Lantatur atau kendara lewat adalah jenis layanan pesan bawa pulang yang disediakan suatu niaga, di mana pelanggannya dapat menggunakan suatu layanan atau membeli suatu produk tanpa perlu meninggalkan mobil atau sepeda motor. Cara ini pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat pada dekade 1930-an oleh Jordan Martin, dan kemudian sejak itu menyebar ke negara lain. Lantatur pertama yang pernah tercatat adalah layanan teller bank oleh Grand National Bank di St. Louis, Missouri pada 1930. Di Indonesia sendiri, lantatur lebih populer dengan istilah drive-thru. Pencetus istilah ini masih "semi-anonim".
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia




Lantatur (akronim dari layanan tanpa turun) atau kendara lewat (bahasa Inggris: drive-throughcode: en is deprecated atau drive-thru) adalah jenis layanan pesan bawa pulang yang disediakan suatu niaga, di mana pelanggannya dapat menggunakan suatu layanan atau membeli suatu produk tanpa perlu meninggalkan mobil atau sepeda motor. Cara ini pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat pada dekade 1930-an oleh Jordan Martin,[1] dan kemudian sejak itu menyebar ke negara lain. Lantatur pertama yang pernah tercatat adalah layanan teller bank oleh Grand National Bank di St. Louis, Missouri pada 1930.[2] Di Indonesia sendiri, lantatur lebih populer dengan istilah drive-thru. Pencetus istilah ini masih "semi-anonim".
Di Indonesia, lantatur sendiri mulai dipopulerkan oleh bisnis restoran cepat saji dan kedai kopi, khususnya mereka yang diwaralaba langsung dari Amerika Serikat. Beberapa bisnis makanan dan minuman waralaba yang menyediakan lantatur di Indonesia, meliputi McDonald's, KFC, dan Starbucks.
Beberapa bisnis lainnya, khususnya yang bergerak dalam bidang produk dan jasa konsumen, serta beberapa layanan pemerintahan, juga menyediakan lantatur dengan versinya masing-masing: