Jakarta Aktual – 09 Juni 2026 | Danantara: Telkom akan likuidasi 12–14 anak usaha, tak ada PHK karyawan, proses merger BUMN Karya molor hingga kuartal IV/2026. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa mundurnya tenggat waktu integrasi klaster konstruksi ini disebabkan oleh masih banyaknya proses penataan ulang beban keuangan serta pembenahan internal yang harus diselesaikan pada masing-masing entitas BUMN Karya.
Menurut Dony, proses merger BUMN Karya dipastikan molor dari target awal Juni setelah Danantara Indonesia memutuskan untuk menunda tenggat penyelesaian konsolidasi hingga kuartal IV/2026. Ia menegaskan bahwa Danantara tetap optimistis seluruh agenda pembenahan struktural klaster konstruksi ini dapat dieksekusi dengan baik hingga akhir tahun.
Danantara: Telkom akan likuidasi 12–14 anak usaha, tak ada PHK karyawan, karena proses konsolidasi dan pembenahan data keuangan yang masih berlangsung. Dony Oskaria menjelaskan bahwa laporan keuangan Danantara merupakan hasil konsolidasi dari seluruh laporan keuangan perusahaan pelat merah yang berada di bawah pengelolaannya.
Danantara: Telkom akan likuidasi 12–14 anak usaha, tak ada PHK karyawan, dan proses merger BUMN Karya molor, sehingga laporan keuangan Danantara belum dapat dipublikasikan dalam waktu dekat. Badan pengelola investasi negara itu masih menunggu seluruh badan usaha milik negara (BUMN) menyelesaikan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebelum merampungkan proses pembukuan dan konsolidasi laporan keuangan.
Dony Oskaria menjamin Danantara akan mengedepankan transparansi dan melakukan pembenahan besar-besaran terhadap tata kelola serta pelaporan keuangan seluruh perusahaan pelat merah. Danantara: Telkom akan likuidasi 12–14 anak usaha, tak ada PHK karyawan, karena proses konsolidasi dan pembenahan data keuangan yang masih berlangsung.
Kesimpulan, proses merger BUMN Karya molor hingga kuartal IV/2026, Danantara: Telkom akan likuidasi 12–14 anak usaha, tak ada PHK karyawan, dan laporan keuangan Danantara belum dapat dipublikasikan dalam waktu dekat. Dony Oskaria menegaskan bahwa Danantara tetap optimistis seluruh agenda pembenahan struktural klaster konstruksi ini dapat dieksekusi dengan baik hingga akhir tahun.