Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Willem-Alexander dari Belanda

Willem-Alexander adalah Raja Belanda yang terdiri dari negara Belanda, Curaçao, Aruba, dan Sint Maarten. Ia adalah pimpinan Wangsa Amsberg dan menjadi raja Belanda pertama sejak kematian William III pada tahun 1890.

Raja Belanda sejak 2013
Diperbarui 20 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Willem-Alexander dari Belanda
Willem-Alexander
Potret formal, 2013
Raja Belanda
Berkuasa30 April 2013 – sekarang
Pengukuhan30 April 2013
PendahuluBeatrix
Ahli warisCatharina-Amalia, Putri Oranye
Kelahiran27 April 1967 (umur 58)
Utrecht, Belanda
PasanganMáxima Zorreguieta (m. 2002)
KeturunanCatharina-Amalia, Putri Oranye
Putri Alexia
Putri Ariane
Nama lengkap
Willem-Alexander Claus George Ferdinand
WangsaOranye-Nassau (resmi)
Amsberg (agnatik)
AyahClaus von Amsberg
IbuBeatrix dari Belanda
AgamaProtestan
Tanda tanganWillem-Alexander
Karier militer
Dinas/cabang
  • Angkatan Laut Kerajaan Belanda
  • Angkatan Darat Kerajaan Belanda
  • Angkatan Udara Kerajaan Belanda
  • Marsose Kerajaan Belanda
Lama dinas1985–2013
Pangkat
  • Komodor (Angkatan Laut)
  • Brigadir Jenderal (Angkatan Darat dan Marsose)
  • Komodor Udara (Angkatan Udara)
Keluarga Kerajaan Belanda
  • KDYMM Sang Raja
    KDYMM Sang Ratu
    • DYTM Sang Putri Oranye
    • YTM Putri Alexia
    • YTM Putri Ariane

YTM Putri Beatrix

  • YTM Putri Mabel
    • Countess Luana
    • Countess Zaria
  • YTM Pangeran Constantijn
    YTM Putri Laurentien
    • Countess Eloise
    • Count Claus-Casimir
    • Countess Leonore
Keluarga kerajaan tambahan
YTM Putri Irene
  • YTM Pangeran Carlos dari Bourbon-Parma
    YTM Putri Annemarie dari Bourbon-Parma
  • YTM Margarita dari Bourbon-Parma
    Tn. Tjalling ten Cate
  • YTM Pangeran Jaime dari Bourbon-Parma
    YTM Putri Viktória dari Bourbon-Parma
  • YTM Putri Carolina dari Bourbon-Parma
    Tn. Albert Brenninkmeijer

YTM Putri Margriet *
Profesor Pieter van Vollenhoven *

  • YAM Pangeran Maurits
    YAM Putri Marilène
  • YAM Pangeran Bernhard
    YAM Putri Annette
  • YAM Pangeran Pieter-Christiaan
    YAM Putri Anita
  • YAM Pangeran Floris
    YAM Putri Aimée

  • Tn. Bernardo Guillermo
    Ny. Eva Guillermo
  • Tn. Nicolás Guillermo
  • Nn. Juliana Guillermo
* Anggota dinasti kerajaan Belanda
  • l
  • b
  • s

Willem-Alexander (pelafalan dalam bahasa Belanda: [ˈʋɪləm ɑlɛˈksɑndər]; Willem-Alexander Claus George Ferdinand; lahir 27 April 1967) adalah Raja Belanda yang terdiri dari negara Belanda, Curaçao, Aruba, dan Sint Maarten. Ia adalah pimpinan Wangsa Amsberg dan menjadi raja Belanda pertama sejak kematian William III pada tahun 1890.

Willem-Alexander lahir di Utrecht dan merupakan anak tertua dari Putri Beatrix dan Claus von Amsberg. Ia menjadi Pangeran Oranye dan pewaris takhta Belanda pada tanggal 30 April 1980 setelah ibunya naik takhta. Ia naik takhta pada tanggal 30 April 2013 setelah ibunya mengundurkan diri.[1] Dengan pencapaiannya tersebut, ia menjadi raja termuda di Eropa.

