Wong Ho Leng adalah seorang politikus Malaysia. Ia menjadi pemimpin oposisi Majelis Negara Bagian Sarawak dari Mei 2006 sampai Juni 2013. Ia juga menjadi ketua Partai Aksi Demokratis (DAP) negara bagian tersebut dari 2001 sampai 10 Juni 2013. Ia menjadi Anggota Majelis Legislatif Negara Bagian Sarawak untuk kursi Bukit Assek sampai kematiannya pada 21 Juni 2014.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Wong Ho Leng 黄和联 | |
|---|---|
| Pemimpin oposisi Majelis Negara Bagian Sarawak | |
| Masa jabatan 23 May 2006[1] – 10 Juni 2013 | |
| Ketua Partai Aksi Demokratis Sarawak | |
| Masa jabatan Februari 2001 – 10 Juni 2013 | |
| Anggota Parlemen Malaysia dapil Sibu | |
| Masa jabatan 16 Mei 2010 – 5 Mei 2013 | |
| Mayoritas | 398 (2010) |
| Anggota Majelis Negara Bagian Sarawak dapil Bukit Assek | |
| Masa jabatan 20 Mei 2006 – 21 Juni 2014 | |
Pendahulu Daniel Ngieng Kiong Ann (SUPP-BN) Pengganti Petahana | |
| Mayoritas | 4751 (2006) 8827 (2011) |
| Masa jabatan 8 September 1996 – 27 September 2001 | |
Pendahulu Tan Sri Dr. Wong Soon Kai (SUPP-BN) Pengganti Daniel Ngieng Kiong Ann (SUPP-BN) | |
| Mayoritas | 226 (1996) |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1959-12-21)21 Desember 1959 Sibu, Koloni Mahkota Sarawak Britania |
| Meninggal | 21 Juni 2014(2014-06-21) (umur 54) Sibu, Sarawak, Malaysia |
| Partai politik | Partai Aksi Demokratis (DAP) – Pakatan Rakyat |
| Suami/istri | Irene Chang; 5 anak |
| Tempat tinggal | Sibu, Sarawak, Malaysia |
| Pekerjaan | Politikus |
| Profesi | Pengacara |
| Situs web | holeng |
Wong Ho Leng (Hanzi: 黄和联; 21 Desember 1959 – 21 Juni 2014) adalah seorang politikus Malaysia. Ia menjadi pemimpin oposisi Majelis Negara Bagian Sarawak dari Mei 2006 sampai Juni 2013. Ia juga menjadi ketua Partai Aksi Demokratis (DAP) negara bagian tersebut dari 2001 sampai 10 Juni 2013.[2] Ia menjadi Anggota Majelis Legislatif Negara Bagian Sarawak untuk kursi Bukit Assek sampai kematiannya pada 21 Juni 2014.[3]
Wong Ho Leng bergabung dengan PAD pada 19 April 1986.[4]
Pada 12 Januari 2013, Wong mengumumkan bahwa ia didiagnosis mengidap tumor otak (glioma)
Ia meninggal pada 21 Juni 2014 di Rejang Medical Centre, Sibu setelah satu setengah tahun berjuang melawan kanker otak.[3] Upacara pemakamannya dilakukan di gereja Methodis Hwai Ang dan penguburannya dilakukan di Kuburan Methodis, Sibu.[4]
| Tahun | Barisan Nasional | Suara | Persen | Oposisi | Suara | Persen | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1986 | Peter Chin Fah Kui (PPRS) | 15,933 | 55% | Wong Ho Leng (PAD) | 10,380 | 35% |
| Tahun | Barisan Nasional | Suara | Persen | Oposisi | Suara | Persen | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1999 | Tiong Thai King (PPRS) | 16,256 | 63% | Wong Ho Leng (PAD) | 9,466 | 37% |
| Tahun | Barisan Nasional | Suara | Persen | Oposisi | Suara | Persen | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 2008 | Wong Ho Leng (PAD) | 15,746 | 43.92% | Robert Lau Hoi Chew (PPRS) | 19,138 | 53.38% | ||
| 2010 | Wong Ho Leng (PAD) | 18,845 | 50% | Robert Lau Hui Yew (PPRS) | 18,447 | 49% |