Beranda » Trump Setujui Cairkan Aset Iran Senilai Rp 428,64 Triliun yang Masih Dibekukan, Kesepakatan Perdamaian AS-Iran Mulai Terungkap
Posted in

Trump Setujui Cairkan Aset Iran Senilai Rp 428,64 Triliun yang Masih Dibekukan, Kesepakatan Perdamaian AS-Iran Mulai Terungkap

Trump Setujui Cairkan Aset Iran Senilai Rp 428,64 Triliun yang Masih Dibekukan, Kesepakatan Perdamaian AS-Iran Mulai Terungkap
Trump Setujui Cairkan Aset Iran Senilai Rp 428,64 Triliun yang Masih Dibekukan, Kesepakatan Perdamaian AS-Iran Mulai Terungkap

Jakarta Aktual – 14 Juni 2026 | Trump setujui cairkan aset Iran senilai Rp 428,64 triliun yang masih dibekukan, menurut seorang pejabat senior Iran. Pernyataan itu disampaikan penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, Mohsen Rezaei, dalam sebuah upacara peringatan di Kota Dezful, Iran barat daya.

Rezaei mengklaim bahwa konflik yang baru-baru ini dialami Iran telah meningkatkan posisi negara itu di tingkat global dan memperkuat kemampuan pencegahannya. Ia mengeklaim bahwa kemampuan tersebut telah berkembang hingga membuat Trump, yang ia sebut sebagai "penjudi", kini khawatir untuk bernegosiasi dengan Teheran.

Rezaei juga menuduh kebijakan Amerika Serikat semakin dipengaruhi oleh Israel. Menurut dia, lobi yang dilakukan dalam lingkaran pengambilan keputusan AS telah membuat negara itu pada praktiknya menjadi "koloni" dari rezim Zionis.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa nota kesepahaman yang diusulkan dengan Amerika Serikat akan mengakhiri konflik di seluruh front, termasuk di Lebanon, serta membuka jalan bagi perundingan mengenai pencabutan sanksi.

📖 Baca juga:
NC Officer Fired Over Arrest Setelah Video Menunjukkan Penangkapan yang Kontroversial

Seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan pada Jumat bahwa Washington berharap dapat menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran dalam beberapa hari ke depan. Menurut pejabat tersebut, kesepakatan yang tengah dirundingkan juga diharapkan mengarah pada pembongkaran program nuklir Iran.

Program nuklir Iran selama ini menjadi sumber utama ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel. Washington serta Tel Aviv khawatir aktivitas tersebut dapat mengarah pada pengembangan senjata nuklir, sementara Teheran terus menegaskan bahwa programnya semata-mata untuk tujuan damai.

Berdasarkan informasi yang berkembang, program nuklir Iran akan dibongkar dalam waktu 60 hari setelah perjanjian penghentian perang ditandatangani.

Perdebatan tentang program nuklir Iran telah menjadi isu utama dalam perundingan perdamaian AS-Iran. Amerika Serikat dan Israel khawatir bahwa Iran akan menggunakan program nuklir untuk mengembangkan senjata nuklir.

Sebaliknya, Iran menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, seperti pengembangan energi nuklir.

Kesepakatan perdamaian AS-Iran diharapkan dapat mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Konflik ini telah menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan pada infrastruktur.

Berdasarkan kesepakatan yang telah diusulkan, konflik di seluruh front, termasuk di Lebanon, akan diakhiri. Selain itu, nota kesepahaman juga akan membuka jalan bagi perundingan mengenai pencabutan sanksi.

Perundingan perdamaian AS-Iran masih berlangsung. Namun, berdasarkan informasi yang berkembang, kesepakatan yang telah diusulkan telah mencakup beberapa poin penting, seperti pembongkaran program nuklir Iran dan akhirnya konflik di seluruh front.

📖 Baca juga:
Ratusan Ribu Pelanggan Tanpa Listrik di Amerika Serikat Akibat Badai

Perdebatan tentang program nuklir Iran telah menjadi isu utama dalam perundingan perdamaian AS-Iran. Amerika Serikat dan Israel khawatir bahwa Iran akan menggunakan program nuklir untuk mengembangkan senjata nuklir.

Sebaliknya, Iran menegaskan bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, seperti pengembangan energi nuklir.

Kesepakatan perdamaian AS-Iran diharapkan dapat mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Konflik ini telah menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan pada infrastruktur.

Berdasarkan kesepakatan yang telah diusulkan, konflik di seluruh front, termasuk di Lebanon, akan diakhiri. Selain itu, nota kesepahaman juga akan membuka jalan bagi perundingan mengenai pencabutan sanksi.

Perundingan perdamaian AS-Iran masih berlangsung. Namun, berdasarkan informasi yang berkembang, kesepakatan yang telah diusulkan telah mencakup beberapa poin penting, seperti pembongkaran program nuklir Iran dan akhirnya konflik di seluruh front.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *