2 Tesalonika 2 adalah bagian dari Surat Paulus yang Kedua kepada Jemaat di Tesalonika dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen. Digubah oleh rasul Paulus, Silwanus dan Timotius.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| 2 Tesalonika 2 | |
|---|---|
Potongan surat 1 Tesalonika 5:8-10 pada Papirus 30, yang ditulis sekitar abad ke-3 M. | |
| Kitab | Surat 2 Tesalonika |
| Kategori | Surat-surat Paulus |
| Bagian Alkitab Kristen | Perjanjian Baru |
| Urutan dalam Kitab Kristen | 14 |
2 Tesalonika 2 (disingkat 2Tes 2) adalah bagian dari Surat Paulus yang Kedua kepada Jemaat di Tesalonika dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen.[1][2] Digubah oleh rasul Paulus, Silwanus dan Timotius.[3]
Pembagian isi pasal:
Dalam suratnya yang pertama kepada jemaat Tesalonika, Paulus menyakinkan semua orang percaya sejati bahwa mereka akan terangkat untuk bertemu Tuhan di udara dan dengan demikian akan bersama dengan Tuhan mereka untuk selama-lamanya (1 Tesalonika 4:13–18). Peristiwa ini akan membebaskan mereka dari murka Allah yang akan datang (1 Tesalonika 1:10; 5:9–10). Akan tetapi, sekarang guru-guru palsu mengajarkan bahwa hari Tuhan sudah mulai dan murka Allah yang terakhir sedang dicurahkan ke atas dunia. Jemaat Tesalonika ketakutan karena apa yang diberitakan para guru palsu itu mengenai hari Tuhan. Paulus mengatakan bahwa mereka tak perlu kuatir, karena hari murka Allah belum tiba. Dua hal akan menandakan tibanya: