Jakarta Aktual – 20 Juli 2026 | Tak disangka! Ternyata Lionel Messi pernah mandikan Lamine Yamal yang kini jadi rival di final Piala Dunia. Sebuah foto lama yang memperlihatkan Lionel Messi memandikan bayi Lamine Yamal kembali menjadi perbincangan hangat menjelang final Piala Dunia 2026. Namun, setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 dan merebut gelar juara dunia, muncul satu foto baru yang dinilai memiliki makna jauh lebih dalam: pelukan antara Messi dan Yamal di akhir pertandingan.
Bagi banyak pecinta sepak bola, gambar tersebut bukan sekadar memperlihatkan rasa saling menghormati antara dua pemain hebat. Foto itu dipandang sebagai simbol berakhirnya satu era dan dimulainya era baru di panggung sepak bola dunia. Sembilan belas tahun sebelumnya, tepatnya pada 31 Oktober 2007, Messi yang saat itu masih remaja mengikuti sesi pemotretan untuk kalender amal harian olahraga Spanyol, Sport.
Dalam salah satu foto, pemain Argentina itu terlihat memandikan seorang bayi bernama Lamine Yamal yang saat itu bahkan belum berusia satu tahun. Tak ada yang menyangka bayi tersebut kelak tumbuh menjadi salah satu talenta paling bersinar di dunia sepak bola, bahkan menjadi sosok yang membantu Spanyol merebut gelar Piala Dunia dengan mengalahkan Argentina yang dipimpin Messi.
Tak disangka! Ternyata Lionel Messi pernah mandikan Lamine Yamal yang kini jadi rival di final Piala Dunia. Oriol Canals, yang ketika itu bekerja di departemen pemasaran Sport, mengaku tak pernah membayangkan foto tersebut akan menjadi bagian dari sejarah sepak bola.
Tak disangka! Ternyata Lionel Messi pernah mandikan Lamine Yamal yang kini jadi rival di final Piala Dunia. Kini, foto lama itu seolah mendapat kelanjutannya. Jika gambar tahun 2007 memperlihatkan awal pertemuan keduanya, maka pelukan setelah final Piala Dunia 2026 dianggap sebagai simbol estafet generasi dari salah satu pemain terbaik sepanjang masa kepada bintang muda yang digadang-gadang akan mendominasi sepak bola dunia pada masa depan.
Tak disangka! Ternyata Lionel Messi pernah mandikan Lamine Yamal yang kini jadi rival di final Piala Dunia. Messi sendiri kembali membuktikan kualitasnya meski telah berusia 39 tahun. Setelah membawa Argentina menjadi juara dunia pada 2022, ia kembali tampil luar biasa di Amerika Utara dan menjadi motor permainan Albiceleste hingga mencapai partai final.
Penampilannya membuat banyak pihak kembali menempatkannya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, bahkan tidak ragu memberikan penghormatan kepada sang kapten meski timnya gagal mempertahankan gelar.
Tak disangka! Ternyata Lionel Messi pernah mandikan Lamine Yamal yang kini jadi rival di final Piala Dunia. Di sisi lain, Lamine Yamal tampil sebagai wajah baru sepak bola dunia. Pada usia baru 19 tahun, pemain Barcelona tersebut kembali menunjukkan kualitas luar biasa melalui kemampuan menggiring bola, visi bermain, kecepatan mengambil keputusan, serta kaki kiri yang mematikan.
Kesimpulan, Tak disangka! Ternyata Lionel Messi pernah mandikan Lamine Yamal yang kini jadi rival di final Piala Dunia, menjadi simbol pergantian generasi dalam sepak bola dunia. Dari foto memandikan bayi hingga final Piala Dunia, momen Messi dan Lamine Yamal menjadi simbol peralihan era dalam dunia sepak bola.