Beranda » Keluarga Anak Korban Bullying di Kramat Pulo Tak Mau Berdamai, Tuntut Pelaku Diadili
Posted in

Keluarga Anak Korban Bullying di Kramat Pulo Tak Mau Berdamai, Tuntut Pelaku Diadili

Keluarga Anak Korban Bullying di Kramat Pulo Tak Mau Berdamai, Tuntut Pelaku Diadili
Keluarga Anak Korban Bullying di Kramat Pulo Tak Mau Berdamai, Tuntut Pelaku Diadili

Jakarta Aktual – 14 Juni 2026 | Keluarga anak korban bullying di Kramat Pulo tak mau berdamai dengan pelaku perundungan yang telah menyebabkan anak mereka, MWP (6), mengalami luka fisik dan trauma psikologis. Ayah korban, Bella (29), menegaskan bahwa pihak keluarga menolak upaya damai dari pelaku dan akan tetap mengawal proses hukum terhadap pelaku hingga tuntas.

Kasus perundungan ini terjadi pada Minggu (7/6/2026) malam, saat MWP bermain di Taman Kramat Pulo, Jakarta Pusat. Dua remaja pelaku perundungan menggotong korban mendekat ke sebuah tiang listrik, sehingga korban tersetrum dan tidak sadarkan diri. Kejadian ini direkam oleh CCTV sekitar taman dan telah menjadi perhatian publik.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir aksi perundungan di Jakarta dan akan menindak tegas para pelaku. Pihak kepolisian telah menangkap pelaku dewasa dan sedang melakukan penyidikan terhadap kasus ini.

Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) DKI Jakarta juga telah mendatangi korban dan keluarganya untuk memberikan pendampingan dan memastikan penanganan yang diperlukan. Ketua Komnas PA DKI Jakarta, Cornelia Agatha, menekankan bahwa pemulihan kondisi fisik dan psikologis korban menjadi kebutuhan yang paling diperhatikan.

📖 Baca juga:
Dokter Ratna Setia Asih dituntut 4 tahun 6 bulan penjara, IDI Bangka Belitung beri dukungan moral

Keluarga anak korban bullying di Kramat Pulo tak mau berdamai dengan pelaku karena ingin ada efek jera untuk kedua pelaku dan mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan. Mereka berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat, terutama dalam pengawasan di ruang publik, serta memastikan keadilan ditegakkan bagi korban.

Keluarga anak korban bullying di Kramat Pulo tak mau berdamai dengan pelaku dan akan terus mengawal proses hukum terhadap pelaku. Mereka berharap kasus ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk tidak mentolerir aksi perundungan dan memastikan keadilan bagi korban.

Keluarga anak korban bullying di Kramat Pulo tak mau berdamai dengan pelaku dan akan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan bagi anak mereka. Kasus ini telah menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan anak-anak.

📖 Baca juga:
Vaccinations: Perlindungan Terhadap Penyakit dengan Vaksinasi yang Tepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *