Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiCao Yu (Zaman Tiga Kerajaan)
Artikel Wikipedia

Cao Yu (Zaman Tiga Kerajaan)

Cao Yu nama kehormatan Pengzu adalah pangeran negara Cao Wei pada masa Zaman Tiga Negara di Tiongkok. Ia merupakan anak Cao Cao, panglima perang Tiongkok yang terkuat dan menjadi pusat kekuatan pada masa Akhir Dinasti Han dan bapak bangsa Cao Wei. Putranya, Cao Huan, merupakan kaisar kelima dan terakhir sebelum berdirinya Dinasti Jin.

Pangeran Cao Wei (meninggal 278)
Diperbarui 30 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Cao Yu
曹宇
Adipati Yan (燕公)
Masa jabatanFebruary 266–278?
Pangeran Yan (燕王)
Masa jabatan232 – February 266
Kelahiranantara 196 dan 211[1]
Kematian278 (usia antara 67 dan 82)
IstriNyonya Zhang, daughter of Zhang Lu[2]
KeturunanCao Huan
Nama lengkap
Family name: Cao (曹)
Given name: Yu (宇)
Courtesy name: Pengzu (彭祖)
WangsaHouse of Cao
AyahCao Cao
IbuNyonya Huan

Cao Yu (sebelum 217–278) nama kehormatan Pengzu[3] adalah pangeran negara Cao Wei pada masa Zaman Tiga Negara di Tiongkok. Ia merupakan anak Cao Cao, panglima perang Tiongkok yang terkuat dan menjadi pusat kekuatan pada masa Akhir Dinasti Han dan bapak bangsa Cao Wei. Putranya, Cao Huan, merupakan kaisar kelima dan terakhir sebelum berdirinya Dinasti Jin.

Kehidupan

Cao Yu merupakan putra Cao Cao dengan Nyonya Huan. Ia memiliki dua orang kakak kandung – Cao Chong dan Cao Ju (曹據).[4] Ia diangkat menjadi Marquis dari Kepala Distrik (都鄉侯) pada tahun 211 pada masa pemerintahan Kaisar Xian di Dinasti Han Timur. Pada tahun 215, setelah panglima perang Zhang Lu menyerah kepada ayahnya Cao Cao, Cao Cao menikahkan salah satu putri Zhang dengan Cao Yu. Cao Yu kemudian dipromosikan menjadi marquis daerah dengan gelar "Marquis Luyang" (魯陽侯) pada tahun 217.[5]

Pada 221, setelah kakak tirinya Cao Pi mengakhiri Dinasti Han dengan memaksa Kaisar Xian dari Han untuk mundur, Cao Yu menjadi adipati dan kemudian diangkat menjadi Pangeran Xiapi (下邳王) pada tahun depannya. Pada tahun 224, kerajaannya diubah dari Xiapi (下邳; sekarang Pizhou, Jiangsu) menjadi Kabupaten Shanfu (單父縣; sekarang Kabupaten Shan, Shandong).[6]

Kemudian pada 232, pada masa pemerintahan Cao Rui (putra dan penerus Cao Pi), gelar Cao Yu berubah menjadi Pangeran Yan (燕王). Cao Rui pada masa kecilnya sangat dekat dengan pamannya sehingga Cao Rui sangat menyukainya sehingga pada saat Cao Rui naik taktha, Cao Yu diperlakukan sangat baik. Pada tahun 235, Cao Yu dipanggil untuk bertugas di istana kekaisaran Wei. Dia kembali ke Ye (鄴; di Handan sekarang, Hebei) pada tahun 237, tetapi dipanggil kembali ke ibu kota Wei, Luoyang pada musim panas tahun 238. Cao Rui jatuh sakit parah pada musim dingin tahun 238–239 dan dia menunjuk Cao Yu sebagai Panglima Tertinggi (大將軍) dengan harapan bahwa Cao Yu akan membantu penggantinya dalam mengatur negara. Setelah menjabat sebagai Panglima Tertinggi selama beberapa hari, Cao Yu berniat mengundurkan diri. Di saat yang sama, Cao Rui juga berubah pikiran jadi dia melepaskan Cao Yu dari tugasnya. Cao Yu kembali ke Ye pada musim panas tahun 239 setelah kematian Cao Rui.[7]

