Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pelat sambung

Pelat sambung adalah pelat logam yang dibaut hingga ujung-ujungnya dengan dua ujung batang rel untuk menyambung dua rel. Istilah fishplate berasal dari kata bahasa Inggris fish, dalam hal ini berarti 'batang kayu dengan penampang melengkung untuk memperkuat tiang kapal'. Ujung atas dan bawahnya diruncingkan agar terikat kuat di antara ujung atas dan bawah rel ketika dibaut. Dalam kereta model, pelat sambung terkadang berupa pelat tembaga atau campuran nikel dengan tembaga yang disisipkan di antara kedua ujung rel.

Wikipedia article
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pelat sambung
Pelat sambung pada rel kereta api.
Pelat sambung pada rel kereta api.

Pelat sambung (bahasa Inggris: [fishplate] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan)) adalah pelat logam yang dibaut hingga ujung-ujungnya dengan dua ujung batang rel untuk menyambung dua rel. Istilah fishplate berasal dari kata bahasa Inggris fish, dalam hal ini berarti 'batang kayu dengan penampang melengkung untuk memperkuat tiang kapal'.[1] Ujung atas dan bawahnya diruncingkan agar terikat kuat di antara ujung atas dan bawah rel ketika dibaut.[2] Dalam kereta model, pelat sambung terkadang berupa pelat tembaga atau campuran nikel dengan tembaga yang disisipkan di antara kedua ujung rel.

Sejarah

Pelat sambung pertama, dipatenkan oleh William Adams dan Robert Richardson pada tahun 1847

Peralatan ini ditemukan oleh William Bridges Adams[3] pada bulan Mei 1842, karena ketidakpuasannya terhadap sambungan miring (scarf joint) dan sistem sambungan lainnya yang dipergunakan[4] pada saat itu. Ia menyatakan bahwa untuk membuat sambungan miring, rel harus dibagi dua menurut ketebalan pada ujung-ujungnya, dan tekanan ada pada bagian yang terbesar.[5] Pertama kalinya dipergunakan pada jalur milik Eastern Counties Railway tahun 1844, tetapi hanya berupa baji di antara rel yang disambung. Adams dan Robert Richardson mematenkan penemuan tersebut tahun 1847,[6] tetapi tahun 1849 James Samuel, insinyur ECR mengembangkan pelat sambung yang dapat dibaut pada rel.[7]

Referensi

  1. ↑ "Fish 2". Oxford English Dictionary (Edisi Second). Oxford, England: Oxford University Press. 1989.
  2. ↑ Morgan, C. D. (1946). "Permanent way". Dalam Pendred, Loughan (ed.). The Engineer's Year-Book for 1946 (Edisi 52). London: Morgan Brothers. hlm. 2015.
  3. ↑ Ransom, P. J. G. (1990). The Victorian Railway and How it Evolved. London: Heinemann. p. 224.
  4. ↑ Ransom, P. J. G. (1990). The Victorian Railway and How it Evolved. London: Heinemann. pp. 224 - 229.
  5. ↑ Manby, Charles (ed.) (1857). "Permanent Way". Minutes of proceedings of the Institution of Civil Engineers. XV1. London: Institution of Civil Engineers: 289.
  6. ↑ Manby (1857: 273)
  7. ↑ Marshall, C.F. Dendy (1963). A history of the Southern Railway Vol.1. London: Ian Allan. hlm. 212.
  • Ellis, C. Hamilton (1958). Twenty Locomotive Men, Ian Allan Ltd, London.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Fishplates.
  • l
  • b
  • s
Prasarana perkeretaapian
Jalur rel
  • Bantalan rel
  • Embarang
  • Jari-jari lengkung terkecil
  • Kricak
  • Pelat sambung
  • Penambat rel
  • Penampang rel
  • Peninggian jalan rel
  • Rel
  • Tubuh baan
Struktur jalan rel
  • Corong air
  • Elektrifikasi perkeretaapian
  • Emplasemen
  • Geometri jalan rel
  • Lebar sepur
  • Lebar sepur ganda
  • Listrik aliran atas
  • Pemutar rel
  • Penggeser rel
  • Percabangan
  • Petak balon
  • Petak jalan
  • Rel ketiga
  • Segitiga pembalik
  • Sepur kantong
  • Sepur simpang
  • Wesel
Persinyalan dan keselamatan
  • Batas ruang bebas
  • Batas ruang bangun
  • Penghalang sarana
  • Penganjlok
  • Pengumuman kereta api
  • Perlintasan sebidang
  • Persinyalan kereta api
  • Rel paksa
  • Rumah sinyal
  • Sepur badug
  • Sinyal kereta api
Bangunan
  • Area berbayar
  • Balai yasa
  • Bangunan hikmat
    • Jembatan
    • Terowongan
  • Bangunan stasiun
  • Depo gerbong
  • Depo kereta
  • Depo lokomotif
  • Gudang
  • Los bundar
  • Peron
  • Stasiun kereta api
    • Papan nama
    • Jam

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Rel

jalan atau landasan yang terbuat dari logam, kayu, atau beton untuk mengarahkan jalannya alat transportasi rel

Konstruksi cakar ayam

jenis kontruksi fondasi

Beton bertulang

terhadap serangan sulfat. Dalam konstruksi pelat baja, stringer bergabung dengan pelat baja paralel. Rakitan pelat dibuat di luar lokasi, dan dilas bersama

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026