Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kepercayaan tradisional Tionghoa

Kepercayaan tradisional Tionghoa adalah tradisi agama rakyat yang dipercayai oleh kebanyakan bangsa Tionghoa dari suku Han. Kepercayaan ini mencakup pemujaan terhadap shen ('roh') dan leluhur, serta pemujaan yang ditujukan kepada para dewa dan dewi, yang dapat berupa dewa tempat atau fenomena alam, perilaku manusia, atau nenek moyang silsilah keluarga. Kepercayaan ini tidak mempunyai kitab suci resmi dan sering merupakan sinkretisme antara beberapa kepercayaan atau filsafat seperti Konfusianisme, Taoisme, dan Buddhisme yang bertahan hingga sekarang. Kepercayaan tradisional Tionghoa ini juga mengutamakan lokalisme seperti dapat dilihat pada penghormatan pada datuk di kalangan Tionghoa di Sumatra sebagai pengaruh dari kebudayaan Melayu.

Tradisi kepercayaan masyarakat Tionghua
Diperbarui 20 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Bagian dari seri tentang
Kepercayaan tradisional Tionghoa
华人民间信仰
Penyesuaian gaya dari grafem 禄 lù atau 子 zi, masing-masing berarti "kemakmuran", "memajukan", "kesejahteraan" dan "anak", "keturunan". 字 zì, berarti "kata" dan "simbol", adalah kata yang asalnya sama dari 子 zi dan menggambarkan seorang "anak" yang dinaungi di bawah sebuah "atap". Simbol ini pada akhirnya merupakan representasi kutub langit utara (Běijí 北极) dan konstelasi berputarnya, dan oleh karenanya setara dengan simbol Eurasia swastika, 卍 wàn.
Konsep
  • Tàidì 太帝
  • Tiān 天
  • Shàngdì 上帝
  • Qì 气
  • Shén 神
  • Líng 灵
  • Xiǎnlíng 显灵
  • Yīnyáng 阴阳
  • Hundun
  • Mìngyùn 命运
  • Yuánfèn 缘分
  • Bàoyìng 报应
  • Wù 悟
  • Lóng 龙
  • Fènghuáng 凤凰
Teori
  • Teologi Tionghoa
  • Mitologi Tionghoa
  • Astrologi Tionghoa
  • Shio Tionghoa
  • Mitos penciptaan Tionghoa
  • Konsep dunia spiritual Tionghoa

Model kemanusiaan:

  • Xiān 仙
  • Zhēnrén 真人
  • Wénwǔ 文武
Dewa-Dewi
  • Kaisar Giok 玉帝
  • Xīwángmǔ 西王母
    • Wúshēng Lǎomǔ 無生老母
  • Dòumǔ 斗母
  • Pángǔ 盘古
  • Fúxī 伏羲
  • Nǚwā 女娲
  • Shénnóng 神农
  • Lóngwáng 龙王
  • Yánluówán 阎罗王
  • Kaisar Kuning 黃帝
  • Kwan Im 觀音
  • Guānyǔ 關羽
  • Dewa Kekayaan 财神
  • Dewa Bumi 土地公
  • Delapan Dewa 八仙
  • Jìgōng 濟公
  • Bǎoshēng Dàdì 保生大帝
  • Māzǔ 妈祖
  • Dewa-dewi Taoisme
Praktik
  • Fēnxiāng 分香
  • Jìngxiāng 敬香
  • Jìngzǔ 敬祖
  • Fēngshuǐ 风水
  • Miàohuì 庙会
  • Shamanisme Wū 巫
  • Jītóng 乩童
  • Bǎojuàn 宝卷
Institusi dan kuil
  • Xínghǎode 行好的
  • Zōngzú Shèhuì 宗族社会
  • Kelenteng 廟
  • Cítáng 祠堂
  • Asosiasi Kuil Rakyat Tionghoa
    中国民间寺庙文化管理协会
Festival
  • Tahun Baru Imlek
  • Qīngmíng 清明
  • Zhōngyuán 中元
    • Yúlánpén 盂蘭盆
  • Zhōngqiū 中秋
  • Jiǔhuángyé 九皇爷
  • Qīxī 七夕
  • Duānwǔ 端午
Budaya dan tradisi
Wujud budaya:
  • Kepercayaan pemujaan leluhur
  • Pemujaan komunal pada Dewa
  • Shíliáo 食疗
  • Fēngshuǐ 风水
  • Pemujaan Dewi Ibu 母道
  • Kepercayaan Tiongkok Timur Laut
  • Pengobatan tradisional 中医
  • Qìgōng 气功

Tradisi ritual:

  • Fǎjiào 法教
  • Jītóng 乩童
  • Nuó 傩
  • Wūjiào 巫教

Tradisi bakti:

  • Mazuisme 妈祖信俗
  • Pemujaan Wángyé 王爷
Pemikiran utama
  • Konghucu 儒教
    • Lǐjiào 礼教
  • Neo-Konfusianisme 理学
  • Taoisme 道教
  • Tridharma 三教
  • Aliran pemikiran lainnya

Sekte dan majelis Konghucu:

