Neo-Latin adalah gaya Latin tertulis yang digunakan pada parya ilmiah, akademik dan literatur orisinal, pertamakali digunakan di Italia pada abad ke-15 dan ke-15, lalu di seluruh penjuru eropa pada 1500 Masehi, sebagai sebuah ciri utama dari gerakan humanis.Melalui perbandingan dengan Latin pada periode klasik, sarjana dari Petrarca hingga setelahnya mempromosikan sebuah standar Latin yang lebih mirip dengan standar Romawi Kuno, terkhususnya pada bagian tata bahasa, gaya penulisan dan pengejaan. Istilah Neo-Latin baru digunakan jauh setelah promosi ini, barangkai di Jerman pada akhir abad ke-18 sebagai Neulatein, yang nantinya menyebar ke Perancis dan bahasa lainnya pada abad ke-19.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Bahasa Neo-Latin
Neolatinacode: la is deprecated | |||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
edisi pertama dari Systema Naturae, yakni Linnaeus, merupakan salah satu teks Neo-Latin paling terkenal | |||||||||||
| Wilayah | Dunia Barat | ||||||||||
| Era | Dari masa Petrarca dan Latin Renaisans pada abad ke-14, puncaknya pada 1500–1700; penggunaan masa kini sebagai Latin Kontemporer | ||||||||||
| |||||||||||
| Alfabet latin | |||||||||||
| Kode bahasa | |||||||||||
| ISO 639-1 | la | ||||||||||
| ISO 639-2 | lat | ||||||||||
| ISO 639-3 | lat | ||||||||||
| |||||||||||
|
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode. Untuk pengenalan mengenai simbol IPA, lihat Bantuan:IPA.
| |||||||||||
Neo-Latin[3][4][5] (terkadang disebut dengan Latin Baru[6][a] atau Latin Moderen)[7] adalah gaya Latin tertulis yang digunakan pada parya ilmiah, akademik dan literatur orisinal, pertamakali digunakan di Italia pada abad ke-15 dan ke-15 (pada suatu era yang dikenal sebagai Renaisans Italia), lalu di seluruh penjuru eropa pada 1500 Masehi, sebagai sebuah ciri utama dari gerakan humanis.[8]Melalui perbandingan dengan Latin pada periode klasik, sarjana dari Petrarca hingga setelahnya mempromosikan sebuah standar Latin yang lebih mirip dengan standar Romawi Kuno, terkhususnya pada bagian tata bahasa, gaya penulisan dan pengejaan. Istilah Neo-Latin baru digunakan jauh setelah promosi ini, barangkai di Jerman pada akhir abad ke-18 sebagai Neulatein, yang nantinya menyebar ke Perancis dan bahasa lainnya pada abad ke-19.[9]