Jakarta Aktual – 28 Juni 2026 | Gaya eksentrik Marcelo Bielsa: Marah-marah, blak-blakan soal Uruguay, dan pulang [titlebase] kembali menjadi sorotan setelah Uruguay dikalahkan Spanyol dengan skor 0-1 di pertandingan terakhir grup Piala Dunia 2026. Pelatih Uruguay, Marcelo Bielsa, mengaku tak meninggalkan sesuatu yang bernilai bagi Uruguay selama masa kepelatihannya.
Uruguay cuma mencatatkan hasil yang lebih baik dari Arab Saudi saja. Dengan demikian, mereka mengakhiri perjalanan dengan berada di peringkat ketiga Grup H. Namun mereka sama sekali tak punya peluang bersaing mendapatkan peringkat tiga terbaik karena hanya mengimpulkan dua poin saja.
Gaya eksentrik Marcelo Bielsa: Marah-marah, blak-blakan soal Uruguay, dan pulang [titlebase] membuat dirinya kembali menjadi buah bibir saat menjalani sesi wawancara. Ia mengaku tak meninggalkan sesuatu yang bernilai bagi Uruguay selama masa kepelatihannya.
Marcelo Bielsa juga mengaku bahwa tekanan sudah ada ketika Uruguay kalah 5-1 atas Amerika Serikat di laga uji coba. Itu tekanannya luar biasa, bahkan Marcelo Bielsa diminta mundur.
Gaya eksentrik Marcelo Bielsa: Marah-marah, blak-blakan soal Uruguay, dan pulang [titlebase] akan selalu ada kultus-kultus seperti itu. Ia mengaku bahwa ia tak meninggalkan sesuatu yang bernilai bagi Uruguay selama masa kepelatihannya.
Gaya eksentrik Marcelo Bielsa: Marah-marah, blak-blakan soal Uruguay, dan pulang [titlebase] kembali menjadi sorotan setelah Uruguay dikalahkan Spanyol dengan skor 0-1 di pertandingan terakhir grup Piala Dunia 2026.
Kesimpulan dari kekalahan Uruguay adalah bahwa mereka tidak dapat melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gaya eksentrik Marcelo Bielsa: Marah-marah, blak-blakan soal Uruguay, dan pulang [titlebase] membuat dirinya kembali menjadi buah bibir saat menjalani sesi wawancara.