Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Roy J. Glauber

Roy Jay Glauber adalah seorang ahli fisika teori asal Amerika Serikat. Ia adalah seorang Profesor Fisika Mallinckrodt di Universitas Harvard dan Asisten Profesor Ilmu Optik di Universitas Arizona. Lahir di Kota New York, ia bersama-sama dengan John L. Hall dan Theodor W. Hänsch dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika pada tahun 2005 terutama atas kontribusinya pada teori kuantum koherensi optik. Dalam penelitiannya ini, yang diterbitkan pada tahun 1963, ia menciptakan model untuk deteksi cahaya dan menjelaskan karakteristik dasar dari berbagai jenis cahaya, seperti sinar laser pada keadaan koheren dan cahaya dari bola lampu pada benda hitam. Teorinya banyak digunakan di bidang optik kuantum.

dosen
Diperbarui 27 Maret 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Roy J. Glauber

Roy J. Glauber
Glauber pada tahun 2005
LahirRoy Jay Glauber
(1925-09-01)1 September 1925
Kota New York, New York, Amerika Serikat
Meninggal26 Desember 2018(2018-12-26) (umur 93)
AlmamaterUniversitas Harvard (B.A., Ph.D.)
Dikenal atasPenemuan optik kuantum
Suami/istri
Cynthia Rich
l. 1933
​
​
(m. 1960; c. 1975)​
[1]
Anak2: Jeffrey & Valerie
Penghargaan
  • Nobel Fisika (2005)
  • Penghargaan Heineman (1996)
  • ForMemRS (1997)[2]
  • Medali Albert A. Michelson (1985)
Karier ilmiah
BidangFisika teori
Institusi
  • Universitas Harvard
  • Laboratorium Nasional Los Alamos
DisertasiThe relativistic theory of meson fields (1949)
Pembimbing doktoralJulian Schwinger[3]
Mahasiswa doktoral
  • Leo Kadanoff
  • Daniel Kleitman
  • Daniel Frank Walls[4]
Situs webwww.physics.harvard.edu/people/facpages/glauber

Roy Jay Glauber (1 September 1925 – 26 Desember 2018) adalah seorang ahli fisika teori asal Amerika Serikat. Ia adalah seorang Profesor Fisika Mallinckrodt di Universitas Harvard dan Asisten Profesor Ilmu Optik di Universitas Arizona. Lahir di Kota New York, ia bersama-sama dengan John L. Hall dan Theodor W. Hänsch dianugerahi Penghargaan Nobel Fisika pada tahun 2005 terutama atas kontribusinya pada teori kuantum koherensi optik. Dalam penelitiannya ini, yang diterbitkan pada tahun 1963, ia menciptakan model untuk deteksi cahaya dan menjelaskan karakteristik dasar dari berbagai jenis cahaya, seperti sinar laser pada keadaan koheren dan cahaya dari bola lampu pada benda hitam. Teorinya banyak digunakan di bidang optik kuantum.[5][6][7][8]

Dalam fisika statistik, ia memelopori studi tentang dinamika perubahan wujud zat tingkat pertama, karena ia yang pertama kali mendefinisikan dan menyelidiki dinamika stokastik model Ising dalam makalah yang sangat berpengaruh yang diterbitkan pada tahun 1963.[9] Ia bertugas di Dewan Penasihat Nasional[10] Pusat Pengendalian Senjata dan Non-Proliferasi, sebuah cabang penelitian dari Dewan untuk Dunia yang Layak Huni.