Willem-Alexander mengenyam pendidikan di sekolah dasar dan menengah negeri, berdinas di Angkatan Laut Kerajaan Belanda, dan kuliah di jurusan sejarah Universitas Leiden. Ia menikahi Máxima Zorreguieta Cerruti pada tahun 2002 dan dikaruniai tiga anak: Catharina-Amalia, Putri Orange (lahir 2003), Putri Alexia (lahir 2005), dan Putri Ariane (lahir 2007).

Willem-Alexander tertarik dengan olahraga dan pengelolaan air internasional. Sebelum menjadi Raja Belanda, ia merupakan anggota Komite Olimpiade Internasional (1998–2013),[2] ketua Dewan Penasihat Air untuk Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Belanda (2004–2013),[3] dan ketua Dewan Penasihat Air dan Sanitasi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (2006–2013).[4][5]

Kehidupan awal

Pangeran Willem-Alexander (kiri) saat usia 14 dan adiknya Friso pada tahun 1982

Pangeran Willem-Alexander lahir pada tanggal 27 April 1967 di University Medical Center di Utrecht, Belanda. Ia adalah putra pertama dari Ratu Beatrix dan Pangeran Claus,[6] dan merupakan cucu pertama dari Ratu Juliana dan Pangeran Bernhard. Ia adalah bayi lelaki kerajaan Belanda yang pertama sejak kelahiran Pangeran Alexander dan pewaris takhta lelaki pertama setelah kematian Alexander pada tahun 1884.

Sejak lahir, Willem-Alexander memiliki gelar Pangeran Belanda (bahasa Belanda: Prins der Nederlandencode: nl is deprecated ), Pangeran Oranye-Nassau (Belanda: Prins van Oranje-Nassau), dan Jonkheer dari Amsberg (Belanda: Jonkheer van Amsberg).[6] Ia dibaptis sebagai anggota dari Gereja Reformasi Belanda[7] pada tanggal 2 September 1967[8] di Gereja Saint Jacob, Den Haag.[9] Orangtua baptisnya antara lain Pangeran Bernhard dari Lippe-Biesterfeld, Pangeran Ferdinand von Bismarck, Perdana Menteri Jelle Zijlstra, dan Ratu Margrethe II dari Denmark.[8]

Pangeran memiliki dua adik, yakni Pangeran Friso dari Oranye-Nassau yang lahir pada tahun 1968, dan Pangeran Constantijn dari Belanda yang lahir pada tahun 1969. Ia tinggal bersama keluarganya di kastil Drakesteijn di desa Lage Vuursche dekat Baarn, sejak ia lahir sampai tahun 1981, sebelum mereka pindah ke istana Huis ten Bosch di Den Haag. Ibunya, Beatrix menjadi Ratu Belanda pada tahun 1980, setelah neneknya, Juliana, turun tahta. Ia kemudian menerima gelar turun-temurun Pangeran Oranye, sebagai pewaris takhta Kerajaan Belanda.[6]

Pendidikan

Willem-Alexander mengikuti Sekolah Dasar Nieuwe Baarnse di Baarn pada tahun 1973-1979. Lalu ia melanjutkan ke tiga sekolah menengah yang berbeda: Lyceum Baarns di Baarn pada tahun 1979-1981, Eerste Vrijzinnig Christelijk Lyceum di Den Haag pada tahun 1981-1983, dan Atlantic College di Wales (1983-1985).[6][10]

Setelah pengabdian militernya pada 1985-1987, Willem Alexander mengambil jurusan sejarah di Universitas Leiden pada tahun 1987 dan menerima gelar akademisnya pada tahun 1993. Disertasi akhirnya mengenai respon Belanda atas keputusan Prancis di bawah Presiden Charles de Gaulle untuk meninggalkan struktur komando terpadu NATO.[6]

Selain berbahasa Belanda, Willem-Alexander juga berbicara dalam bahasa Inggris, Spanyol dan Jerman.[11]

Pendidikan dan karier militer

Willem-Alexander dengan seragam Brigadir Jenderal angkatan darat pada tahun 2010

Setelah lulus sekolah menengah, ia bergabung dengan Angkatan Laut Kerajaan Belanda dari Agustus 1985 sampai Januari 1987. Ia menerima pelatihan di Koninklijk Instituut voor de Marine, fregat HNLMS Tromp dan HNLMS Abraham Crijnssen. Pada tahun 1988, ia menerima pelatihan tambahan di kapal HNLMS Van Kinsbergen dan menjadi seorang Letnan Dua.[12]

