Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Batik tanah liat

Batik tanah liat adalah jenis kain batik yang berasal dari Minangkabau. Batik ini menggunakan tanah liat sebagai pewarna. Kain mula-mula direndam selama seminggu dengan tanah liat, lalu dicuci dan diberi pewarnaan alamiah lain yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Wikipedia article
Diperbarui 3 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Batik tanah liat
Penggunaan kain batik tanah liat sebagai salempang pada wanita dan kemeja pada pria
Beberapa motif batik tanah liat di toko Wirda Hanim

Batik tanah liat (bahasa Minangkabau: batik tanah liek) adalah jenis kain batik yang berasal dari Minangkabau. Batik ini menggunakan tanah liat sebagai pewarna. Kain mula-mula direndam selama seminggu dengan tanah liat, lalu dicuci dan diberi pewarnaan alamiah lain yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.[1]

Sejarah

Asal batik ini diduga dari Tiongkok yang masuk ke Minangkabau pada abad ke-16. Pada masa itu, Kerajaan Minangkabau berpusat di Pagaruyung, Batusangkar. Batik tanah liat sempat hilang tanpa jejak pada masa penjajahan Jepang, tetapi berkat usaha Wirda Hanim, teknik batik ini diperkenalkan kembali pada tahun 1994. Awalnya Wirda Hanim melihat motif batik ini digunakan oleh beberapa orang penduduk Nagari Sumanik, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Dia tertarik dengan batik yang langka tersebut dan berniat untuk membangkitkan kembali seni tradisional batik tanah liat yang hampir punah.[1][2]

Sampai sekarang, Wirda Hanim tetap melestarikan batik tanah liek yang berada di kediamannya di Jalan Sawahan Dalam, No. 33, Kota Padang. Selain itu, ia juga mendapatkan berbagai penghargaan baik dari pemerintah maupun swasta, seperti Upakarti Award pada 2006 atas jasa melestarikan produk tradisional seni dan budaya Indonesia, serta dari MarkPlus pada tahun 2014 sebagai Marketeer of the Year.[1]

Motif

Motif batik tanah liat tradisional adalah kuda laut dan burung hong, tetapi sekarang selain motif Tionghoa diperkenalkan juga motif tradisional Minangkabau seperti siriah dalam carano, kaluak paku, kuciang tidua, lokcan, batuang kayu, tari piring, kipas.[3]

Saat sekarang motif-motif baru juga diperkenalkan yang inspirasinya diambil dari kekayaan budaya alam Minangkabau, seperti motif tabuik (tabut), Jam Gadang dan Rumah Gadang.[4] Saat sekarang ada tiga sentra pembuatan batik tanah liat di Sumatera Barat, yakni di Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan dan di Kabupaten Dharmasraya. Masing-masing sentra ini menampilkan corak tersendiri berdasarkan lingkungan masing-masing, bahkan di Dharmasraya mereka mengembangkan motif baru, bunga sawit.[5]

Pewarnaan

Salempang dengan kain batik tanah liat

Salah satu keunikan dari Batik Tanah Liat ini adalah bahan-bahan pewarna yang digunakan berasal dari pewarna alami seperti tanah liat, kulit jengkol (Pithecellobium jaringa), manggis (Garcinia mangostana), getah gambir (Uncaria gambir), jerami padi (Oryza sativa), kulit mahoni (Sweetenia mahogani), kulit rambutan (Nephelium lappaceum) dan tumbuh-tumbuhan yang secara tradisional digunakan untuk colok (pewarna)[6]

Penghargaan dari Unesco

Batik tanah liat mendapatkan penghargaan dari Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity pada Oktober 2009.[5] Batik ternyata tidak hanya dikenal sebagai tradisi dari Jawa, tetapi juga ditemukan sebagai produk kebudayaan Minangkabau (Sumatera Barat).

Galeri

Referensi

  1. 1 2 3 Sejarah Batik Tanah Liek. www.batiktanahliek.co.iid. Diakses pada 29 November 2024.
  2. ↑ "Wirda Hanim Saving Batik Tanah Liek". The Jakarta Post. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-25. Diakses tanggal 2013-01-22.
  3. ↑ "Menghidupkan kembali batik tanah liek". Diarsipkan dari asli tanggal 7 Januari 2010.
  4. ↑ "Simbol Minangkabau Jadi Motif Batik". Kompas.com. Diakses tanggal 29 November 2024.
  5. 1 2 "Batik Tanah Liat Minang Nan Memikat". Diarsipkan dari asli tanggal 13 Desember 2014.
  6. ↑ "Keindahan Batik Minangkabau Nan Langka". Pemainanminang.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-06-10. Diakses tanggal 2010-03-14.

