Konvensi Warisan Dunia yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1972 menyediakan dasar bagi penetapan dan pengelolaan Situs Warisan Dunia. Menurut konvensi pasal 11.4, UNESCO, melalui Komite Warisan Dunia, dapat menempatkan Situs Warisan Dunia yang terancam konservasi memerlukan operasi besar dan yang "bantuan telah diminta" di Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya. Tindakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran internasional terhadap ancaman dan untuk mendorong tindakan menetralkan. Ancaman ke situs yang bisa berupa bahaya dipastikan dari ancaman yang terbukti dalam waktu dekat atau bahaya potensial yang dapat memiliki efek buruk pada karakteristik dari sebuah situs.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dari List of World Heritage in Danger di en.wikipedia.org. Isinya masih belum akurat, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda menguasai bahasa aslinya, harap pertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan. (Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel) |


Konvensi Warisan Dunia[nb 1] yang ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 1972 menyediakan dasar bagi penetapan dan pengelolaan Situs Warisan Dunia. Menurut konvensi pasal 11.4, UNESCO, melalui Komite Warisan Dunia, dapat menempatkan Situs Warisan Dunia yang terancam konservasi memerlukan operasi besar dan yang "bantuan telah diminta" di Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya.[1] Tindakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran internasional terhadap ancaman dan untuk mendorong tindakan menetralkan.[2] Ancaman ke situs yang bisa berupa bahaya dipastikan dari ancaman yang terbukti dalam waktu dekat atau bahaya potensial yang dapat memiliki efek buruk pada karakteristik dari sebuah situs.
Dalam kasus situs alam, bahaya dipastikan termasuk penurunan yang serius pada populasi suatu spesies yang terancam punah atau yang berharga lainnya atau kerusakan keindahan alam atau nilai ilmiah properti oleh kegiatan buatan manusia seperti penebangan, pencemaran, permukiman, pertambangan, pertanian, dan pekerjaan umum utama. Bahaya dipastikan karena sifat budaya termasuk kerusakan serius bahan, ornamen atau koherensi struktur arsitektur dan hilangnya keaslian sejarah atau signifikansi budaya. Potensi bahaya untuk situs baik budaya dan alam termasuk proyek-proyek pembangunan, konflik bersenjata, sistem manajemen yang tidak mencukupi atau perubahan status perlindungan hukum milik. Dalam kasus situs budaya juga perubahan bertahap karena geologi, iklim atau lingkungan dapat menjadi bahaya yang potensial.[3]
Sebelum sebuah properti tertulis di Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya, kondisinya dinilai dan program potensial untuk tindakan korektif dikembangkan dalam kerjasama dengan pihak negara yang terlibat. Keputusan akhir tentang tulisan terletak di tangan panitia. Dukungan keuangan dari Dana Warisan Dunia dapat dialokasikan oleh panitia untuk properti yang terdaftar. Keadaan konservasi ditinjau secara tahunan. Tergantung pada hasil meninjau, komite dapat meminta tindakan tambahan atau menghapus properti dari daftar jika ancaman tidak lagi ada atau dapat mempertimbangkan penghapusan dari kedua Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya dan Daftar Warisan Dunia.[3] Dari dua bekas situs, Lembah Dresden Elbe telah dihapuskan setelah penempatan di Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya sedangkan Cagar Alam Oryx Arabia secara langsung telah dihapuskan.[4][5] Pada 2017, terdapat 54 entri (17 alam, 37 kebudayaan) di Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO yang dalam bahaya.[6] Beberapa situs diangkat menjadi Situs Warisan Dunia dan Warisan Dunia dalam Bahaya pada tahun yang sama, seperti Gereja Kelahiran, yang secara tradisional dianggap tempat lahir Yesus. Diaransemenkan oleh kawasan-kawasan UNESCO, 22 situs yang terdaftar terletak di Negara-negara Arab (7 diantaranya terletak di Suriah dan 5 di Libya), 15 di Afrika (5 diantaranya di Republik Demokratik Kongo), 7 di Amerika Latin dan Karibia, 6 di Asia dan Pasifik, dan 4 di Eropa dan Amerika Utara (semuanya pada 2017). Kebanyakan dari situs alam yang terancam (11) terletak di Afrika.[7]
Dalam beberapa kasus, situs dalam bahaya yang dicantumkan sedang dalam upaya konservasi dan pengucuran dana, yang dihasilkan dalam pengembangan positif untuk situs-situs seperti Kepulauan Galápagos dan Taman Nasional Yellowstone, keduanya kemudian dihapuskan dari Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO yang dalam bahaya. Disamping itu, daftar itu sendiri dan implementasi UNESCO dari hal tersebut telah menjadi fokus kritikan.[8][9] Sebagian besar, Partai-partai Negara dan para pemegang pendirian lainnya dari Situs Warisan Dunia mempertanyakan otoritas Komite untuk mendeklarasikan sebuah situs dalam bahaya tanpa perhatian mereka.[10] Sampai 1992, saat UNESCO mencanangkan sebuah preseden dengan menempatkan beberapa situs pada daftar dalam bahaya melawan keinginan mereka, Partai-Partai Negara dapat mengajukan sebuah program ukuran korektif kepada sebuah situs yang dicantumkan.[11] Disamping dipakai sesuai yang ditujukan, Daftar Situs Warisan Dunia UNESCO yang dalam bahaya dianggap oleh beberapa negara sebagai daftar hitam dan menurut Christina Cameron, Profesor di School of Architecture, Canada Research Chair on Built Heritage, University of Montreal, telah dipakai sebagai alat politik untuk meraih perhatian Partai-partai Negara.[12][13] International Union for Conservation of Nature (IUCN) menyatakan bahwa UNESCO telah merujuk Daftar Situs Warisan Dunia dalam baya (tanpa mengetahui hal yang sebenarnya dari situs tersebut) dalam sejumlah kasus dimana ancaman dapat secara mudah dialamatkan oleh Partai Negara.[14] Badan tersebut juga berpendapat bahwa menjaga sebuah situs yang didaftarkan sebagai terancam sepanjang periode yang lama dapat dipertanyakan dan bahwa mekanisme lainnya untuk konservasi harus diberikan dalam kasus-kasus tersebut.[15]
| Gambar | Nama | Lokasi | Kriteria | Kawasan ha (hektar) | Tahun (DWD) | Terancam | Alasan | Ref |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Abu Mena | EgyAbusir, 30°50′30″N 29°39′50″E / 30.84167°N 29.66389°E / 30.84167; 29.66389 (Abu Mena) |
Kebudayaan: (iv) | 182 (450) | 1979 | 2001- | Terbentuknya gua di kawasan tersebut disebabkan oleh tanah liat di permukaan, yang menjadi semi-cair saat bertemu dengan "unsur air" | [17][18] [19] | |
| Cagar Alam Nasional Aïr dan Ténéré | Niger1Departemen Arlit, 18°16′37″N 7°59′58″E / 18.27694°N 7.99944°E / 18.27694; 7.99944 (Air and Ténéré Natural Reserves) | Alam: (vii), (ix), (x) | 7.736.000 (19.120.000) | 1991 | 1992 | Konflik militer dan kerusuhan di daerah serta penurunan populasi satwa liar dan degradasi tutupan vegetasi | [20][21] | |
| Kota Kuno Aleppo | Kegubernuran Aleppo, 36°14′0″N 37°10′0″E / 36.23333°N 37.16667°E / 36.23333; 37.16667 (Ancient City of Aleppo) |
Kebudayaan: (iii)(iv) |
350 (860) | 1986 | 2013- | Perang Saudara Suriah, yang sekarang dilakukan oleh pemerintah. Pengeboman yang terjadi mengancam situs tersebut. | [22] | |
| Kota Kuno Bosra | Kegubernuran Daraa, 32°31′5″N 36°28′54″E / 32.51806°N 36.48167°E / 32.51806; 36.48167 (Ancient City of Bosra) |
Kebudayaan: (i)(iii)(vi) |
— | 1980 | 2013- | Perang Saudara Suriah, yang sekarang dilakukan oleh pemerintah. | [23] | |
| Kota Kuno Damaskus | Kegubernuran Damaskus, 33°30′41″N 36°18′23″E / 33.51139°N 36.30639°E / 33.51139; 36.30639 (Ancient City of Damascus) |
Kebudayaan: (i)(ii)(iii)(iv)(vi) |
86 (210) | 1979 | 2013- | Perang Saudara Suriah, tembakan pemberontak dan penyulutan mortar, utamanya dari fondasi berbahaya anak perkotaan dekat Jobar. | [24] | |
| Desa-desa Kuno di Suriah Utara | 36°20′3″N 36°50′39″E / 36.33417°N 36.84417°E / 36.33417; 36.84417 (Ancient Villages of Northern Syria) |
Kebudayaan: (iii)(iv)(v) |
12.290 (30.400) | 2011 | 2013- | Perang Saudara Suriah, beberapa dikuasai oleh para pemberontak. Laporan penjarahan dan penghancuran oleh kelompok pemberontak. | [25] | |
| Situs Arkeologi Kirene | LibJebel Akhdar, 32°49′30″N 21°51′30″E / 32.82500°N 21.85833°E / 32.82500; 21.85833 (Archaeological Site of Cyrene) |
Kebudayaan: (ii), (iii), (vi) |
5000000000000000000♠— | 1982 | 2016- | Perang Saudara Libya, keberadaan kelompok bersenjata, kerusakan lanjutan potensial dan nyaris tak terhindarkan. | [26][27] | |
| Situs Arkeologi Leptis Magna | LibKhoms, 32°38′18″N 14°17′35″E / 32.63833°N 14.29306°E / 32.63833; 14.29306 (Archaeological Site of Leptis Magna) |
Budaya: (i), (ii), (iii) |
5000000000000000000♠— | 1982 | 2016- | Perang Saudara Libya, keberadaan kelompok bersenjata, kerusakan lanjutan potensial dan nyaris tak terhindarkan. | [27][28] | |
| Situs Arkeologi Sabratha | LibSabratha, 32°48′19″N 12°29′06″E / 32.80528°N 12.48500°E / 32.80528; 12.48500 (Archaeological Site of Sabratha) |
Kebudayaan: (iii) |
5000000000000000000♠— | 1982 | 2016- | Perang Saudara Libya, keberadaan kelompok bersenjata, kerusakan lanjutan potensial dan nyaris tak terhindarkan. | [27][29] | |
| Ashur (Qal'at Sherqat) | IrakSalah ad Din, 35°27′24″N 43°15′45″E / 35.45667°N 43.26250°E / 35.45667; 43.26250 (Ashur) |
Budaya: (iii), (iv) |
70 (170) | 2003 | 2003- | Sebuah waduk yang direncanakan akan membanjiri sebagian situs itu ditangguhkan dibangun dari Perang Irak pada pemerintahan baru, kurangnya perlindungan yang memadai | [30][31] | |
| Cagar Alam Karang Penghalang Belize | BelBelize, Cekungan Stann dan Toledo 17°18′56″N 87°32′4″W / 17.31556°N 87.53444°W / 17.31556; -87.53444 (Belize Barrier Reef Reserve System) |
Alam: (vii), (ix), (x) |
96.300 (238.000) | 1996 | 2009- | Pemotongan bakau dan pembangunan yang berlebihan | [32][33] | |
| Zona Arkeologi Chan Chan | PerLa Libertad, 8°6′40″S 79°04′32″W / 8.11111°S 79.07556°W / -8.11111; -79.07556 (Chan Chan Archaeological Zone) |