Sebagai pasukan cadangan Angkatan Laut Kerajaan Belanda, Willem-Alexander dipromosikan menjadi Mayor Laut pada tahun 1995, Letnan Kolonel Laut pada tahun 1997, Kolonel Laut pada tahun 2001, dan Komodor (Laksamana Pertama) pada tahun 2005. Sebagai pasukan cadangan Angkatan Darat Kerajaan Belanda, ia menjadi Mayor pada tahun 1995, dan dipromosikan menjadi Letnan Kolonel pada tahun 1997, Kolonel pada tahun 2001, dan Brigadir Jenderal pada tahun 2005. Sebagai pasukan cadangan Angkatan Udara Kerajaan Belanda, ia menjadi Komandan Skuadron pada tahun 1995 dan dipromosikan menjadi Komodor Udara pada tahun 2005. Sebagai pasukan pendukung Marsose Kerajaan, ia menjadi Brigadir Jenderal pada tahun 2005.[10]

Sebelum penobatannya sebagai raja, Willem-Alexander diberhentikan secara hormat dari angkatan bersenjata. Menurut Konstitusi Belanda, kepala negara tidak dapat menjadi anggota angkatan bersenjata. Sebagai raja, Willem-Alexander dapat memilih untuk mengenakan seragam militer dengan lencana kerajaan, tapi tidak dengan lencana kebesarannya yang dulu.[13]

Aktivitas dan kepentingan sosial

Pangeran Willem-Alexander dan Puteri Máxima bertemu dengan Michelle Obama, Susan Sher, Barack Obama dan Fay Hartog-Levin di Gedung Putih pada tahun 2009.

Sejak tahun 1985, ketika ia berusia 18 tahun, Willem-Alexander mejadi anggota Dewan Kenegaraan Belanda. Ini merupakan dewan tertinggi pemerintahan Belanda yang dipimpin oleh kepala negara (saat itu oleh Ratu Beatrix).[14]

Raja Willem-Alexander tertarik pada masalah pengelolaan air. Ia adalah anggota kehormatan dari Komisi Air Dunia untuk Abad ke-21 dan pendukung Kemitraan Air Dunia (Global Water Partnership), suatu badan yang dibentuk oleh Bank Dunia, PBB, dan Kementerian Pembangunan Swedia. Ia juga ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasihat Sekretaris Jenderal PBB urusan Air dan Sanitasi pada tanggal 12 Desember 2006.[15]

Ia adalah pendukung Komite Olimpiade Belanda hingga 1998 sebelum ia diangkat menjadi anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC). Untuk merayakan ulang tahun ke-100 Olimpiade Musim Panas 1928 yang diadakan di Amsterdam, ia telah menyatakan dukungannya dengan mengajukan tawaran untuk Olimpiade Musim Panas 2028.[16]

Memerintah

Artikel utama: Daftar kunjungan kenegaraan yang dilakukan oleh Willem-Alexander dari Belanda
Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima dalam kunjungan ke Emmen pada tahun 2015

Pada tanggal 28 Januari 2013, Ratu Beatrix mengumumkan niatnya untuk turun tahta. Pada pagi hari tanggal 30 April 2013 (bertepatan pada Koninginnedag), Beatrix menandatangani akta pengunduran diri di Moseszaal (Aula Musa) di Istana Raja Amsterdam. Kemudian pada sore harinya, Willem-Alexander dilantik menjadi raja pada 30 April 2013 di hadapan sidang gabungan Dewan Negara Belanda. Upacara penobatan dilaksanakan pada pukul 14:30 di Gereja Nieuwe Kerk, Amsterdam.[17][18]

Sebagai raja, Willem-Alexander mengadakan pertemuan mingguan dengan perdana menteri dan secara rutin berkomunikasi dengan menteri-menteri dan sekretaris negara. Ia juga menandatangani semua undang-undang baru dan dekrit kerajaan. Ia mewakili kerajaan di dalam dan luar negeri. Pada Upacara Pembukaan Parlemen, ia menyampaikan pidato dari tahta, yang mengumumkan rencana pemerintah untuk tahun parlemen. Konstitusi mensyaratkan bahwa raja menunjuk, memberhentikan, dan mengangkat sumpah semua menteri pemerintah dan sekretaris negara. Sebagai raja, ia juga menjabat sebagai Presiden Dewan Kenegaraan, badan penasihat yang meninjau rancangan undang-undang. Dalam praktik modern, monarki jarang memimpin rapat dewan.[19]

