Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiDatu Pujung Amuntai
Artikel Wikipedia

Datu Pujung Amuntai

Datu Pujung Amuntai, dikenal sebagai orang sakti dan tokoh masyarakat, khususnya di wilayah Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Ia hidup pada pemerintahan Pangeran Suryanata hingga pemerintahan Sultan Suriansyah. Selama hidup jiwa raganya diberikannya kepada kerajaan

Wikipedia article
Diperbarui 9 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Datu Pujung Amuntai
masjid Sultan Suriansyah tahun 1980

Datu Pujung Amuntai, dikenal sebagai orang sakti dan tokoh masyarakat, khususnya di wilayah Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Ia hidup pada pemerintahan Pangeran Suryanata hingga pemerintahan Sultan Suriansyah. Selama hidup jiwa raganya diberikannya kepada kerajaan

Nama

Dalam salah satu riwayat diceritakan, Datu Pujung Amuntai disebutkan bernama asli Aria Malangkan. [1]

Kesaktian

Selain memiliki tubuh yang besar dan kekar, masyarakat Amuntai kala itu juga mengetahui bahwa Datu Pujung Amuntai memiliki kesaktian. Seperti lari cepat, melompat sangat jauh dan pandai melipatgandakan kekuatan.

Kepribadian

setiap Sadar akan kelebihan yang dimilikinya, sebagai karunia Allah SWT yang patut disyukuri, Datu Pujung menggunakannya untuk kebaikan, dengan membantu orang. Datu pujungan tidak suka menolak tugas yang dibebankan kepada datu pujungan, meskipun tugas tersebut sangat berat. Satu hal yang amat tergambar dalam sosok Datu Pujung, adalah ketekunannya dalam menuntut dan menyempurnakan ilmu.[2]

Tiang Masjid Suriansyah

Datu Pujungan Amuntai ikut andil dalam membangun Masjid Sultan Suriansyah. Suatu hari Sultan Suriansyah memerintahkan Datu Pujung untuk mencari kayu ulin empat batang untuk tiang masjid yang akan didirikan di kuin. Setelah menerima tugas dari Sultan Suriansyah, dia langsung menuju ke arah timur. Setelah sekian lama, tiba lah di Pagatan Pulau Laut. Sayangnya ulin yang dicari belum ditemukan. Datu Pujung sempat tinggal lama di Pagatan dan sempat menjalin persahabatan dengan Datu Mabrur. Karena tak mendapatkan kayu ulin yang dimaksud, Datu Pujung kemudian menuju hulu Mahakam. Di daerah tersebut ulin yang dicari ditemukan, lalu dikepit di bawah kedua ketiak, selanjutnya dengan ilmu lari cepat, Datu Pujung membawa kayu ulin tersebut ke kerajaan Banjar. Menempuh sekitar 2 hari perjalanan dari hulu Mahakam ke Kuin, Datuju Pujung menyerahkan ulin kepada Sultan Suriansyah. Besoknya dengan melibatkan seluruh masyarakat, di bangunlah masjid tersebut. Masjid tersebut dikenal dengan nama Masjid Sultan Suriansyah di Kuin Banjarmasin Kalimantan Selatan.[3]

Lihat juga

  • Amuntai, Hulu Sungai Utara

Referensi

  1. ↑ Asmuni, Fahrurraji. Datu-Datu Terkenal Kalimantan Selatan. Amuntai: Hemat. ISBN 9786021822432.
  2. ↑ Cerita Datu Datu Terkenal Kalimantan Selatan, Penerbit Sahabat, Kandangan Banjarmasin, 2003
  3. ↑ Usman A Gazali, Drs. H. Riwayat Datu Sanggul dan Para Datu Datu. Rantau: Pemerintah Kabupaten Tapin, 1999

    Pranala luar

    • Datu di Kalimantan Selatan
    • [pranala nonaktif permanen]
    • l
    • b
    • s
    Datu di Kalimantan Selatan
    Kota Banjarmasin
    • Datu Muning
    • Datu Pantun
    • Datu Haji Batu
    Kota Banjarbaru
    • n/a
    Barito Kuala
    • n/a
    Banjar
    • Datu Abulung
    • Datu Landak
    • Datu Kaya
    • Datu Kelampaian
    • Datu Panjang
    • Datu Tungku
    Tapin
    • Datu Gadung
    • Datu Karipis
    • Datu Niang Thalib
    • Datu Nuraya
    • Datu Sanggul
    • Datu Suban
    • Datu Ujung
    • Datu Aling
    • Datu Murkat
    Hulu Sungai Selatan
    • Datu Ahmad Balimau
    • Datu Hamawang
    • Datu Panglima Bukhari
    • Datu Taniran
    • Hampang Datu
    Hulu Sungai Tengah
    • n/a
    Hulu Sungai Utara
    • Datu Pujung Amuntai
    • Datu Alabio
    • Datu Haji Dullah (Abdullah)
    • Datu Nihing Amuntai
    • Datu Candi Amuntai
    • Datu Sumsum Amuntai
    • Datu Sulaiman Amuntai
    Tabalong
    • Datu Kartamina
    • Datu Kasan
    • Datu Magat Harung
    • Datu Nafis
    Balangan
    • Datu Kandang Haji
    Tanah Laut
    • Datu Pamulutan
    • Datu Tungkaran
    Tanah Bumbu
    • n/a
    Kotabaru
    • Datu Bumburaya
    Pembagian datu berdasarkan lokasi ini menurut tempat mereka dimakamkan

    kn

    Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

    • l
    • b
    • s

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Nama
    2. Kesaktian
    3. Kepribadian
    4. Tiang Masjid Suriansyah
    5. Lihat juga
    6. Referensi
    7. Pranala luar

    Artikel Terkait

    Muhammad Arsyad al-Banjari

    Seorang ulama fiqih mazhab Syafi'i asal Martapura, Kalimantan Selatan

    Datu Sanggul

    Tokoh asal Indonesia

    Datu Muning

    Niang Talib, Datu Sanggul, Datu Taruna Barikin, Datu Kalua, Datu Labi Diluman, Datu Harun, dan Datu Pujung. Cerita ini mengisahkan bagaimana Datu Muning memperoleh

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026