Budaya: (i), (iii) |
600 (1.500) | 1986 | 1986- | Erosi alami | [34][35] | |
| Tempat Lahir Yesus: Gereja Kelahiran dan Rute Ziarah, Bethlehem | Pal Bethlehem, 31°42′16″N 35°12′27″E / 31.70444°N 35.20750°E / 31.70444; 35.20750 (Birthplace of Jesus: Church of the Nativity and the Pilgrimage Route, Bethlehem) |
Kebudayaan: (iv), (vi) |
298 (740) | 2012 | 2012- | Kerusakan karena kebocoran air - namun, pengerjaan restorasi saat ini dilakukan untuk menyelamatkan situs tersebut. | [36][37] | |
| Kota Potosí | Potosí, 19°35′1″S 65°45′11″W / 19.58361°S 65.75306°W / -19.58361; -65.75306 |
Kebudayaan:
(ii), (iv), (vi) |
5000000000000000000♠5000000000000000000♠5000000000000000000♠ | 1987 | 2014– | Pertambangan berkelanjutan yang meninggalkan gunung berpori dan tak stabil, menyebabkan sebagian puncaknya runtuh, juga target pertambangan masa mendatang oleh Korp Pertambangan Bolivia. | [38] | |
| Coro dan Pelabuhannya | VenFalcón, 11°25′N 69°40′W / 11.417°N 69.667°W / 11.417; -69.667 (Coro and its Port) |
Budaya: (iv), (v) |
107 (260) | 1993 | 2005- | Kerusakan sejumlah besar struktur akibat hujan deras antara November 2004 dan Februari 2005 serta pembangunan sebuah monumen baru di jalan pantai dan gerbang pintu masuk ke kota di zona penyangga yang dapat memiliki dampak besar terhadap nilai situs | [39][40] | |
| Crac des Chevaliers dan Qal’at Salah El-Din | Kegubernuran Homs dan Latakia, 34°46′54″N 36°15′47″E / 34.78167°N 36.26306°E / 34.78167; 36.26306 (Crac des Chevaliers and Qal’at Salah El-Din) |
Kebudayaan: (ii)(iv) |
9 (22) | 2006 | 2013- | Perang Saudara Suriah, yang sempat dipegang oleh Front Al-Nusra dan kelompok lainnya, diklaim kembali oleh Tentara Arab Suriah dan pejuang Hizbullah. Laporan kerusakan dan penjarahan yang disebabkan oleh kelompok pemberontak dirilis oleh pemerintah. | [41] | |
| Budaya Lanskap dan Peninggalan Arkeologi di Lembah Bamiyan | AfgBamyan, 34°49′55.35″N 67°49′36.49″E / 34.8320417°N 67.8268028°E / 34.8320417; 67.8268028 (Cultural Landscape and Archaeological Remains of the Bamiyan Valley) |
Budaya: (i), (ii), (iii), (iv), (vi) |
159 (390) | 2003 | 2003- | Konservasi yang keadaannya rapuh karena ditinggalkan, aksi militer dan ledakan dinamit, menyebabkan bahaya seperti risiko keruntuhan relung Buddha, kerusakan lebih lanjut dari lukisan dinding gua, penjarahan dan penggalian ilegal | [42][43] | |
| Rennell Timur | Pulau SolomonProvinsi Rennell dan Bellona, 11°40′59″S 160°10′59″E / 11.68306°S 160.18306°E / -11.68306; 160.18306 (East Rennell) |
Alam: (ix) |
37.000 (91.000) | 1998 | 2013- | Kerusakan situs tersebut karena penebangan dan dampaknya pada ekosistem lokal | [44] | |
| Taman Nasional Everglades | UniFlorida, 25°19′0″N 80°56′0″W / 25.31667°N 80.93333°W / 25.31667; -80.93333 (Everglades National Park) |
Alam: (viii), (ix), (x) |
592.920 (1.465.100) | 1979 | 1993–2007, 2010 | Akibat kerusakan Badai Andrew dan penurunan aliran air dan kualitas karena pembangunan pertanian dan perkotaan (1993), terus mengalami degradasi di situs yang mengakibatkan hilangnya habitat laut dan penurunan spesies laut (2010) | [45][46] [47] | |
| Benteng di Sisi Karibia Panama: Portobelo-San Lorenzo | PanProvinsi Colón, 9°33′14″N 79°39′21″W / 9.55389°N 79.65583°W / 9.55389; -79.65583 (Fortifications on the Caribbean Side of Panama: Portobelo-San Lorenzo) |
Budaya: (i), (iv) |
5000000000000000000♠— | 1980 | 2012- | Faktor lingkungan, kurangnya perhatian dan pembangunan perkotaan | [48][49] | |
| Humberstone dan Pabrik Kalium Nitrat Santa Laura | ChilTarapacá, 20°12′30″S 69°47′40″W / 20.20833°S 69.79444°W / -20.20833; -69.79444 (Humberstone and Santa Laura Saltpeter Works) |
Budaya: (ii), (iii), (iv) |
— | 2005 | 2005 | Sifat struktur rapuh karena kurangnya pemeliharaan selama 40 tahun, juga kerusakan, vandalisme dan beberapa pembongkaran; penjarahan | [50][51] | |
| Taman Nasional Garamba | DemOrientale, 4°0′0″N 29°15′0″E / 4.00000°N 29.25000°E / 4.00000; 29.25000 (Garamba National Park) |
Alam: (vii), (x) | 500.000 (1.200.000) | 1980 | 1984–1992, 1996 | Pengurangan populasi Badak Putih Utara (1984); perburuan badak putih dari dua pembunuhan tiga jagawana dan tidak ada rencana untuk tindakan korektif dari pihak berwenang (1996) | [52][53] [54] | |
| Hatra | IrqKegubernuran Niniwe, 35°35′17.016″N 42°43′5.988″E / 35.58806000°N 42.71833000°E / 35.58806000; 42.71833000 (Hatra) |
Kebudayaan: (ii), (iii), (iv), (vi) |
324 (800) | 1985 | 2015- | Kerusakan yang terjadi pada properti oleh kelompok bersenjata | [55] | |
| Kota Lama Hebron/Al-Khalil | PalKegubernuran Hebron, 31°31′27″N 35°6′32″E / 31.52417°N 35.10889°E / 31.52417; 35.10889 (Hebron/Al-Khalil Old Town) |
Kebudayaan: (ii), (iv), (vi) | 206 (510) | 2017 | 2017- | [56] | ||
| Pusat Sejarah Shakhrisyabz | UzbKawasan Qashqadaryo, 39°3′0″N 66°50′0″E / 39.05000°N 66.83333°E / 39.05000; 66.83333 (Historic Centre of Shakhrisyabz) |
Kebudayaan: (iii), (iv) |
