Jakarta Aktual – 01 Juli 2026 | Bantahan telak Syahravi soal klaim Fariz RM terkait polemik hak cipta [titlebase] telah menjadi sorotan hangat di dunia hiburan tanah air. Polemik ini bermula ketika Fariz RM melaporkan Syahravi ke polisi atas dugaan pelanggaran hak cipta lagu "Di Antara Kata". Syahravi yang merasa tidak terima atas tuduhan tersebut kemudian memutuskan untuk melaporkan balik Fariz RM dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Syahravi menegaskan bahwa dirinya telah menerima tawaran dari produser musik berinisial SN untuk membawakan lagu "Di Antara Kata" dalam proyek album tribute 45 Tahun Berkarier Fariz RM. Menurutnya, seluruh proses yang dijalaninya, mulai dari rekaman hingga membawakan lagu tersebut, telah diatur dalam kontrak kerja dengan perusahaan milik SN.
Namun, ketika muncul perselisihan antara Fariz RM dan SN, Syahravi mengaku ikut terseret dalam persoalan tersebut hingga menerima somasi. Melalui kuasa hukumnya, Elza Syarief, pihak Syahravi mengaku telah meminta penjelasan kepada SN terkait tanggung jawab atas polemik tersebut. Menurutnya, SN menyatakan akan bertanggung jawab terhadap persoalan yang muncul.
Bantahan telak Syahravi soal klaim Fariz RM terkait polemik hak cipta [titlebase] semakin memanas ketika Fariz RM menyatakan bahwa dirinya tidak merasa khawatir akan laporan balik yang dilayangkan oleh Syahravi. Menurut kuasa hukum Fariz RM, Deolipa Yumara, Fariz RM tidak merasa khawatir karena merasa seluruh pernyataannya didasarkan pada fakta.
Di sisi lain, Syahravi mengaku bahwa dirinya telah melakukan segala sesuatu sesuai dengan kontrak kerja yang telah ditandatangani. Ia juga menegaskan bahwa hak atas master rekaman lagu tersebut berada di bawah perusahaan milik SN. Karena itu, ia mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menarik lagu dari berbagai platform digital secara sepihak.
Bantahan telak Syahravi soal klaim Fariz RM terkait polemik hak cipta [titlebase] ini telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk penggemar dan rekan-rekan di dunia hiburan. Polemik ini diharapkan dapat segera terselesaikan agar tidak merugikan nama baik dan karier kedua belah pihak.
Kesimpulan dari polemik ini adalah bahwa Bantahan telak Syahravi soal klaim Fariz RM terkait polemik hak cipta [titlebase] masih dalam proses penyelesaian. Kedua belah pihak masih saling mengajukan tuduhan dan bantahan, sehingga diperlukan waktu dan upaya untuk menemukan solusi yang adil dan tepat.