Dahnil Anzar Simanjuntak adalah seorang politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), aktivis Muhammadiyah, mantan dosen, ekonom, pemerhati kebijakan publik, mantan juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan saat ini menjadi Wakil Menteri Haji dan Umrah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Dahnil Anzar Simanjuntak | |
|---|---|
| Wakil Menteri Haji dan Umrah ke-1 | |
| Mulai menjabat 8 September 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Menteri | Mochamad Irfan Yusuf |
| Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji | |
| Masa jabatan 22 Oktober 2024 – 8 September 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Ketua | Mochamad Irfan Yusuf |
| Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah | |
| Masa jabatan 24 Desember 2014 – 29 November 2018 | |
| Ketum PP Muhammadiyah | Haedar Nashir |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 10 April 1982 Langkat, Sumatera Utara, Indonesia |
| Partai politik | Gerindra |
| Suami/istri | Muna Soraya Putri |
| Anak | 4 |
| Almamater | STIE Ahmad Dahlan Universitas Indonesia Universitas Diponegoro |
| Pekerjaan | Politikus |
|
| |
Dahnil Anzar Simanjuntak (lahir 10 April 1982) adalah seorang politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra),[1] aktivis Muhammadiyah, mantan dosen, ekonom, pemerhati kebijakan publik, mantan juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan saat ini menjadi Wakil Menteri Haji dan Umrah.[2][3]
Pada 8 September 2025, Dahnil Anzar Simanjuntak kemudian dilantik menjadi Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Dahnil Anzar Simanjuntak lahir di desa Salahaji, Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Ia menghabiskan masa kecilnya di Kuala Simpang mulai dari TK Aisyiyah, SDN Sriwijaya, Aceh Tamiang dan SMPN 1 Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Ia dan keluarganya kemudian pindah ke Sibolga, Sumatera Utara, dan melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Sibolga. Setelah lulus SMP, ia dan keluarganya pindah lagi ke Kota Tangerang.[4]
Dia melanjutkan pendidikan S1 Ilmu Akuntansi Publik di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta. Pada tahun 2005, ia melanjutkan ke Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik (MPKP) Konsentrasi Desentralisasi Keuangan Pusat dan Daerah, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Sambil menyelesaikan kuliah S2, dia bekerja sebagai Dosen di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) (d.h. STIE Muhammadiyah Tangerang). Setelah selesai pendidikan S2, dia kemudian diterima sebagai Dosen Pegawai Negeri Sipil Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten. Pada tahun 2018, ia lalu melanjutkan pendidikan Doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Diponegoro, Semarang. Pada tahun 2018, dia menjadi koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi pada Pemilihan Presiden 2019, dan memutuskan mundur sebagai dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten.[4][5][6][7]
Pada tahun 2014, dia terpilih menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018 dalam Muktamar XVI di Asrama Haji, Padang, Sumatera Barat. Dia menggantikan menggantikan Saleh Partaonan Daulay dan berhasil mengumpulkan sebanyak 450 suara, mengungguli Syahrul Hasan (334 suara), Rohmat Suprapto (64 suara), King Faisal (43 suara), Amirudin (33 suara), dan M. Aziz (26 suara).[4][8][9]
Dia juga pernah menjabat sebagai President Religion for Peace Asia and Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN). Di dunia bisnis, dia memiliki bisnis di bidang kuliner melalui jejaring kedai kopi Begawan Kupie[6][10][11]
Pada tahun 2018, dia ditunjuk menjadi Koordinator Jubir Prabowo-Sandi, kemudian pada tahun 2019 dia bergabung dengan Partai Gerindra dan ditunjuk sebagai juru bicara resmi Prabowo Subianto. Saat Prabowo Subianto diangkat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada 2019, dia ditunjuk sebagai Staf Khusus Kementerian Pertahanan bidang Komunikasi Publik, Sosial Ekonomi, dan Hubungan Antarlembaga.[12][13][14][15]
Dahnil memerankan tokoh Abdur Rozaq Fachruddin dalam film Nyai Ahmad Dahlan yang dirilis pada 2017.[16]