240 (590) | 2000 | 2016- | Penghancuran bangunan di kawasan abad pertengahannya dan pengembangan kota berkelanjutan. | [57][58] | |
| Pusat Sejarah Wina | Aut Wina, 48°12′N 16°22′E / 48.200°N 16.367°E / 48.200; 16.367 (Vienna) |
Kebudayaan: (ii)(iv)(vi) |
371 (920) | 2001 | 2017- | Proyek tingkat tinggi baru | [59] | |
| Kota Bersejarah Zabīd | YemAl Hudaydah, 14°12′N 43°19′E / 14.200°N 43.317°E / 14.200; 43.317 (Historic Town of Zabīd) |
Budaya: (ii), (iv), (vi) |
— | 1993 | 2000 | Kondisi bangunan bersejarahnya memprihatinkan, tertulis atas permintaan dari negara peserta | [60][61] | |
| Taman Nasional Kahuzi-Biega | DemKivu Selatan dan Maniema, 2°30′0″S 28°45′0″E / 2.50000°S 28.75000°E / -2.50000; 28.75000 (Kahuzi-Biega National Park) |
Alam: (x) |
600.000 (1.500.000) | 1980 | 1997- | Penggundulan hutan, berburu serta perang dan perselisihan sipil | [62][63] | |
| Liverpool – Kota Merkantil Maritim | Britania RayaLiverpool Inggris, 53°24′24″N 2°50′40″W / 53.40667°N 2.84444°W / 53.40667; -2.84444 (Liverpool – Maritime Mercantile City) |
Kebudayaan: (ii), (iii), (iv) |
136 (340) | 2004 | 2012- | Karena rencana pembangunan ulang lahan dok sejarah yang dikenal sebagai Liverpool Waters | [64][65] | |
| Taman Nasional Manovo-Gounda St Floris | CenBamingui-Bangoran, 9°0′0″N 21°30′0″E / 9.00000°N 21.50000°E / 9.00000; 21.50000 (Manovo-Gounda St Floris National Park) |
Alam: (ix), (x) |
1.740.000 (4.300.000) | 1988 | 1997- | Penggembalaan dan perburuan ilegal, situasi keamanan yang memburuk | [66][67] | |
| Menara dan Sisa Arkeologi Jam | AfgGhōr, 34°23′48″N 64°30′58″E / 34.39667°N 64.51611°E / 34.39667; 64.51611 (Minaret and Archaeological Remains of Jam) |
Budaya: (ii), (iii), (iv) |
70 (170) | 2002 | 2002- | Kurangnya perlindungan hukum, kurangnya tindakan perlindungan atau rencana pengelolaan, buruknya kondisi situs | [68][69] | |
| Monumen Abad Pertengahan di Kosovo | SerbKosovo[a] 42°39′40″N 20°15′56″E / 42.66111°N 20.26556°E / 42.66111; 20.26556 (Medieval Monuments in Kosovo) |
Budaya: (ii), (iii), (iv) |
288 (710) | 2004 | 2006- | Kurangnya perlindungan hukum dan manajemen, ketidakstabilan politik dan keamanan | [70][71] | |
| Cagar Alam Gunung Nimba | ![]() |
CotPrefektur Lola, 7°36′11″N 8°23′28″W / 7.603°N 8.391°W / 7.603; -8.391 (Mount Nimba Strict Nature Reserve) |
Alam: (ix), (x) |
18.000 (44.000) | 1981 | 1992- | Pertambangan bijih besi konsesi bagian dari situs warisan dunia dan masuknya sejumlah besar pengungsi pada bagian Guinea dari situs ini | [72][73] |
| Nan Madol: Pusat Seremonial Mikronesia Timur | MicronesiaPulau Temwen, 6°50′23″N 158°19′51″E / 6.83972°N 158.33083°E / 6.83972; 158.33083 (Nan Madol: Ceremonial Centre of Eastern Micronesia) |
Kebudayaan: (i), (iii), (iv), (vi) |
767 (1.900) | 2016 | 2016- | Siltasi berkelanjutan dari arus air yang berkontribusi pada pertumbuhan berlebihan dan mengancam struktur yang ada. | [74][75] | |
| Taman Nasional Niokolo-Koba | SenKawasan Tambacounda dan Kawasan Kédougou, 13°04′0″N 12°43′0″W / 13.06667°N 12.71667°W / 13.06667; -12.71667 (Niokolo-Koba National Park) |
Alam: (x) |
913.000 (2.260.000) | 1981 | 2007 | Degradasi properti, populasi mamalia yang rendah, masalah manajemen dan dampak dari sebuah bendungan yang diusulkan di sungai Gambia | [76][77] | |
| Suaka Margasatwa Okapi | Dem Orientale, 2°00′0″N 28°30′0″E / 2.00000°N 28.50000°E / 2.00000; 28.50000 (Okapi Wildlife Reserve) |
Alam: (x) | 1.372.625 (3.391.830) | 1996 | 1997- | Penjarahan fasilitas taman dan pembunuhan gajah akibat konflik bersenjata di daerah tersebut | [78][79] | |
| Kota Lama Yerusalem dan Dindingnya | JerDistrik Yerusalem, (tidak ada negara yang disebutkan oleh UNESCO)[nb 3] 31°46′36″N 35°14′03″E / 31.77667°N 35.23417°E / 31.77667; 35.23417 (Old City of Jerusalem and its Walls) |
Budaya: (ii), (iii), (vi) |
— | 1981 | 1982- | Pembangunan perkotaan yang tidak terkendali, kerusakan umum keadaan konservasi karena pariwisata dan kurangnya pemeliharaan | [80][81][82] | |
| Kota Lama Sana'a | YemKegubernuran Sana'a, 15°21′20″N 44°12′29″E / 15.35556°N 44.20806°E / 15.35556; 44.20806 (Sana'a) |
Kebudayaan: (iv), (v), (vi) |
5000000000000000000♠— | 1986 | 2015- | Perang Saudara Yaman | [83] | |
| Kota Lama Ghadamès | LibGhadames, 30°08′00″N 9°30′00″E / 30.13333°N 9.50000°E / 30.13333; 9.50000 (Old Town of Ghadamès) |
Kebudayaan: (v) |
5000000000000000000♠— | 1986 | 2016- | Perang Saudara Libya, keberadaan kelompok bersenjata, kerusakan lanjutan potensial dan nyaris tak terhindarkan. | [27][84] | |
| Kota Lama Djenné | MalDjenné, 13°54′23″N 4°33′18″W / 13.90639°N 4.55500°W / 13.90639; -4.55500 (Old Towns of Djenné) |
Kebudayaan: (iii), (iv) |
5000000000000000000♠— | 1988 | 2016- | Ketidakamanan wilayah, pengikisan keadaan kota bersejarah tersebut, urbanisasi dan erosi. | [85][86] | |
