Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Senjata anti-tank

Senjata antitank adalah sebuah jenis artileri yang dirancang untuk menghancurkan kendaraan-kendaraan tempur bersenjata, biasanya dari posisi pertahanan statis. Pengembangan munisi antitank khusus dan senjata antitank ditunjang oleh penampilan tank pada Perang Dunia I.

artileri untuk melawan kendaraan lapis baja
Diperbarui 16 Juni 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Senjata anti-tank
DEFA D921/GT-2 90 mm rancangan Prancis.

Senjata antitank adalah sebuah jenis artileri yang dirancang untuk menghancurkan kendaraan-kendaraan tempur bersenjata, biasanya dari posisi pertahanan statis.[1] Pengembangan munisi antitank khusus dan senjata antitank ditunjang oleh penampilan tank pada Perang Dunia I.[2]

Lihat pula

  • Daftar senjata anti-tank
  • Peperangan anti-tank

Referensi

  1. ↑ OXFORD Advanced Lerner's DICTIONARY opf Current English, NEW EDITION, Cornelsen & OXFORD, A S Hornby, 5th edition, page 42.
  2. ↑ Norris, John (1997). Brassey's Modern Military Equipment: Anti-tank weapons. London: Brasseys UK Ltd. hlm. 7–21. ISBN 978-1857531770.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Senjata anti-tank.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi

Artikel Terkait

Kendaraan tempur lapis baja

Kendaraan tempur lapis baja (bahasa Inggris: armoured fighting vehicle, AFV) adalah kendaraan militer yang memiliki lapisan pelindung serta dipersenjatai

Pengangkut personel lapis baja

Pengangkut personel lapis baja (bahasa Inggris: Armoured personnel carrier atau APC) adalah kendaraan tempur lapis baja yang dibuat untuk mentransportasikan

Artileri swagerak

artileri yang terpasang pada kendaraan untuk mobilitas dan perlindungan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026