Dekstroamfetamin (D-AMP), juga disebut deksamfetamin, adalah obat yang digunakan untuk mengobati gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD) dan narkolepsi. Obat ini pernah digunakan jangka untuk terapiobesitas, tetapi praktik tersebut kini tidak lagi direkomendasikan. Obat diberikan secara oral. Di luar penggunaan medis, zat ini juga pernah disalahgunakan untuk meningkatkan performa kinerja dan atletik, serta digunakan dalam konteks militer.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Data klinis | |
|---|---|
| Pengucapan | /ˌdɛkstroʊæmˈfɛtəmiːn/ |
| Nama dagang | Dexedrine, DextroStat, Metamina, Attentin, Zenzedi, others |
| Nama lain | D-amphetamine, dexamfetamine, dexamphetamine, (S)-amphetamine, (+)-amphetamine, dexamfetamine sulfate |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| MedlinePlus | a605027 |
| License data |
|
| Kategori kehamilan |
|
| Potensi ketergantungan | Moderate-high[1][2] |
| Potensi kecanduan | Moderate-high[1][2] |
| Rute pemberian | Melalui mulut |
| Kelas obat | Amphetamine[3] |
| Status hukum | |
| Status hukum |
|
| Data farmakokinetika | |
| Bioavailabilitas | By mouth: 75–100%[4] |
| Pengikatan protein | 15–40%[5] |
| Metabolisme | CYP2D6,[6] DBH,[7] FMO3[8] |
| Onset aksi | IR dosing: 0.5–1.5 hours[9] |
| Waktu paruh eliminasi | 9–11 hours[6][10] pH-dependent: 7–34 hours[11] |
| Durasi aksi | IR dosing: 3–6 hours[12][13] XR dosing: 8–12 hours[2][12][13] |
| Ekskresi | Kidney (45%);[14] urinary pH-dependent |
| Pengenal | |
| |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.000.103 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C9H13N |
| Massa molar | 135,21 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| Kerapatan | 0.913 g/cm3 |
| Titik didih | 2.015 °C (3.659 °F) |
| Kelarutan dalam air | 20 mg/mL (20 °C) |
| |
| |
| | |
Dekstroamfetamin (D-AMP), juga disebut deksamfetamin, adalah obat yang digunakan untuk mengobati gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD) dan narkolepsi.[15] Obat ini pernah digunakan jangka untuk terapiobesitas, tetapi praktik tersebut kini tidak lagi direkomendasikan.[3] Obat diberikan secara oral.[15] Di luar penggunaan medis, zat ini juga pernah disalahgunakan untuk meningkatkan performa kinerja dan atletik, serta digunakan dalam konteks militer.[16]
Efek samping yang umum meliputi sakit perut, kesulitan tidur (insomnia), jantung berdebar, tekanan darah tinggi, kecemasan, tremor, dan diare.[3] Efek samping yang lebih serius dapat mencakup kardiomiopati, risiko penyalahgunaan dan ketergantungan, psikosis, perilaku agresif, dan kejang.[3] Penggunaan selama kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko kelahiran prematur.[3] Secara farmakologis, dekstroamfetamin merupakan stimulan sistem saraf pusat (SSP) dan merupakan salah satu isomer amfetamin.[3]
Dekstroamfetamin mulai digunakan dalam praktis medis sejak 1937,[17] dan kini tersedia dalam bentuk obat generik.[15] Di Inggris, harga 30 tablet 20 mg dilaporkan sekitar £80 bagi NHS pada 2021.[15] Di Amerika Serikat, dekstroamfetamin tergolong zat terkontrol Schedule II, yang menandakan potensi penyalahgunaan tinggi tetapi tetap memiliki kegunaan medis yang diakui.[18]
Alternatively, direct oxidation of amphetamine by DA β-hydroxylase can afford norephedrine.
Table 9.2 Dextroamphetamine formulations of stimulant medication
Dexedrine [Peak:2–3 h] [Duration:5–6 h] ...
Adderall [Peak:2–3 h] [Duration:5–7 h]
Dexedrine spansules [Peak:7–8 h] [Duration:12 h] ...
Adderall XR [Peak:7–8 h] [Duration:12 h]
Vyvanse [Peak:3–4 h] [Duration:12 h]