Meriam 4,7 cm KPÚV vz. 38 (bahasa Ceko: kanón proti útočné vozbě vzor 38code: cs is deprecated ) adalah sebuah meriam antitank yang diproduksi oleh Škoda Works dan digunakan selama Perang Dunia II. Semula dirancang untuk Angkatan Darat Cekoslowakia, beberapa juga dijual pada Yugoslavia. Sejumlah meriam ini diambil alih oleh Jerman saat pendudukan Cekoslowakia pada 1939 dan dinamakan 4,7 cm PaK (t) atau PaK 38(t). Jerman melanjutkan produksinya dan memasang PaK 38(t) pada sasis Panzerkampfwagen I menjadi penghancur tank Panzerjäger I. Upaya serupa untuk memasangnya pada sasis tank Renault R-35 yang direbut Jerman ternyata kurang berhasil.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| 4,7 cm KPÚV vz. 38 | |
|---|---|
Di Museum Artileri Angkatan Darat Amerika Serikat | |
| Jenis | Meriam antitank |
| Negara asal | Cekoslowakia |
| Sejarah pemakaian | |
| Digunakan oleh | Cekoslowakia Nazi Jerman Kerajaan Yugoslavia Rumania |
| Pada perang | Perang Dunia II |
| Sejarah produksi | |
| Tahun | 1936 |
| Produsen | Škoda Works |
| Diproduksi | 1939–1940 |
| Spesifikasi | |
| Berat | 590 kg (1.300 lbs) |
| Panjang laras | 2,04 m (6 ft 8 in) L/43 |
| Diameter | 4,7 cm |
| Awak | ? |
| Selongsong peluru | Fixed QF 47×405 mm. R |
| Berat Selongsong peluru | 1,6 kg (3 pon 8 oz)[1] |
| Kaliber | 47 mm (1,85 in) |
| Rangka pembawa | Kaki belah |
| Elevasi | -8° hingga +26° |
| Sudut putar | 50° |
| Kecepatan peluru | 775 m/s (2,542 ft/s) |
| Jarak jangkauan | 4.000 m (4,375 yds) |
Meriam 4,7 cm KPÚV vz. 38 (bahasa Ceko: kanón proti útočné vozbě vzor 38code: cs is deprecated ) adalah sebuah meriam antitank yang diproduksi oleh Škoda Works dan digunakan selama Perang Dunia II. Semula dirancang untuk Angkatan Darat Cekoslowakia, beberapa juga dijual pada Yugoslavia. Sejumlah meriam ini diambil alih oleh Jerman saat pendudukan Cekoslowakia pada 1939 dan dinamakan 4,7 cm PaK (t) atau PaK 38(t). Jerman melanjutkan produksinya dan memasang PaK 38(t) pada sasis Panzerkampfwagen I menjadi penghancur tank Panzerjäger I. Upaya serupa untuk memasangnya pada sasis tank Renault R-35 yang direbut Jerman ternyata kurang berhasil.[2]
Laras meriam ini memiliki fitur unik, yaitu dapat diputar 180° sehingga larasnya dapat diletakkan di atas kaki tarik untuk pemindahan dan bagian luar dari kaki tarik juga dapat dilipat ke dalam untuk mengurangi ukuran meriam. Meriam ini memiliki perisai yang kecil dan roda kayu. Meskipun tampak cukup lawas, kinerjanya justru lebih baik dari desain serupa pada jamannya dan dilengkapi dengan peluru Penembus perisai dan HE untuk bantuan infanteri.
| Tabel penetrasi perisai[3] | |
| Jarak | Sudut tumbuk 30° |
| 100 m (110 yd) | 87 mm (3,4 in) |
| 500 m (550 yd) | 69 mm (2,7 in) |
| 1.000 m (1.100 yd) | 52 mm (2,0 in) |
| 1.500 m (1.600 yd) | 39 mm (1,5 in) |