Pranala luar

  • SItus resmi Batik Tanah Liek Wirda Hanim
  • l
  • b
  • s
Pakaian
Baju atau
atasan
  • Atasan pendek
  • Blus
  • Kemeja
  • Guayabera
  • Guernsey
  • Halterneck
  • Hoodie
  • Jersey
  • Kaus polo
  • Kaus oblong
  • Kaus tanpa lengan
  • Sweater
  • Sweater tanpa lengan
  • Tanktop
  • Turtleneck
  • Twinset
Celana
  • Bahan
  • Berkuda
  • Bermuda
  • Bersepeda
  • Bondage
  • Cutbray
  • Gombroh
  • Jin
  • Kargo
  • Ketat
  • Lari
  • Overall
  • Palazzo
  • Parasut
  • Pendek
  • Pensil
  • Phat
  • Training
  • Yoga
Rok
  • A-line
  • Balerina
  • Denim
  • Golf
  • Kerja
  • Kulit
  • Mikro
  • Mini
  • Motif
  • Pensil
  • Prairie
  • Pria
  • Rah-rah
  • Sarung
Gaun
  • Gaun bouffant
  • Gaun hitam mini
  • Gaun ketat
  • Gaun koktail
  • Gaun lincir
  • Gaun malam
  • Gaun mantel
  • Gaun motif
  • Gaun pengantin
  • Gaun pesta
  • Gaun putri
  • Gaun renda
  • Gaun resmi
  • Gaun rumah
  • Gaun tidur
  • Jumper
  • Kebaya
  • Pakaian resmi
  • Terusan
  • Sundress
Setelan dan
seragam
  • Busana akademik
  • Busana pesta
  • Dasi putih
  • Dasi hitam
  • Gymslip
  • Jas
  • Jas lab
  • Jumpsuit
  • Kasaya
  • Pakaian jaksa
  • Pakaian lengkap
  • Pakaian pendeta
  • Pantsuit
  • Rompi
  • Scrubs
  • Seragam sekolah
  • Setelan kerja
  • Stroller
  • Tuksedo
Pakaian luar
  • Blazer
  • Cagoule
  • Celemek
  • Chesterfield
  • Gilet
  • Hoodie
  • Jaket
    • Goggle
    • Harrington
    • Kulit
    • Merokok
    • Mess
    • Safari
  • Jas hujan
  • Jas olahraga
  • Jas opera
  • Jas pea
  • Jas trench
  • Jubah
  • Mantel
  • Mantel duffle
  • Mantel guard
  • Overcoat
  • Paletot
  • Poncho
  • Rompi
  • Rompi berkancing
  • Shrug
  • Syal
  • Setelan ski
  • Ulster
  • Windbreaker
Pakaian dalam
(Lingerie)
Atasan
  • Beha
  • Kamisol
  • Kaus dalam
  • Singlet
Bawahan
  • Anak rok
  • Celana dalam pria
    • Celana bokser
  • Celana dalam wanita
  • Popok
Lengkap
  • Bodysuit
  • Pakaian dalam panjang
  • Playsuit
  • Teddy
Alas kaki
  • Hosiery
  • Kaus kaki
  • Sandal
    • Jepit
  • Selop
  • Sepatu
    • Bot
    • Hak
    • Kulit
    • Olahraga
    • Pesta
  • Stoking
Penutup kepala
  • Beret
  • Helm
  • Kap
  • Kerudung
    • Jilbab
    • Hijab
  • Kopiah
  • Sorban
  • Topi
  • Topi bisbol
  • Topi kupluk
  • Tudung
Baju tidur
  • Babydoll
  • Gaun tidur
  • Kaus tidur
  • Negligee
  • Piyama
  • Piyama terusan
Pakaian renang
  • Rash guard
  • Bikini
  • Celana pantai
  • Celana renang
  • Dry suit
  • One-piece
  • Pakaian renang olahraga
  • Popok renang
  • Trunks
  • Wetsuit
Aksesori
  • Bando
  • Bretel
  • Dasi
    • Kupu-kupu
  • Dompet
  • Gaiter
  • Ikat pinggang
  • Jepit rambut
  • Kacamata hitam
  • Kancing aksesori
  • Korset
  • Perhiasan
  • Sarung tangan
  • Selendang
  • Tas tangan
Lihat juga
  • Terminologi pakaian
  • Kostum
  • Aturan berbusana
  • Mode
  • Sejarah pakaian

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Motif
  3. Pewarnaan
  4. Penghargaan dari Unesco
  5. Galeri
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Wirda Hanim

menghidupkan kembali salah satu karya budaya Minangkabau, yaitu Batik Tanah Liek (Batik Tanah Liat), suatu jenis syal atau selendang (pakaian) yang diperkirakan

Tembikar

membentuk tanah liat menjadi suatu objek. Alat tembikar yang paling dasar adalah tangan. Sementara itu, gerabah adalah perkakas yang terbuat dari tanah liat yang

Motif tumbuh-tumbuhan Nusantara

candi, pada benda-benda produk yang terbuat dari tanah liat, kain bersulam, bordir, tenun dan batik, barang-barang yang terbuat dari emas, perak, kuningan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026