| Palestina: Lahan Zaitun dan Anggur – Lanskap Kebudayaan Yerusalem Selatan, Battir | Pal Battir, 31°43′11″N 35°7′50″E / 31.71972°N 35.13056°E / 31.71972; 35.13056 (Palestine: Land of Olives and Vines – Cultural Landscape of Southern Jerusalem, Battir) |
Kebudayaan: (iv)(v) |
349 (860) | 2014 | 2014- | Barrier Tepi Barat Israel "mengisolasi para petani dari ladang yang mereka tanam selama berabad-abad". | [87][88] | |
| Kota Tembok Lama Shibam | YemKegubernuran Hadhramaut, 15°55′36.984″N 48°37′36.012″E / 15.92694000°N 48.62667000°E / 15.92694000; 48.62667000 (Shibam) |
Kebudayaan: (iii), (iv), (v) |
5000000000000000000♠— | 1982 | 2015- | Ancaman potensial dari konflik bersenjata, pengamanan yang dibutuhkan dan masalah manajemen yang terjadi di situs tersebut | [83] | |
| Hutan hujan di Atsinanana | MadMadagaskar Timur, 14°27′35″S 49°42′9″E / 14.45972°S 49.70250°E / -14.45972; 49.70250 (Rainforests of the Atsinanana) |
Alam: (ix), (x) |
479.660 (1.185.300) | 2007 | 2010- | Penebangan liar dan perburuan yang terancam punahnya lemur | [89][90] | |
| Cagar Biosfer Río Plátano | HonLa Mosquitia, 15°44′40″N 84°40′30″W / 15.74444°N 84.67500°W / 15.74444; -84.67500 (Río Plátano Biosphere Reserve) |
Alam: (vii), (viii), (ix), (x) |
— | 1982 | 1996–2007, 2011 | Pembalakan, memancing dan pendudukan tanah, perburuan dan berkurangnya kapasitas Negara untuk mengelola situs, sebagian besar disebabkan oleh kerusakan hukum dan adanya pengedar narkoba | [91][92] | |
| Situs Seni Baru Tadrart Acacus | LibFezzan, 24°50′00″N 10°20′00″E / 24.83333°N 10.33333°E / 24.83333; 10.33333 (Rock-Art Sites of Tadrart Acacus) |
Cultural: (iii) |
5000000000000000000♠— | 1985 | 2016- | Perang Saudara Libya, keberadaan kelompok bersenjata, kerusakan lanjutan potensial dan nyaris tak terhindarkan. | [27][93] | |
| Taman Nasional Salonga | DemKivu Selatan dan Maniema, 2°00′0″S 21°0′0″E / 2.00000°S 21.00000°E / -2.00000; 21.00000 (Salonga National Park) |
Alam: (vii), (ix) |
3.600.000 (8.900.000) | 1984 | 1984–1992, 1999 | Penurunan populasi Badak Putih Utara (1984), kerusakan tatanan sipil (1999) | [94][95] [96] | |
| Kota Arkeologi Samarra | IrakSalah ad Din, 34°11′54″N 43°52′27″E / 34.19833°N 43.87417°E / 34.19833; 43.87417 (Samarra Archaeological City) |
Budaya: (ii), (iii), (iv) |
15.058 (37.210) | 2007 | 2007- | Situasi keamanan berikut Perang Irak dan kurangnya kontrol negara untuk perlindungan atau pengelolaan situs | [97][98] | |
| Suaka Margasatwa Selous | Kawasan Pesirir, Morogoro, Lindi, Mtwara dan Ruvuma,
9°0′0″S 37°24′0″E / 9.00000°S 37.40000°E / -9.00000; 37.40000 |
Alam:
(ix), (x) |
5,120,000 | 1982 | 2014– | Penjelajahan dan penyarian mineral, proyek-proyek infranstruktur besar | [99] | |
| Situs Palmyra | Kegubernuran Homs, 34°33′15″N 38°16′0″E / 34.55417°N 38.26667°E / 34.55417; 38.26667 (Site of Palmyra) |
Kebudayaan: (i)(ii)(iv) |
036 (89) | 1980 | 2013- | Perang Saudara Suriah, ditaklukan oleh organisasi bersenjata. | [100] | |
| Timbuktu | MalTimbuktu, Kawasan Timbuktu, 16°46′24″N 2°59′58″W / 16.77333°N 2.99944°W / 16.77333; -2.99944 (Timbuktu) |
Kebudayaan: (ii), (iv), (v) |
5000000000000000000♠— | 1988 | 2012- | Ancaman penghancuran oleh kelompok-kelompok bersenjata. Beberapa monumen sekarang dirusak dan dihancurkan. | [101][102] | |
| Makam Askia | MalGao, Kawasan Gao, 16°17′21.60″N 0°2′41.68″E / 16.2893333°N 0.0449111°E / 16.2893333; 0.0449111 (Tomb of Askia) |
Kebudayaan: (ii), (iii), (iv) |
424 (1.050) | 2004 | 2012- | Dirusak oleh kelompok-kelompok bersenjata. Dikabarkan dihancurkan oleh Ansar Dine saat mereka merebut Timbuktu. | [102][103] | |
| Makam Raja-raja Buganda di Kasubi | UgandaDistrik Kampala, 0°19′45″N 32°33′12″E / 0.32917°N 32.55333°E / 0.32917; 32.55333 (Tombs of Buganda Kings at Kasubi) |
Budaya: (i), (iii), (iv), (vi) |
27 (67) | 2001 | 2010- | Kerusakan Muzibu Azaala Mpanga, bangunan utama dari situs ini, oleh kebakaran Maret 2010 | [104][105] | |
| Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatra | IndonesiaSumatra, 02°30′00″S 101°30′00″E / 2.50000°S 101.50000°E / -2.50000; 101.50000 (Tropical Rainforest Heritage of Sumatra) |
Alam: (vii), (ix), (x) |
2.595.124 (6.412.690) | 2004 | 2011- | Perburuan penebangan, liar, perambahan pertanian, dan rencana untuk membangun jalan melalui situs | [106][107] | |
| Taman Nasional Virunga | DemKivu Utara dan Orientale, 0°55′0″N 29°10′0″E / 0.91667°N 29.16667°E / 0.91667; 29.16667 (Virunga National Park) |
Alam: (vii), (viii), (x) |
800.000 (2.000.000) | 1979 | 1994- | Penggundulan hutan dan perburuan sebagai akibat dari masuknya pengungsi karena Perang Sipil Rwanda | [108][109] |
Situs yang sudah terdaftar sebagai dalam bahaya, namun kemudian dihapus dari daftar setelah perbaikan dalam pengelolaan dan konservasi. Taman Nasional Everglades digolongkan dalam bahaya 1993-2007 dan tergolong kembali sejak 2010; sedangkan Cagar Biosfer Río Platano digolongkan dalam bahaya 1996-2007 dan tergolong kembali sejak 2011. Karena itu, keduanya termasuk dalam daftar situs yang saat ini terdaftar (di atas).
| Nama | Gambar | Lokasi | Kriteria | Kawasan ha (hektar) |
Tahun (WHS) | Terancam | Alasan | Ref |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Angkor | Provinsi Siem Reap, 13°26′N 103°50′E / 13.433°N 103.833°E / 13.433; 103.833 (Angkor) |
Kebudayaan: (i), (ii), (iii), (iv) |
5000000000000000000♠ — |
1992 | 1992–2004 | Inskripsi awalnya dibatasi selama periode tiga tahun (1993–1995) saat dimana perlindungan hukum efektif, perbatasan dan zona buffer didirikan dan upaya konservasi internasional dipantau dan dikoordinasikan; pada masa inskripsi, Kamboja dikontrol PBB setelah perang saudara pada 1980an. | [110][111] [112] | |
| Katedral Bagrati dan Biara Gelati | GeorImereti, 42°15′44″N 42°42′59″E / 42.26222°N 42.71639°E / 42.26222; 42.71639 (Bagrati Cathedral and Gelati Monastery) |
Kebudayaan: (iv) |
787 (1.940) | 1994 | 2010-2017 | Proyek rekonstruksi besar yang akan berujung pada intervensi ireversibel. Pada 2017, Katedral Bagrati dihapuskan dari properti karena proyek teraforemensi telah mengaungi integritas dan keotentikan situs tersebut. Biara Gelati masih menjadi Situs Warisan Dunia dan dihapuskan dari daftar.[nb 4] | [113][114][115] | |
| Benteng Bahla | Bahla, 22°58′N 57°18′E / 22.967°N 57.300°E / 22.967; 57.300 (Bahla Fort) |
Kebudayaan: (iv) |
5000000000000000000♠ — |
1987 | 1988–2004 | Degradasi struktur tanah dari benteng tersebut dan oasis Bahla | [116][117] [118][119] | |
| Bam dan Lanskap Kebudayaannya | IranKerman, 29°07′01″N 58°22′07″E / 29.11694°N 58.36861°E / 29.11694; 58.36861 (Bam and its Cultural Landscape) |
Kebudayaan: (ii), (iii), (iv), (v) |
5000000000000000000♠— | 2004 | 2004–2013 | Setelah kerusakan karena gempa bumi Bam 2003 | [120][121][122] | |
| Butrint | Distrik Sarandë, 39°45′N 20°01′E / 39.750°N 20.017°E / 39.750; 20.017 (Butrint) |
Kebudayaan: (iii) |
3.980 (9.800) | 1992 | 1997–2005 | Kerusakan karena manajemen dan konservasi | [123][124] [125] | |
| Katedral Koln | Rhine-Westphalia Utara, 50°56′29″N 6°57′29″E / 50.94139°N 6.95806°E / 50.94139; 6.95806 (Cologne Cathedral) |
Kebudayaan: (i), (ii), (iv) |
5000000000000000000♠ — |
1996 | 2004–2006 | Rencana pembangunan tingkat tinggi di dekat katedral mengancam kerusakan bagian dalam pada integritas properti tersebut; dicabut dari daftar[nb 4] setelah rencana pembangunan dihentikan dan zona buffer diintroduksikan | [126][127] [128] | |
| Taman Nasional Comoé | CotZanzan, 9°10′N 3°40′W / 9.167°N 3.667°W / 9.167; -3.667 (Comoé National Park) |
Alam: (ix), (x) |
1.150.000 (2.800.000) | 1983 | 2003-2017 | Ketegangan sipil, penebangan dan kurangnya mekanisme manajemen efektif | [129][130] | |
| Suaka Burung Nasional Djoudj | Biffeche, 16°30′N 16°10′W / 16.500°N 16.167°W / 16.500; -16.167 (Djoudj National Bird Sanctuary) |
Alam: (vii), (x) |
16.000 (40.000) | 1981 | 1984–1988, 2000–2006 | Ancaman jangka panjang oleh rencana konstruksi untuk bendungan arus bawah (1984); dihapuskan dari daftar[nb 4] (1988) karena suplai air ke taman tersebut diwujudkan oleh pembangunan dari sebuah penyerapan dan rencana manajemen dipersiapkan; dimasukkan ulang ke daftar[nb 5] (2000) karena ancaman lingkungan dan ekonomi yang dihadapi oleh spesies-spesies Salvinia molesta dan Pistia stratiotes serta masalah-masalah manajemen air di taman tersebut | [53][131] [132][133] [134][135] | |
| Lembah Dresden Elbe | Saxony, 51°03′N 13°49′E / 51.050°N 13.817°E / 51.050; 13.817 (Dresden Elbe Valley) |
Kebudayaan: (ii), (iii), (iv), (v) |
1.930 (4.800) | 2004 | 2006–2009 | Rencana pembangunan untuk Jembatan Waldschlösschen di kawasan inti lanskap kebudayaan tersebut; dihapuskan dari daftar Situs Warisan Dunia pada 2009 setelah pembangunan dinyatakan berakhir pada 2007 | [136][137] | |
| Dubrovnik | Kabupaten Dubrovnik-Neretva, 42°38′25″N 18°06′30″E / 42.64028°N 18.10833°E / 42.64028; 18.10833 (Dubrovnik) |
Kebudayaan: (i), (iii), (iv) |
97 (240) | 1979 | 1991–1998 | Perang Kemerdekaan Kroasia | [138][139] [140] | |
| Benteng dan Taman Shalamar di Lahore | PakPunjab, 31°35′25″N 74°18′35″E / 31.59028°N 74.30972°E / 31.59028; 74.30972 (Fort and Shalamar Gardens in Lahore) |
Kebudayaan: (i), (ii), (iii) |
