Agus Suhartono adalah mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia yang menjabat sejak 28 September 2010 hingga 30 Agustus 2013. Jabatannya sebagai orang nomor satu di TNI kemudian dialihkan kepada Jenderal TNI Moeldoko. Laksamana Agus juga merupakan Panglima TNI kedua yang berasal dari matra Angkatan Laut RI setelah Laksamana TNI Widodo Adi Sudjipto.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Agus Suhartono | |
|---|---|
![]() Potret Resmi | |
| Panglima Tentara Nasional Indonesia Ke-17 | |
| Masa jabatan 28 September 2010 – 30 Agustus 2013 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Wakil Presiden | Boediono |
| Kepala Staf TNI Angkatan Laut Ke-22 | |
| Masa jabatan 13 November 2009 – 28 September 2010 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Wakil Presiden | Boediono |
| Wakil | Moekhlas Sidik |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 25 Agustus 1955 Blitar, Jawa Timur, Indonesia |
| Suami/istri | Tety Agus Suhartono |
| Almamater | Akabri bagian Laut (1978) |
| Pekerjaan | TNI |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1978–2013 |
| Pangkat | |
| NRP | 7608/P[1] |
| Satuan | Korps Pelaut |
Agus Suhartono (lahir 25 Agustus 1955) adalah mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia yang menjabat sejak 28 September 2010 hingga 30 Agustus 2013. Jabatannya sebagai orang nomor satu di TNI kemudian dialihkan kepada Jenderal TNI Moeldoko. Laksamana Agus juga merupakan Panglima TNI kedua yang berasal dari matra Angkatan Laut RI setelah Laksamana TNI Widodo Adi Sudjipto.
Agus Suhartono menempuh pendidikan menengah di SMP Negeri 1 Blitar dan SMA Negeri 1 Blitar. Ia menamatkan pendidikan militernya di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri bagian Laut) pada tahun 1978.[2] Selain itu, ia menyelesaikan pendidikan Sekolah Staf dan Komando TNI AL tahun 1994, Sesko TNI tahun 1999, dan Lembaga Ketahanan Nasional pada tahun 2003.[3]
Ia pernah menjabat sebagai Komandan Gugus Tempur Laut Koarmatim dan Asisten Operasi KSAL. Sebelum diangkat menjadi KSAL, ia menjabat sebagai Irjen Departemen Pertahanan.[4] Laksamana Agus diajukan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sebagai calon tunggal Panglima TNI. Pada 27 September 2010, ia lolos uji kelayakan oleh DPR dan diangkat menjadi Panglima TNI.[5]
Selain itu juga, ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
| Brevet Kehormatan | |
|---|---|
| Brevet Trimedia Intai Amfibi Korps Marinir | |
| Brevet Komando Kopassus (2011)[25] | |
| Wing Penerbang TNI AU Kelas I | |
| Brevet Komando Kopasgat | |
| Jabatan militer | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Djoko Santoso |
Panglima Tentara Nasional Indonesia 28 September 2010 – 30 Agustus 2013 |
Diteruskan oleh: Moeldoko |
| Didahului oleh: Tedjo Edhy Purdijatno |
Kepala Staf TNI Angkatan Laut 13 November 2009 – 28 September 2010 |
Diteruskan oleh: Soeparno |