  • Kǒngshènghuì 孔圣会
  • Majelis Konghucu Indonesia
  • Dàodéhuì 道德会
  • Rúzōng shénjiào 儒宗神教
  • Xuānyuándào 軒轅道
  • Tàigǔ 太谷
Agama keselamatan
Zhenkong, "Kekosongan Kebenaran".
Zhenkong, "Kekosongan Kebenaran".
  • Maitreyanisme 弥勒教
  • Seroja Putih 白蓮教
  • Bāguà dào 八卦道
  • Hóngyáng jiào 弘陽教
  • Luójiào 罗教
    • Zhāijiāo 斋教
    • Xiāntiāndào 先天道
    • Yīguàndào 一贯道
    • Mílè Dàdào 弥勒大道
  • Déjiào 德教
  • Jiǔgōngdào 九宫道
  • Tiāndì huì 天地會
  • Tiāndìjiào 天帝教
  • Luanisme 儒宗神教
  • Sānyījiào 三一教
  • Wéixīnjiào 唯心教
  • Zàilǐjiào 在理教
Kepercayaan terkait
  • Běnzhǔjiào 本主教
  • Bìmójiào 毕摩教
  • Bon
  • Buddhisme Han 汉传佛教
  • Dōngbā 东巴
  • Kepercayaan tradisional Miao
  • Kepercayaan tradisional Vietnam
  • Kepercayaan tradisional Qiang
  • Kepercayaan tradisional Yao
  • Kepercayaan tradisional Zhuang
  •  Portal Agama
  • l
  • b
  • s

Kepercayaan tradisional Tionghoa (Hanzi: 中國民間信仰; Pinyin: Zhōngguó mínjiān xìnyǎng) adalah tradisi agama rakyat yang dipercayai oleh kebanyakan bangsa Tionghoa dari suku Han. Kepercayaan ini mencakup pemujaan terhadap shen ('roh') dan leluhur,[1] serta pemujaan yang ditujukan kepada para dewa dan dewi, yang dapat berupa dewa tempat atau fenomena alam, perilaku manusia, atau nenek moyang silsilah keluarga. Kepercayaan ini tidak mempunyai kitab suci resmi dan sering merupakan sinkretisme antara beberapa kepercayaan atau filsafat seperti Konfusianisme, Taoisme, dan Buddhisme yang bertahan hingga sekarang.[2] Kepercayaan tradisional Tionghoa ini juga mengutamakan lokalisme seperti dapat dilihat pada penghormatan pada datuk di kalangan Tionghoa di Sumatra sebagai pengaruh dari kebudayaan Melayu.

Penghormatan

Secara umum, kepercayaan tradisional Tionghoa mementingkan ritual penghormatan yaitu:

Penghormatan leluhur

Artikel utama: Penghormatan leluhur dalam budaya Tionghoa

Penghormatan leluhur adalah penghormatan kepada nenek moyang yang merupakan intisari dalam kepercayaan tradisional Tionghoa. Ini dikarenakan pengaruh ajaran Konfusianisme yang mengutamakan bakti kepada orang tua termasuk leluhur jauh.

Penghormatan dewa-dewi

Penghormatan dewa-dewi dalam kepercayaan tradisional Tionghoa tak terhitung jumlahnya, ini tergantung kepada popularitas sang dewa atau dewi. Mayoritas dewa atau dewi yang populer adalah dewa-dewi yang merupakan tokoh sejarah, kemudian dikultuskan sepeninggal mereka karena jasa yang besar bagi masyarakat Tionghoa pada zaman mereka hidup.

Galeri

  • Kwan Im adalah salah satu dewi dalam agama tradisional Tionghoa.
    Kwan Im adalah salah satu dewi dalam agama tradisional Tionghoa.
  • Altar Guandi di klenteng Guandi, Jinan, Shandong.
    Altar Guandi di klenteng Guandi, Jinan, Shandong.
  • Altar Tudi Gong di sebuah klenteng di Quanzhou, Fujian.
    Altar Tudi Gong di sebuah klenteng di Quanzhou, Fujian.
  • Altar lima dewa di sebuah klenteng di Haikou, Hainan.
    Altar lima dewa di sebuah klenteng di Haikou, Hainan.

Daftar Pustaka

  • Teiser, Stephen Fy (1995), ""Popular Religion". . doi:10.2307/2058743. JSTOR 2058743. S2CID 156063450.", Journal of Asian Studies, 54 (2): 378–395, doi:10.2307/2058743, JSTOR 2058743
  • Overmyer, Daniel L. (1986), Religions of China: The World as a Living System, New York: Harper & Row, ISBN 9781478609896

Referensi

  1. ↑ Teiser 1995, hlm. 378.
  2. ↑ Overmyer 1986, hlm. 51.

Pranala luar

  • (Indonesia) Ajaran dan filsafat Taoisme Diarsipkan 2007-04-01 di Wayback Machine.
  • (Indonesia) Direktori klenteng Diarsipkan 2007-02-20 di Wayback Machine.
  • (Indonesia) Budaya, sejarah, dan tradisi Tionghoa
  • (Indonesia) Budaya Tionghoa Diarsipkan 2010-12-29 di Wayback Machine.
  • (Indonesia) Seputar tradisi dan budaya Tionghoa
  • (Indonesia) Asal-usul adanya Sam Seng dan persembahan kepada dewa-dewi Diarsipkan 2007-06-28 di Wayback Machine.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penghormatan
  2. Penghormatan leluhur
  3. Penghormatan dewa-dewi
  4. Galeri
  5. Daftar Pustaka
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Dewa-dewi Tionghoa

Dewa dan Dewi Tionghua mengacu pada berbagai makhluk supranatural yang dipuja, dihormati, atau dikenal dalam kepercayaan tradisional Tiongkok, termasuk

Wusheng Laomu

Dewi dalam kepercayaan tradisional Tiongkok

Mile Dadao

agama yang didirikan oleh Wang Hao-te di Taiwan, yang berhubungan dengan Yiguandao

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026