Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kricak

Kricak atau batu balas adalah bagian dari badan jalan kereta api tempat penempatan bantalan rel. Ditempatkan di antara, di bawah, dan di sekitar jalur hingga drainase di kanan-kiri rel, balas berfungsi untuk menyalurkan beban kereta api kepada bantalan serta agar tumbuhan tidak tumbuh di badan jalan yang dapat mengganggu struktur jalur kereta api. Di samping itu balas menjaga agar rel tetap berada di tempatnya apabila ada kereta api berjalan di atasnya. Material balas biasanya adalah batu kricak dengan dimensi dan ukuran seragam.

Batu Yang Ditabur Di Rel
Diperbarui 18 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kricak
Batu balas pada rel kereta api.
Batu pemberat pada rel kereta api.

Kricak[1] atau batu balas[2] (bahasa Inggris: ballastcode: en is deprecated ) adalah bagian dari badan jalan kereta api tempat penempatan bantalan rel. Ditempatkan di antara, di bawah, dan di sekitar jalur hingga drainase di kanan-kiri rel, balas berfungsi untuk menyalurkan beban kereta api kepada bantalan serta agar tumbuhan tidak tumbuh di badan jalan yang dapat mengganggu struktur jalur kereta api. Di samping itu balas menjaga agar rel tetap berada di tempatnya apabila ada kereta api berjalan di atasnya. Material balas biasanya adalah batu kricak dengan dimensi dan ukuran seragam.

Bahan baku balas

Umumnya batu dari kuari yang dipecahkan dengan mesin pemecah batu, dengan diameter seragam antara 25 mm sampai dengan 50 mm, dengan sudut-sudut tajam, yang umumnya lebih banyak dipergunakan daripada batu kricak yang bulat. Bahan yang paling baik adalah batu granit.

Konstruksi

Potongan jalur kereta api

Lapisan balas pada dasarnya adalah terusan dari lapisan tanah dasar, dan terletak di daerah yang mengalami konsentrasi tegangan yang terbesar akibat lalu Iintas kereta pada jalan rel, oleh karena itu material pembentuknya harus sangat terpilih. Fungsi utama balas adalah untuk meneruskan dan menyebarkan beban bantalan ke tanah dasar, mengokohkan kedudukan bantalan dan meluluskan air sehingga tidak terjadi penggenangan air di sekitar bantalan dan reI.[3]

Balas yang baik mempunyai kekerasan, tahan gesekan, tidak mudah berubah dimensi, mudah diperoleh, dan tidak mahal. Balas harus memiliki banyak sudut dan tajam. Material balas terdiri dari batu pecah dengan diameter 25 mm sampai dengan 60 mm. Porositas maksimum batu balas 3 persen dengan kekuatan tekan rata-rata 1000 kg/cm2. Kandungan tanah, lumpur, dan bahan organik lainnya maksimal 0,5 persen, serta kandungan minyak maksimum 0,2 persen. Gravitasi spesifik material balas minimal 2,6 dengan keausan balas sesuai tes Los Angeles tidak boleh lebih dari 25 persen.[3][4]

Tebal balas tergantung pada kelas jalan rel yang akan memengaruhi volume lalu lintas kereta api, tekanan gandar maksimal, serta kecepatan kereta api.[4] Pada kereta api konvensional standar tebal balas berkisar antara 25-30 cm, sedangkan kereta api cepat membutuhkan balas dengan ketebalan hingga 50 cm.[3] Jumlah balas yang kurang akan mengakibatkan batu kricak terbenam ke tanah oleh getaran kereta api yang berjalan di atasnya yang juga akan merusak badan jalan rel dan dapat menyebabkan anjlokan. Badan jalan KA biasanya berupa pasir dan batu yang dipadatkan yang akan lebih baik apabila tanah dasarnya dilapisi dengan geotekstil agar tidak bercampur dengan tanah.

Perawatan

Agar menjaga fungsi balas, perlu dilakukan perawatan reguler terhadap balas agar tidak tercampur dengan sirtu atau tanah. Untuk melaksanakan perawatan biasanya digunakan mesin pemecok yang mengangkat bantalan dan memecok batu balas. Bila jumlah batu balas berkurang dari standar yang ditetapkan perlu dilakukan penambahan batu balas untuk menjaga ketinggian jalur sepanjang lintasan.

Lihat pula

  • Bantalan rel
  • Rel
  • Tanah dasar
  • Tubuh baan

Referensi

  1. ↑ "Arti kata kricak". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
  2. ↑ "Arti kata balas". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
  3. 1 2 3 Pemerintah Indonesia (2012). Standar Teknis Jalur Kereta Api. Jakarta: Sekretariat Negara. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. 1 2 Pengantar Jalan Rel dan Jembatan KA. Madiun: Akademi Perkeretaapian Indonesia. 2018. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

  • Ballast Tips
  • Railway Track Ballast Support Diarsipkan 2008-09-28 di Wayback Machine.
  • Review of the Rail Track Substructure
  • l
  • b
  • s
Prasarana perkeretaapian
Jalur rel
  • Bantalan rel
  • Embarang
  • Jari-jari lengkung terkecil
  • Kricak
  • Pelat sambung
  • Penambat rel
  • Penampang rel
  • Peninggian jalan rel
  • Rel
  • Tubuh baan
Struktur jalan rel
  • Corong air
  • Elektrifikasi perkeretaapian
  • Emplasemen
  • Geometri jalan rel
  • Lebar sepur
  • Lebar sepur ganda
  • Listrik aliran atas
  • Pemutar rel
  • Penggeser rel
  • Percabangan
  • Petak balon
  • Petak jalan
  • Rel ketiga
  • Segitiga pembalik
  • Sepur kantong
  • Sepur simpang
  • Wesel
Persinyalan dan keselamatan
  • Batas ruang bebas
  • Batas ruang bangun
  • Penghalang sarana
  • Penganjlok
  • Pengumuman kereta api
  • Perlintasan sebidang
  • Persinyalan kereta api
  • Rel paksa
  • Rumah sinyal
  • Sepur badug
  • Sinyal kereta api
Bangunan
  • Area berbayar
  • Balai yasa
  • Bangunan hikmat
    • Jembatan
    • Terowongan
  • Bangunan stasiun
  • Depo gerbong
  • Depo kereta
  • Depo lokomotif
  • Gudang
  • Los bundar
  • Peron
  • Stasiun kereta api
    • Papan nama
    • Jam
Ikon rintisan

Artikel bertopik perkeretaapian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bahan baku balas
  2. Konstruksi
  3. Perawatan
  4. Lihat pula
  5. Referensi
  6. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026