Yamaha Aerox adalah skuter pabrikan yang diproduksi oleh Yamaha sejak tahun 1997. Yamaha Aerox pertama kali diluncurkan dengan mesin satu silinder, berpendingin cairan, 2-tak. Di awal kehadirannya skuter ini hanya memiliki kapasitas 50cc 2-tak dan hanya beredar di Eropa. Ada dua pilihan mesin yaitu 50cc dan 100cc. Setelah itu lahir Yamaha Aerox generasi kedua dengan mesin yang sama 50cc, tapi dengan teknologi 4-tak dengan tetap mempertahankan konsep sporty. Yamaha Aerox sudah lama digunakan oleh paddock bike tim Yamaha Grand Prix Sepeda Motor, tetapi baru masuk dan beredar luas di Indonesia pada awal tahun 2017. Selain bertampang sporty, Yamaha Aerox juga terkenal sebagai skuter dengan tenaga powerfull dan lincah saat bermanuver. Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang kala itu bergabung di Yamaha Factory Racing Team, pernah menggunakan skuter ini saat MotoGP. Beberapa yang pernah dikendarai oleh dua pembalap itu diantaranya adalah Aerox-R 2007 Special Edition, Aerox-R 2007 Race Replica, Aerox-R Race Replica dan Aerox-R 2012 GP Edition. Semua motor tersebut masih menggunakan mesin 2-tak.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Yamaha Aerox | |
|---|---|
Yamaha Aerox Alpha 155 VVA (2025) | |
| Informasi | |
| Produsen | Yamaha Indonesia Motor Manufacturing |
| Juga disebut |
|
| Masa produksi | 1997-sekarang |
| Bodi & rangka | |
| Kelas | Skuter Matik |
Yamaha Aerox adalah skuter pabrikan yang diproduksi oleh Yamaha sejak tahun 1997.[1] Yamaha Aerox pertama kali diluncurkan dengan mesin satu silinder, berpendingin cairan, 2-tak.[2] Di awal kehadirannya skuter ini hanya memiliki kapasitas 50cc 2-tak dan hanya beredar di Eropa. Ada dua pilihan mesin yaitu 50cc dan 100cc. Setelah itu lahir Yamaha Aerox generasi kedua dengan mesin yang sama 50cc, tapi dengan teknologi 4-tak dengan tetap mempertahankan konsep sporty.[3] Yamaha Aerox sudah lama digunakan oleh paddock bike tim Yamaha Grand Prix Sepeda Motor, tetapi baru masuk dan beredar luas di Indonesia pada awal tahun 2017. Selain bertampang sporty, Yamaha Aerox juga terkenal sebagai skuter dengan tenaga powerfull dan lincah saat bermanuver. Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang kala itu bergabung di Yamaha Factory Racing Team, pernah menggunakan skuter ini saat MotoGP. Beberapa yang pernah dikendarai oleh dua pembalap itu diantaranya adalah Aerox-R 2007 Special Edition, Aerox-R 2007 Race Replica, Aerox-R Race Replica dan Aerox-R 2012 GP Edition. Semua motor tersebut masih menggunakan mesin 2-tak.[4]
Di Indonesia, Yamaha Aerox 155 pertama kali diluncurkan pada 2016. Versi All New Aerox 155 Connected diperkenalkan pada 2020, dengan penambahan fitur konektivitas Bluetooth melalui aplikasi Y-Connect, mesin Blue Core 155 cc dengan teknologi VVA (Variable Valve Actuation), serta opsi varian dengan ABS. Hingga 2026, model ini masih diproduksi dan dipasarkan dalam beberapa varian, termasuk Connected/ABS, CyberCity, dan Standard.[5] Model ini memiliki desain bodi full fairing dengan karakter sporty, dan dilengkapi fitur seperti sistem injeksi bahan bakar, pendingin cair, serta garansi komponen utama hingga 5 tahun atau 50.000 km (tergantung varian). Varian Connected/ABS menyertakan fitur tambahan seperti konektivitas smartphone untuk notifikasi perawatan, konsumsi bahan bakar, dan lokasi parkir.
Pada tahun 1997 Yamaha Aerox berganti nama menjadi Yamaha Aerox R, yang diperbarui electric starter, tachometer, dan juga knalpot pada versi 50cc.[2] Pada tahun ini juga Yamaha Aerox versi 100cc disudahi produksinya [4]
Pada tahun 2013 Yamaha akhirnya mengubah teknologi mesin yang sebelumnya 2-tak menjadi 4-tak lantaran masalah pada batasan emisi gas buang. Tapi mesinnya masih berkapasitas 50cc dengan sistem liquid cooled (pendinginan cairan).[4] Versi Yamaha Aerox pada tahun ini ada dua yaitu Yamaha Aerox Naked dan Yamaha Aerox 4.[2]
Pada tahun 2016 Yamaha Aerox R ditata ulang. Mulai dari desain yang meningkat, dan teknologi yang semakin modern.[2] Pada tahun 2016 Yamaha mengusung nama Aerox 125 LC yang lebih canggih dari versi sebelumnya dengan mesin 125cc, SOHC, 4-tak, dan liquid cooled.[4]
Versi baru Yamaha Aerox ini diluncurkan di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia pada tanggal 29 Oktober 2016.[6] Yamaha Aerox dipamerkan pertama kali di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) dan diluncurkan di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Jawa Barat pada tanggal 2 November 2016. Nilai utama yang diunggulkan pada versi ini ialah teknologi Blue Core dan dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang membuat tenaga merata disetiap mesin dan irit bahan bakar. Itulah latar belakang nama versi ini menjadi Aerox 155 VVA.
Varian ini merupakan model Aerox 155 Connected yang diluncurkan pada 2 November 2020 di Indonesia. Model ini menggunakan mesin Blue Core 155 cc berpendingin cair dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA). Fitur yang disertakan meliputi konektivitas Y-Connect melalui aplikasi smartphone (untuk informasi konsumsi bahan bakar, lokasi parkir terakhir, notifikasi servis, dan lainnya), Smart Key System, Stop & Start System, serta opsi varian dengan Anti-Lock Braking System (ABS).
Harga rekomendasi OTR Jakarta (berdasarkan data situs resmi Yamaha per 2026): Connected/ABS Rp 32.115.000; CyberCity dan Standard Rp 28.580.000.[7]
Versi baru dari Yamaha Aerox Alpha ini baru diluncurkan di Indonesia pada tanggal 19 December 2024.
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Tipe Mesin | 4 Langkah, SOHC, Berpendingin Cair (Liquid Cooled), Single Cylinder |
| Kapasitas Mesin | 155 cc |
| Diameter x Langkah | 58,0 mm × 58,7 mm |
| Perbandingan Kompresi | 11,6 : 1 |
| Daya Maksimum | 11,3 kW (sekitar 15,4 PS) @ 8.000 rpm |
| Torsi Maksimum | 13,9 Nm @ 6.500 rpm |
| Sistem Bahan Bakar | Fuel Injection (FI) |
| Sistem Starter | Electric Starter |
| Sistem Pelumasan | Basah (Wet) |
| Kapasitas Oli Mesin | Total 1,00 L; Berkala 0,90 L |
| Sistem Kopling | Kering, Sentrifugal Otomatis (Dry, Centrifugal Automatic) |
| Transmisi | V-Belt Automatic |
| Teknologi Mesin | Blue Core, Variable Valve Actuation (VVA) |
| Tipe Rangka | Underbone |
| Suspensi Depan | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Unit Swing (Twin Sub-Tank) |
| Rem Depan | Cakram (Disc Brake); ABS pada varian Connected/ABS |
| Rem Belakang | Tromol (Drum Brake) |
| Ban Depan | 110/80-14M/C 53P (tubeless, super wide) |
| Ban Belakang | 140/70-14M/C 62P (tubeless, super wide) |
| Dimensi (P × L × T) | 1.980 mm × 700 mm × 1.150 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 1.350 mm |
| Tinggi Jok | 790 mm |
| Ground Clearance | 143 mm |
| Berat Isi (Curb Weight) | 125 kg (Connected/ABS); 122 kg (Standard/CyberCity) |
| Kapasitas Tangki Bahan Bakar | 5,5 Liter |
| Fitur Utama | Y-Connect (konektivitas Bluetooth ke aplikasi), Smart Key System, Stop & Start System, LED Headlight + Tail Light + DRL, Hazard Lamp, Full Digital Speedometer, Electric Power Socket, Smart Motor Generator, Bagasi luas, Garansi 5 tahun (rangka & komponen FI) |