Keuskupan Weetebula adalah salah satu keuskupan yang ada di Indonesia, serta merupakan keuskupan sufragan dari provinsi gerejawi yang berada dalam kesatuan dengan Keuskupan Agung Kupang dan Keuskupan Atambua. Wilayah Keuskupan Weetebula mencakup seluruh wilayah Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Keuskupan Weetebula Dioecesis Veetebulaensiscode: la is deprecated | |
|---|---|
| Katolik | |
| Lokasi | |
| Negara | Indonesia |
| Wilayah | |
| Kupang | |
| Dekanat |
|
Kantor pusat | Jl. Eltari, Desa Rada Mata, Kec. Kota Tambolaka, Kab. Sumba Barat Daya 87255 |
| Koordinat | 9°26′41″S 119°13′52″E / 9.444720°S 119.231186°E / -9.444720; 119.231186 |
| Statistik | |
| Luas | 12.297 km2 (4.748 sq mi)[1] |
| Populasi - Total - Katolik | (per 2020) 884.500 208.285 (23,5%) |
| Paroki | 26 |
| Imam | 114 (77 imam diosesan) |
| Informasi | |
| Denominasi | Gereja Katolik |
Gereja sui iuris | Gereja Latin |
| Ritus | Ritus Roma |
| Pendirian | Oktober 20, 1959 (1959-10-20) |
| Katedral | Roh Kudus, Weetebula, Kota Tambolaka |
| Bahasa | Bahasa Indonesia |
| Kepemimpinan kini | |
| Paus | Leo XIV |
| Uskup | Edmund Woga, C.Ss.R. |
Vikaris jenderal | R.P. Agustinus Malo Bulu, C.Ss.R |
Sekretaris jenderal | R.D. Marselinus Dapawole |
| Ekonom | R.D. Hugo Umbu Raga[2] |
| Peta | |
| Situs web | |
| komsosweetebulasumba | |
Keuskupan Weetebula adalah salah satu keuskupan yang ada di Indonesia, serta merupakan keuskupan sufragan dari provinsi gerejawi yang berada dalam kesatuan dengan Keuskupan Agung Kupang dan Keuskupan Atambua. Wilayah Keuskupan Weetebula mencakup seluruh wilayah Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.
Keuskupan ini terdiri atas 26 paroki.[3]
Katolik di Sumba pertama kali diperkenalkan oleh misionaris Jesuit pada tanggal 21 April 1889. Dua imam Yesuit dan seorang saudara Yesuit sejak bekerja di Sumba. Namun pada tahun 1898 di Sumba misi ditutup dan para misionaris Yesuit pergi ke Jawa.[3]
Misionaris Sabda Allah kemudian datang ke Sumba pada tahun 1929. Tiga belas imam dan saudara telah bekerja di sana selama 1929-1957.[3]
Pada tanggal 16 Mei 1957 misi Sumba diambil oleh misionaris Redemptoris. Firman Ilahi imam kembali ke Flores. Kongregasi religius pria dan wanita telah sejak datang dan bekerja di Sumba.
Pada 20 Oktober 1959, prefektur apostolik Weetembula didirikan dan diangkat menjadi keuskupan pada 6 Februari 1969. Sabda Allah Bapa Gerulfus Kherubim Pareira diangkat sebagai uskup pertama dan ditahbiskan pada tanggal 25 April 1986. Para uskup kemudian diangkat sebagai Uskup Maumere pada 19 Januari 2008. Redemptoris Pastor Edmund Woga ditunjuk untuk menggantikannya pada tanggal 4 April 2009 dan ditahbiskan menjadi uskup pada 17 Juli 2009.[3]
|
|