Pada tahun 260, setelah penguasa Wei keempat Cao Mao terbunuh dalam kudeta yang gagal terhadap wali penguasa Sima Zhao, putra Cao Yu, Cao Huan, Adipati Distrik Changdao (常道鄉公), terpilih menjadi kaisar baru dan dia naik takhta tak lama setelah kematian Cao Mao. Cao Yu tetap menjadi Pangeran Yan ketika putranya menjadi kaisar nominal di bawah kendali Sima Zhao. Jumlah rumah tangga kena pajak di kerajaannya meningkat sepanjang masa pemerintahan Cao Rui, Cao Fang, Cao Mao dan Cao Huan hingga mencapai 5.500. Pada tanggal 4 Februari 266, putra Sima Zhao, Sima Yan, memaksa Cao Huan untuk turun tahta demi kepentingannya, mengakhiri negara Cao Wei dan mendirikan Dinasti Jin. Sima Yan menjadi kaisar dan dia memberikan Cao Huan gelar "Pangeran Chenliu" (陳留王). Status Cao Yu diturunkan dari seorang pangeran menjadi seorang adipati, sehingga ia dikenal sebagai "Adipati Yan" (燕公); dia meninggal pada tahun 278.[8]

Keluarga

Istri dan selir:

  • Nyonya dari klan Zhang (張氏code: zh is deprecated )
    • Kemungkinan Cao Huan, Kaisar Yuan (元皇帝 曹奐code: zh is deprecated ; 246–302)[9]

Referensi

  1. ↑ Cao Yu's full brother Cao Chong was born in 196.
  2. ↑ Sanguozhi, vol.08 (biography of Zhang Lu)
  3. ↑ (燕王宇字彭祖。) Sanguozhi vol. 20.
  4. ↑ (武皇帝二十五男: ... 環夫人生鄧哀王沖、彭城王據、燕王宇, ...) Sanguozhi vol. 20.
  5. ↑ (建安十六年,封都鄉侯。二十二年,改封魯陽侯。) Sanguozhi vol. 20.
  6. ↑ (黃初二年,進爵為公。三年,為下邳王。五年,改封單父縣。) Sanguozhi vol. 20.
  7. ↑ (太和六年,改封燕王。明帝少與宇同止,常愛異之。及即位,寵賜與諸王殊。青龍三年,徵入朝。景初元年,還鄴。二年夏,復徵詣京都。冬十二月,明帝疾篤,拜宇為大將軍,屬以後事。受署四日,宇深固讓;帝意亦變,遂免宇官。三年夏,還鄴。) Sanguozhi vol. 20.
  8. ↑ ([咸寧]四年,陳留國上,燕公是王之父,王出奉明帝祀,今於王為從祖父。有司奏:“应服周,不以亲疏尊卑为降。”诏曰:“王奉魏氏,所承者重,不得服其私亲。”) Tongdian vol. 93.
  9. ↑ Cao Huan was born about 30 years after Cao Yu's marriage to Lady Zhang. Thus, it is unlikely that Lady Zhang was Huan's mother.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan
  2. Keluarga
  3. Referensi

Artikel Terkait

Cao Cao

Panglima perang Tiongkok (155-220)

Pemberontakan Delapan Pangeran

Kaisar Hui berpindah tangan beberapa kali kepada enam pangeran yang tersisa. Selama periode Cao Wei, keluarga kerajaan diberikan gelar kehormatan yang dianugerah

Sima Yi

Jenderal, politikus dan wali penguasa Tiongkok (179-251)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026