Cemukiran adalah salah satu motif batik Jawa yang memiliki kemiripan dengan batik parang. Batik cemukiran biasanya memiliki latar belakang warna putih. Bentuk ragam hias cemukiran menyerupai nyala api yang berulang-ulang. Biasnaya motif ini digunakan pada pinggiran kain batik. Motif ini dianggap melambangkan kesaktian atau kepahlawanan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Cemukiran (aksara Jawa: ꦕꦼꦩꦸꦏꦶꦂꦫꦤ꧀) adalah salah satu motif batik Jawa yang memiliki kemiripan dengan batik parang.[1] Batik cemukiran biasanya memiliki latar belakang warna putih.[2] Bentuk ragam hias cemukiran menyerupai nyala api yang berulang-ulang.[3] Biasnaya motif ini digunakan pada pinggiran kain batik. Motif ini dianggap melambangkan kesaktian atau kepahlawanan.[4]
Karena cemukiran dimaknai sebagai perlambang kekuasaan, maka batik ini kadang digolongkan ke dalam motif batik larangan, yakni batik-batik yang hanya boleh digunakan oleh kerabat keraton, utamanya raja atau putra mahkota.[5][6]