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-04. Diakses tanggal 2018-12-29.
  2. ↑ "Fellows of the Royal Society". London: Royal Society. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-03-16.
  3. ↑ Roy J. Glauber di Mathematics Genealogy Project
  4. ↑ Knight, Peter; Milburn, Gerard J. (2015). "Daniel Frank Walls FRSNZ. 13 September 1942 — 12 May 1999". Biographical Memoirs of Fellows of the Royal Society. 61. Royal Society publishing. doi:10.1098/rsbm.2014.0019. ISSN 0080-4606.
  5. ↑ Glauber, Roy (2009). "An interview with Nobel laureate Roy Glauber, Physics 2005". Journal of Visualized Experiments (28). doi:10.3791/1535. ISSN 1940-087X. PMC 3149897.
  6. ↑ R. J. Glauber, Quantum Theory of Optical Coherence. Selected Papers and Lectures, Wiley-VCH, Weinheim 2007. (A collection of reprints of Glauber's most important papers from 1963 to 1999, selected by the author.)
  7. ↑ http://www.thecrimson.com/article/2005/12/6/scientists-question-nobel-a-group-of/
  8. ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-03-20. Diakses tanggal 2008-02-22. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  9. ↑ Glauber, R.J. (1963). "Time‐dependent statistics of the Ising model". Journal of Mathematical Physics. 4. doi:10.1063/1.1703954.
  10. ↑ "Board". Center for Arms Control and Non-Proliferation. Center for Arms Control and Non-Proliferatio. Diakses tanggal 22 September 2016.

