Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Manusia durhaka

Manusia durhaka adalah sebuah figur yang disebutkan dalam Surat Paulus yang Kedua kepada Jemaat di Tesalonika dari Perjanjian Baru. Ia biasanya disamakan dengan Antikristus dalam eskatologi Kristen.

Wikipedia article
Diperbarui 12 Juli 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Eskatologi Kristen
Pandangan eskatologi
Berbagai kepercayaan
  • Preterisme
  • Idealisme
  • Historisisme
  • Futurisme
Milennium
  • Amilenialisme
  • Postmilenialisme
  • Premilenialisme
    • Pengangkatan sebelum murka
    • Pengangkatan setelah penganiayaan
    • Dispensasionalisme
Teks Alkitab
  • Injil sinoptik
    • Kotbah di atas Bukit Zaitun
    • Domba dan Kambing
  • Kitab Daniel
    • Nubuat 70 x 7 masa
  • Wahyu kepada Yohanes
    • Peristiwa dalam Kitab Wahyu
  • 2 Esdras (Apokrif)
Istilah
  • Anak kebinasaan
  • Antikristus
  • Armagedon
  • Binatang buas
  • Dua saksi
  • Dunia yang akan datang
  • Empat Penunggang Kuda dalam Kitab Wahyu
  • Katekhon
  • Kebangkitan orang mati
  • Kedatangan kedua Yesus Kristus
  • Kekejian yang membinasakan
  • Kerajaan Allah
  • Lautan api
  • Manusia durhaka
  • Pelacur besar
  • Pengadilan terakhir
  • Pengangkatan
  • Penganiayaan besar
  • Perang di sorga
  • Tujuh cawan
  • Tujuh meterai
  • Yerusalem baru
Portal:Kristen
  • l
  • b
  • s

Manusia durhaka (bahasa Yunani: ὁ ἄνθρωπος τῆς ἀνομίαςcode: el is deprecated , ho anthrōpos tēs anomias; disebut juga sebagai "manusia berdosa") adalah sebuah figur yang disebutkan dalam Surat Paulus yang Kedua kepada Jemaat di Tesalonika dari Perjanjian Baru. Ia biasanya disamakan dengan Antikristus dalam eskatologi Kristen.

Penjelasan Alkitab

Dalam 2 Tesalonika 2:3–10, "manusia pendosa" dideskripsikan sebagai orang yang akan berwahyu sebelum Hari Tuhan tiba. Kodeks Sinaiticus dan Kodeks Vaticanus memakai kata "manusia durhaka" dan Bruce M. Metzger menyatakan bahwa ini merupakan pemakaian istilah yang sebenarnya meskipun sebagian besar manuskrip memakai kata "manusia pendosa".[1]

Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah. Tidakkah kamu ingat, bahwa hal itu telah kerapkali kukatakan kepadamu, ketika aku masih bersama-sama dengan kamu? Dan sekarang kamu tahu apa yang menahan dia, sehingga ia baru akan menyatakan diri pada waktu yang telah ditentukan baginya. Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan, pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali. Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.[2]

Referensi

  1. ↑ Bruce M. Metzger, A Textual Commentary on the Greek New Testament (Deutsche Bibelgesellschaft: Stuttgart 1994).
  2. ↑ New International Version
Ikon rintisan

Artikel bertopik Kristen ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penjelasan Alkitab
  2. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026