Yusra Martunus adalah seorang perupa modern kontemporer Indonesia. Ia bersama empat orang rekannya, yaitu Handiwirman Saputra, Jumaldi Alfi, Rudi Mantofani, dan Yunizar, tergabung dalam Kelompok Seni Rupa Jendela yang lahir dan berbasis di kota Yogyakarta, DIY.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Yusra Martunus | |
|---|---|
| Lahir | 8 Oktober 1973 Padangpanjang, Sumatera Barat |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Almamater | Institut Seni Indonesia, Yogyakarta |
| Pekerjaan | Perupa |
Yusra Martunus (lahir 8 Oktober 1973)[1] adalah seorang perupa modern kontemporer Indonesia.[2] Ia bersama empat orang rekannya, yaitu Handiwirman Saputra, Jumaldi Alfi, Rudi Mantofani, dan Yunizar, tergabung dalam Kelompok Seni Rupa Jendela (KSR Jendela) yang lahir dan berbasis di kota Yogyakarta, DIY.[3]
Yusra menempuh pendidikan menengah di salah satu SMA di kota Bukittinggi.[4] Ia kemudian menamatkan pendidikan tinggi di Institut Seni Indonesia Yogyakarta (ISI Yogyakarta) pada tahun 2000.[5] Yusra merupakan salah satu anggota dalam Kelompok Seni Rupa Jendela.[6] Ia telah banyak melakukan pameran dan kegiatan seni rupa lainnya, dan mendapatkan apresiasi secara nasional dan internasional karena kemampuannya untuk menggabungkan permainan, problem sosial, keasyikan visual, dan ujicoba yang tiada henti.
Pada Mei 2011, Yusra Martunus bersama beberapa orang rekannya yang difasilitasi oleh Galeri Canna dan PT Wahana Makmur Sejati (WMS) (main dealer Honda Jakarta-Tangerang), melukis beberapa sepeda motor Honda Scoopy dalam acara pameran ScoopArt di Galeri Canna, Jakarta Art District, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Acara tersebut kemudian mendapatkan penghargaan Pelopor Melukis dengan Media Sepeda Motor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).[7].
Selain pelukis, Yusra Martunus juga dikenal sebagai pematung.[8]
Pada tahun 1994, Yusra memenangkan Penghargaan Seni McDonald.[9] Kemudian pada tahun 2003, ia memenangkan penghargaan dalam Penghargaan Seni ASEAN 2003.[10] Ia juga menjadi finalis untuk Penghargaan Seni ASEAN pada tahun 2004.[11] Pada tahun 2005, Yusra menjadi pemenang kompetisi monumen yaitu Kudus Kota Kretek.[12] Kemudian pada tahun 2011, ia mencatat rekor MURI sebagai Pelopor Melukis dengan Media Sepeda Motor ketika tergabung dalam Galeri Canna.