5000000000000000000♠— | 1981 | 2000–2012 | Penghancuran tank-tank air bersejarah pada 1999 untuk pelebaran jalan raya dan pengikisan tembok-tembok perimeter dari Taman tersebut, didaftarkan atas permintaan pemerintah Pakistan | [141][142] | |
| Kepulauan Galápagos | Provinsi Galápagos, 0°40′S 90°30′W / 0.667°S 90.500°W / -0.667; -90.500 (Galápagos Islands) |
Alam: (vii), (viii), (ix), (x) |
14.066.514 (34.759.110) | 1978 | 2007–2010 | Berbagai ancaman yang meliputi penghindaran tak mencukupi dari kemungkinan introduksi spesies asing, alokasi sumber daya tak memungkinkan untuk badan-badan konservasi dan manajemen taman, keberadaan sejumlah besar imigran ilegal, pertumbuhan pariwisata tak terkontrol yang cepat, penangkapan ikan secara berlebihan dan olahraga memancing | [143][144] [145][146] | |
| Sekelompok Monumen di Hampi | Distrik Bellary, 15°20′6″N 76°27′43″E / 15.33500°N 76.46194°E / 15.33500; 76.46194 (Group of Monuments at Hampi) |
Kebudayaan: (i), (iii), (iv) |
5000000000000000000♠ — |
1986 | 1999–2006 | Pembangunan sebagian dari dua jembatan yang dirintangi kabel dalam kawasan arkeologi lindung Hampi mengancam integritas dan keotentikan dari situs tersebut | [147][148] [149] | |
| Monumen Sejarah Mtskheta | GeorMtskheta-Mtianeti, 41°51′N 44°43′E / 41.850°N 44.717°E / 41.850; 44.717 (Historical Monuments of Mtskheta) |
Kebudayaan: (iii), (iv) |
5000000000000000000♠— | 1994 | 2009-2016 | Pengikisan dari pengerjaan batu dan fresko, kesalahan manajemen dan pembangunan kota | [150][151] | |
| Taman Nasional Ichkeul | Bizerta, 37°10′N 9°40′E / 37.167°N 9.667°E / 37.167; 9.667 (Ichkeul National Park) |
Alam: (x) |
12.600 (31.000) | 1980 | 1996–2006 | Pembangunan bendungan membatasi aliran air tawar ke kawasan tersebut dan menyebabkan peningkatan salinitas danau dan melembekkan serta menurunkan jumlah populasi populasi burung yang bermigrasi | [152][153] [154] | |
| Taman Nasional Iguaçu | Negara Bagian Paraná, 25°41′S 54°26′W / 25.683°S 54.433°W / -25.683; -54.433 (Iguaçu National Park) |
Alam: (vii), (x) |
170.086 (420.290) | 1986 | 1999–2001 | Jalan raya ilegal dibuka secara ilegal ("Estrada do Colono", Portugis untuk "Jalan Pemukim") di taman tersebut, bendungan di Sungai Iguazu dan penerbangan helikopter. | [96][155] [156] | |
| Lembah Kathmandu | Lembah Kathmandu, 27°42′14″N 85°18′31″E / 27.70389°N 85.30861°E / 27.70389; 85.30861 (Kathmandu Valley) |
Kebudayaan: (iii), (iv), (vi) |
167 (410) | 1979 | 2003–2007 | Kehilangan sebagian atau bagian menonjol dari unsur-unsur tradisional pada enam dari tujuh zona monumen dan mengakibatkan kehilangan besar dari keotentikan dan integritas dari seluruh properti. | [157][158] [159] | |
| Taman Nasional Los Katíos | Antioquia dan Chocó, 7°40′0″N 77°0′0″W / 7.66667°N 77.00000°W / 7.66667; -77.00000 (Los Katíos National Park) |
Alam: (ix), (x) |
72.000 (180.000) | 1994 | 2009–2015 | Penggundulan hutan, penangkapan ikan ilegal dan perburuan. Dihapuskan setelah penunjangan signifikan pada manajemen taman | [160] | |
| Suaka Margasatwa Manas | Assam, 26°30′N 91°51′E / 26.500°N 91.850°E / 26.500; 91.850 (Manas Wildlife Sanctuary) |
Alam: (vii), (ix), (x) |
39.100 (97.000) | 1985 | 1992–2011 | Penebangan, pengrusakan infrastruktur dan penurunan populasi beberapa spesies terutama Badak Bercula Satu Besar setelah sebuah invasi dari para militan suku Bodo pada tahun 1992 | [161][162] [163] | |
| Kawasan Alam dan Budaya-Sejarah Kotor | Teluk Kotor, Kotor dan kawasan sekitar, 42°29′N 18°42′E / 42.483°N 18.700°E / 42.483; 18.700 (Natural and Culturo-Historical Region of Kotor) |
Kebudayaan: (i), (ii), (iii), (iv) |
5000000000000000000♠ — |
1979 | 1979–2003 | Kerusakan setelah gempa bumi dari 15 April 1979 | [164][165] [166] | |
| Kawasan Konservasi Ngorongoro | Kawasan Arusha, 3°11′S 35°32′E / 3.183°S 35.533°E / -3.183; 35.533 (Ngorongoro Conservation Area) |
Alam: (iv), (vii), (viii), (ix), (x) |
5000000000000000000♠ — |
1978 | 1984–1989 | Penurunan status konservasi | [167][168] [169] | |
| Taman Nasional Danau Plitvice | Kabupaten Lika-Senj, 44°53′N 15°37′E / 44.883°N 15.617°E / 44.883; 15.617 (Plitvice Lakes National Park) |
Alam: (vii), (viii), (ix) |
19.200 (47.000) | 1979 | 1992–1997 | Ancaman potensial karena Perang Kemerdekaan Kroasia | [170][171] [172] | |
| Teras Sawah Cordilleras di Filipina | FilipinaIfugao, 16°55′N 121°3′E / 16.917°N 121.050°E / 16.917; 121.050 (Rice Terraces of the Philippine Cordilleras) |
Kebudayaan: (iii), (iv), (v) |
500.000 (1.200.000) | 1995 | 2001–2012 | Ketiadaan program pemantauan sistematis atau rencana manajemen komprehensif | [173][174] | |
| Istana Kerajaan Abomey | Departemen Zou, 7°11′26″N 1°59′36″E / 7.19056°N 1.99333°E / 7.19056; 1.99333 (Royal Palaces of Abomey) |
Kebudayaan: (iii), (iv) |
48 (120) | 1985 | 1985–2007 | Keberadaan umum dari pengikisan terhadap unsur-unsurnya dan restorasi tak memungkinkan dalam konflik dengan keotentikan dari situs tersebut | [175][176] [177][178] | |
| Reruntuhan Kilwa Kisiwani dan Reruntuhan Songo Mnara | TanDistrik Kilwa, 8°57′28″S 39°31′22″E / 8.95778°S 39.52278°E / -8.95778; 39.52278 (Ruins of Kilwa Kisiwani and Ruins of Songo Mnara) |
Kebudayaan: (iii) |
5000000000000000000♠— | 1981 | 2004-2014 | Pengikisan berkelanjutan dari situs tersebut karena sejumlah agen seperti erosi atau tumbuhan | [179][180] | |
| Taman Nasional Pegunungan Rwenzori | Bundibugyo, Distrik Kabarole dan Kasese, 0°13′N 29°55′E / 0.217°N 29.917°E / 0.217; 29.917 (Rwenzori Mountains National Park) |
Alam: (vii), (ix) |
99.600 (246.000) | 1994 | 1999–2004 | Keadaan keamanan dan kurangnya pemantauan sebagian besar taman tersebut | [96][181] [182] | |
| Taman Nasional Sangay | Provinsi Chimborazo, Morona-Santiago dan Tungurahua, 1°50′S 78°20′W / 1.833°S 78.333°W / -1.833; -78.333 (Sangay National Park) |
Alam: (vii), (viii), (ix), (x) |
271.925 (671.940) | 1983 | 1992–2005 | Penebangan besar-besaran, penangkapan hewan secara hidup-hidup dalam keadaan ilegal, gangguan dan ancaman potensial melalui proyek pembangunan jalan raya | [183][184] [185] | |
| Taman Nasional Simien | EthKawasan Amhara, 13°11′N 38°4′E / 13.183°N 38.067°E / 13.183; 38.067 (Simien National Park) |
Alam: (vii), (x) |
22.000 (54.000) | 1978 | 1996-2017 | Pengikisan populasi Walia ibex | [186][187] | |
| Cagar Alam Srebarna | Srebarna, Provinsi Silistra, 44°06′50″N 27°04′40″E / 44.11389°N 27.07778°E / 44.11389; 27.07778 (Srebarna Nature Reserve) |
Alam: (x) |
638 (1.580) | 1983 | 1992–2003 | Keberadaan banjir musiman dan pemakaian pertanian menyebabkan penurunan atau menghilangnya air dan populasi burung | [188][189] [190] | |
| Timbuktu | Circle dan Kawasan Tombouctou, 16°46′24″N 2°59′58″W / 16.77333°N 2.99944°W / 16.77333; -2.99944 (Timbuktu) |
Kebudayaan: (ii), (iv), (v) |
5000000000000000000♠ — |
1988 | 1990–2005 | Ancaman gangguan pasir | [191][192] [193] | |
| Tipasa | Provinsi Tipaza, 36°33′24″N 2°23′00″E / 36.55667°N 2.38333°E / 36.55667; 2.38333 (Tipasa) |
Kebudayaan: (iii), (iv) |
52 (130) | 1982 | 2002–2006 | Pengendapan besar-besaran yang berdampak pada integritas situs tersebut dan kawasan sekitarnya | [194][195] [196] | |
| Kota Tembok Baku dengan Istana Sirwansyah dan Menara Perawan | Baku, 40°21′58.9″N 49°50′07.0″E / 40.366361°N 49.835278°E / 40.366361; 49.835278 (Baku) |
Kebudayaan: (iv) |
5000000000000000000♠ — |
2000 | 2003–2009 | Kerusakan yang terjadi saat gempa bumi Baku 2000, pembangunan kota dan upaya konservasi tak memungkinkan | [197] | |
| Penambakan Garam Wieliczka | Wieliczka, Kabupaten Wieliczka, Kevoivodepan Polandia Kecil, 49°58′45″N 20°03′50″E / 49.97917°N 20.06389°E / 49.97917; 20.06389 (Wieliczka Salt Mine) |
Kebudayaan: (iv) |
969 (2.390) | 1978 | 1989–1998 | Masalah humiditas | [169][198] [199] | |
| Taman Nasional Yellowstone | Wyoming dan sebagian kecil Montana dan Idaho, 44°30′N 110°50′W / 44.500°N 110.833°W / 44.500; -110.833 (Yellowstone National Park) |
Alam: (vii), (viii), (ix), (x) |
898.349 (2.219.870) | 1978 | 1995–2003 | Bahaya yang dihadapi Oncorhynchus clarkii bouvieri serta kebocoran limbah dan kontaminasi bahan buangan di bagian-bagian dari taman tersebut; ancaman potensial untuk kuantitas dan kualitas air, kegiatan pertambangan di masa lalu dan yang diusulkan, sebuah program kontrol yang diusulkan menyebabkan gejala brucellosis pada kawanan bison | [200][201] [202] |