Pierre Agostini / Ferenc Krausz / Anne L'Huillier
  • 2024: John J. Hopfield / Geoffrey Hinton
  • 2025: Devoret / Clarke / Martinis
  • {{Nobel Sastra}}
  • {{Nobel Fisika}}
  • {{Nobel Fisiologi atau Kedokteran}}
  • {{Nobel Kimia}}
  • {{Nobel Ekonomi}}
  • {{Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian}}
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Republik Ceko
  • Belanda
  • Norwegia
  • Israel
Akademik
  • Mathematics Genealogy Project
  • Scopus
  • zbMATH
Seniman
  • MusicBrainz
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • NARA
  • SNAC
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pranala luar

Artikel Terkait

Inti iblis

massa subkritis plutonium yang digunakan dalam Proyek Manhattan

Kematian tahun 2026

Artikel daftar Wikimedia

Percy Spencer

Percy Spencer (19 Juli 1894 – 8 September 1970) adalah seorang fisikawan asal Amerika Serikat. Dia terkenal dengan penemuan oven gelombang mikro. Pada tahun

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026