Pranala luar

  • (Inggris) Roy J. Glauber di situs Universitas Harvard Diarsipkan 2012-04-10 di Wayback Machine.
  • (Inggris) Penghargaan Nobel dalam Fisika 2005
  • (Inggris) Penghargaan Dannie Heineman 1996
  • (Indonesia) "Nobel Fisika Jatuh ke Bidang Optik" Diarsipkan 2007-07-17 di Wayback Machine., KOMPAS, 6 Oktober 2005
  • l
  • b
  • s
Penerima Penghargaan Nobel Fisika
1901–1925
  • 1901: Röntgen
  • 1902: Lorentz / Zeeman
  • 1903: Becquerel / P. Curie / M. Curie
  • 1904: Rayleigh
  • 1905: Lenard
  • 1906: J. J. Thomson
  • 1907: Michelson
  • 1908: Lippmann
  • 1909: Marconi / Braun
  • 1910: Van der Waals
  • 1911: Wien
  • 1912: Dalén
  • 1913: Kamerlingh Onnes
  • 1914: Laue
  • 1915: W. L. Bragg / W. H. Bragg
  • 1916
  • 1917: Barkla
  • 1918: Planck
  • 1919: Stark
  • 1920: Guillaume
  • 1921: Einstein
  • 1922: N. Bohr
  • 1923: Millikan
  • 1924: M. Siegbahn
  • 1925: Franck / Hertz
1926–1950
  • 1926: Perrin
  • 1927: Compton / C. Wilson
  • 1928: O. Richardson
  • 1929: De Broglie
  • 1930: Raman
  • 1931
  • 1932: Heisenberg
  • 1933: Schrödinger / Dirac
  • 1934
  • 1935: Chadwick
  • 1936: Hess / C. D. Anderson
  • 1937: Davisson / G. P. Thomson
  • 1938: Fermi
  • 1939: Lawrence
  • 1940
  • 1941
  • 1942
  • 1943: Stern
  • 1944: Rabi
  • 1945: Pauli
  • 1946: Bridgman
  • 1947: Appleton
  • 1948: Blackett
  • 1949: Yukawa
  • 1950: Powell
1951–1975
  • 1951: Cockcroft / Walton
  • 1952: Bloch / Purcell
  • 1953: Zernike
  • 1954: Born / Bothe
  • 1955: Lamb / Kusch
  • 1956: Shockley / Bardeen / Brattain
  • 1957: C. N. Yang / T. D. Lee
  • 1958: Cherenkov / Frank / Tamm
  • 1959: Segrè / Chamberlain
  • 1960: Glaser
  • 1961: Hofstadter / Mössbauer
  • 1962: Landau
  • 1963: Wigner / Goeppert Mayer / Jensen
  • 1964: Townes / Basov / Prokhorov
  • 1965: Tomonaga / Schwinger / Feynman
  • 1966: Kastler
  • 1967: Bethe
  • 1968: Alvarez
  • 1969: Gell-Mann
  • 1970: Alfvén / Néel
  • 1971: Gabor
  • 1972: Bardeen / Cooper / Schrieffer
  • 1973: Esaki / Giaever / Josephson
  • 1974: Ryle / Hewish
  • 1975: A. Bohr / Mottelson / Rainwater
1976–2000
  • 1976: Richter / Ting
  • 1977: P. W. Anderson / Mott / Van Vleck
  • 1978: Kapitsa / Penzias / R. Wilson
  • 1979: Glashow / Salam / Weinberg
  • 1980: Cronin / Fitch
  • 1981: Bloembergen / Schawlow / K. Siegbahn
  • 1982: K. Wilson
  • 1983: Chandrasekhar / Fowler
  • 1984: Rubbia / Van der Meer
  • 1985: von Klitzing
  • 1986: Ruska / Binnig / Rohrer
  • 1987: Bednorz / Müller
  • 1988: Lederman / Schwartz / Steinberger
  • 1989: Ramsey / Dehmelt / Paul
  • 1990: Friedman / Kendall / R. Taylor
  • 1991: de Gennes
  • 1992: Charpak
  • 1993: Hulse / J. Taylor
  • 1994: Brockhouse / Shull
  • 1995: Perl / Reines
  • 1996: D. Lee / Osheroff / R. Richardson
  • 1997: Chu / Cohen-Tannoudji / Phillips
  • 1998: Laughlin / Störmer / Tsui
  • 1999: 't Hooft / Veltman
  • 2000: Alferov / Kroemer / Kilby
2001–
sekarang
  • 2001: Cornell / Ketterle / Wieman
  • 2002: Davis / Koshiba / Giacconi
  • 2003: Abrikosov / Ginzburg / Leggett
  • 2004: Gross / Politzer / Wilczek
  • 2005: Glauber / Hall / Hänsch
  • 2006: Mather / Smoot
  • 2007: Fert / Grünberg
  • 2008: Nambu / Kobayashi / Maskawa
  • 2009: Kao / Boyle / Smith
  • 2010: Geim / Novoselov
  • 2011: Perlmutter / Riess / Schmidt
  • 2012: Wineland / Haroche
  • 2013: Englert / Higgs
  • 2014: Akasaki / Amano / Nakamura
  • 2015: Kajita / McDonald
  • 2016: Thouless / Haldane / Kosterlitz
  • 2017: Weiss / Barish / Thorne
  • 2018: Ashkin / Mourou / Strickland
  • 2019: Peebles / Mayor / Queloz
  • 2020: Penrose / Genzel / Ghez
  • 2021: Manabe / Hasselmann / Parisi
  • 2022: Alain Aspect / John Clauser / Anton Zeilinger
  • 2023: Pierre Agostini / Ferenc Krausz / Anne L'Huillier
  • 2024: John J. Hopfield / Geoffrey Hinton
  • 2025: Devoret / Clarke / Martinis
  • {{Nobel Sastra}}
  • {{Nobel Fisika}}
  • {{Nobel Fisiologi atau Kedokteran}}
  • {{Nobel Kimia}}
  • {{Nobel Ekonomi}}
  • {{Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian}}
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Belanda
  • Norwegia
  • Korea
  • Swedia
  • Polandia
  • Israel
  • Katalonia
Akademik
  • CiNii
  • Mathematics Genealogy Project
  • Scopus
  • zbMATH
  • MathSciNet
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Dosen

jabatan akademik

Hasyim Asy'ari (dosen)

mantan ketua KPU RI

Burhanuddin Muhtadi

Guru Besar (Profesor) Ilmu Politik UIN Jakarta dan Founder Indikator Politik Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026