Beranda » Jepang Mulai Bahas Ekspor Kapal Perusak Asagiri ke Indonesia, Termasuk Pelatihan dan Operasi
Posted in

Jepang Mulai Bahas Ekspor Kapal Perusak Asagiri ke Indonesia, Termasuk Pelatihan dan Operasi

Jakarta Aktual – 09 Juni 2026 | Jepang mulai bahas ekspor kapal perusak Asagiri ke Indonesia, termasuk pelatihan dan operasi, sebagai bagian dari upaya memperluas kerja sama pertahanan dengan negara-negara mitra di kawasan Indo-Pasifik. Langkah ini menjadi salah satu contoh konkretnya adalah pertemuan antara Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi dan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin di Tokyo. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk memulai pembahasan teknis di tingkat pejabat untuk mengkaji kemungkinan transfer kapal perusak kelas Asagiri kepada Jakarta.

Kapal perusak kelas Asagiri mulai beroperasi pada 1988 dan mampu membawa helikopter patroli serta dilengkapi dengan sistem persenjataan antikapal selam dan berbagai perangkat tempur lainnya. Dalam rekam jejak operasionalnya, kapal kelas Asagiri pernah dikerahkan untuk misi antipembajakan di perairan Somalia. Salah satu kapal utamanya bahkan baru dipensiunkan pada Maret lalu.

Pembicaraan dengan Indonesia berlangsung ketika Jepang semakin aktif menawarkan peralatan pertahanannya ke negara-negara sahabat. Tokyo menilai kerja sama semacam ini penting untuk memperkuat daya tangkal kawasan di tengah peningkatan aktivitas militer dan klaim maritim Tiongkok. Pada April lalu, Jepang merevisi aturan ekspor peralatan dan teknologi pertahanannya, melonggarkan pembatasan ekspor senjata sehingga memungkinkan pengiriman kapal perusak dan sistem pertahanan lain ke negara yang telah memiliki perjanjian keamanan dengan Tokyo.

Jepang mulai bahas ekspor kapal perusak Asagiri ke Indonesia, termasuk pelatihan dan operasi, sebagai langkah konkret dalam memperkuat kerja sama pertahanan antara kedua negara. Dalam pertemuan Menteri Pertahanan Jepang dan Indonesia, kesepakatan itu dicapai untuk memulai pembahasan teknis di tingkat pejabat. Jepang dan Indonesia telah memiliki perjanjian yang menjadi dasar hukum transfer peralatan pertahanan, sehingga memungkinkan kedua negara melanjutkan pembahasan ke tahap yang lebih teknis.

Jepang mulai bahas ekspor kapal perusak Asagiri ke Indonesia, termasuk pelatihan dan operasi, menunjukkan komitmen Jepang dalam memperluas kerja sama pertahanan dengan negara-negara mitra. Pembahasan mencakup pelatihan personel, kebutuhan pemeliharaan, hingga persyaratan operasional apabila transfer benar-benar direalisasikan. Dengan demikian, Jepang dan Indonesia dapat memperkuat kerja sama pertahanan dan memperluas cakupan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Kesimpulan dari pembahasan tersebut adalah Jepang mulai bahas ekspor kapal perusak Asagiri ke Indonesia, termasuk pelatihan dan operasi, sebagai upaya memperluas kerja sama pertahanan antara kedua negara. Dengan demikian, diharapkan kerja sama pertahanan antara Jepang dan Indonesia dapat semakin diperkuat dan memperluas cakupan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *