Edmund Woga, adalah seorang uskup Katolik Roma Indonesia bagi Keuskupan Weetebula.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Yang Mulia Edmund Woga | |
|---|---|
| Uskup Weetebula | |
| Gereja | Gereja Katolik Roma |
| Keuskupan | Weetebula |
| Penunjukan | 4 April 2009 (17 tahun, 20 hari) |
| Pendahulu | Gerulfus Kherubim Pareira, S.V.D. |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 29 November 1977[1] (48 tahun, 146 hari) oleh Gregorius Manteiro, S.V.D. |
Tahbisan uskup | 16 Juli 2009[1] (16 tahun, 282 hari) oleh Gerulfus Kherubim Pareira, S.V.D. |
| Informasi pribadi | |
| Nama lahir | Edmund Woga |
| Lahir | 17 November 1950 Hewokloang, Sikka, Nusa Tenggara Timur, Indonesia |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Denominasi | Katolik Roma |
| Kediaman | Loura, Sumba Barat Daya 87254[2] |
Jabatan sebelumnya |
|
| Semboyan | Praedicare Redemptionem (Mewartakan Penebusan) |
| Lambang | |
Edmund Woga, C.SS.R. (lahir 17 November 1950) adalah seorang uskup Katolik Roma Indonesia bagi Keuskupan Weetebula.
Woga ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 29 November 1977. Pada tahun 1985 Woga mengucapkan kaul dan mengaku sebagai anggota Kongregasi Sang Penebus Mahakudus.[1]
Pada tanggal 4 April 2009 diumumkan bahwa Woga telah dipilih sebagai uskup baru Keuskupan Weetebula,[3] menggantikan Gerulfus Kherubim Pareira yang telah dilantik sebagai Uskup Maumere.[4] Pada tanggal 16 Juli 2009, Woga ditahbiskan menjadi uskup oleh Pareira dan dilantik sebagai pemimpin Keuskupan Weetebula.[1] Sebagai bagian dari pentahbisan di keuskupan di pulau Sumba, Woga bersumpah untuk membantu orang-orang miskin dan terpinggirkan di pulau itu, meningkatkan hubungan antaragama dengan Protestan dan Muslim, serta pembentukan iman yang lebih baik bagi anak-anak Katolik.[5]
Woga juga seorang penulis, setelah menerbitkan buku pada Januari 2009 berjudul Misi, misiologi, dan evangelisasi di Indonesia, atau Misi dan Evangelisasi Gereja Katolik di Indonesia.[6] Mottonya adalah "Praedicare Redemptionem" (Memproklamirkan Penebusan).[7]
Pada bulan September 2013, Woga mengalami kecelakaan sepeda motor yang serius saat melakukan perjalanan menuju tempat retret di Nusa Dua, Bali. Mobil yang ditumpangi Woga ditabrak oleh sebuah sepeda motor, dan dalam kecelakaan tersebut ia menderita luka serius dan beberapa patah tulang di kaki dan pahanya.[8]
| Jabatan Gereja Katolik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Gerulfus Kherubim Pareira, S.V.D. |
Uskup Weetebula 4 April 2009–kini |
Petahana |