Saat naik takhta pada usia 46 tahun, ia menjadi monarki termuda di Eropa; salah satu monarki termuda di Eropa saat ini, bersama Frederik X dari Denmark, Felipe VI dari Spanyol, dan Guillaume V dari Luksemburg. Ia juga merupakan raja laki-laki pertama Belanda sejak kematian kakek buyutnya, Willem III, pada tahun 1890. Willem-Alexander adalah salah satu dari empat raja baru pada tahun 2013, bersama Paus Fransiskus, Emir Tamim bin Hamad al-Tsani dari Qatar, dan Raja Philippe dari Belgia.

Kegiatan di waktu luang

Willem-Alexander bersama keluarganya di Olimpiade Musim Panas 2012 sedang mendukung Ellen van Dijk.

Willem-Alexander adalah seorang pilot pesawat dan olahragawan. Willem-Alexander menyatakan bahwa ia ingin menjadi seorang pilot apabila ia tidak terlahir sebagai pangeran kerajaan supaya bisa terbang keluar negeri setiap saat dengan pesawat yang besar seperti Boeing 747. Pada masa pemerintahan ibunya, Willem-Alexander rutin menerbangkan pesawat kerajaan dalam berbagai perjalanan. Pada tahun 1989, ia terbang sebagai seorang relawan untuk African Medical Research and Education Foundation (AMREF) di Kenya. Untuk memastikan jam terbangnya cukup selama setahun untuk mempertahankan lisensi, ia juga secara teratur menerbangkan pesawat kerajaan Belanda ketika ia dan keluarganya melakukan perjalanan ke luar negeri.

Namun pada tahun 2017, Willem-Alexander mengungkapkan bahwa dia bekerja di KLM sebagai perwira pertama selama 21 tahun, menerbangkan pesawat Fokker 70 milik KLM Cityhopper dua kali sebulan, bahkan setelah ia naik tahta menjadi raja. Setelah KLM memensiunkan armada pesawat Fokker 70-nya, Willem-Alexander dilatih untuk menerbangkan Boeing 737, dan pada tahun 2025 beralih ke Airbus A321neo.[20][21] Raja Willem-Alexander tidak begitu dikenali dengan seragam pilot dan menggunakan topi KLM, tetapi beberapa penumpang mengenali suaranya, walaupun dia tidak pernah memperkenalkan dirinya dan hanya memberi salam kepada penumpang atas nama kapten dan awak kabin.

Dengan menggunakan nama "W.A. van Buren", salah satu nama keluarga yang kurang terkenal dari Wangsa Oranye-Nassau, ia berpartisipasi dalam maraton seluncur es Elfstedentochtpada tahun 1986.[22] Ia mengikuti New York City Marathon dengan nama samaran yang sama pada tahun 1992.[23]

Pernikahan

Artikel utama: Pernikahan Pangeran Willem-Alexander dan Máxima Zorreguieta Cerruti
Willem-Alexander dan Máxima sedang berciuman di balkon Istana Raja Amsterdam pada hari pernikahan mereka pada tahun 2002

Pada tanggal 2 Februari 2002, ia menikahi Máxima Zorreguieta Cerruti di Beurs van Berlage, Amsterdam. Máxima adalah seorang wanita Argentina keturunan Spanyol dan Italia yang bekerja sebagai seorang bankir investasi di Kota New York sebelum pernikahan mereka. Pernikahan mereka memicu kontroversi yang signifikan karena sebelumnya, ayah pengantin wanita adalah seorang menteri pada masa pemerintahan kediktatoran militer Argentina.

Anak

Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima bersama putri mereka, Putri Catharina-Amalia (kiri), Putri Alexia (kanan) dan Putri Ariane (tengah)
  • Yang Mulia Putri Catharina-Amalia Beatrix Carmen Victoria lahir 7 Desember 2003
  • Yang Mulia Putri Alexia Juliana Marcela Laurentien lahir 26 Juni 2005
  • Yang Mulia Putri Ariane Wilhelmina Máxima Inés lahir 10 April 2007

Privasi dan pers

Dalam upaya untuk mencapai keseimbangan antara privasi keluarga kerajaan dan ketersediaan bagi pers, Dinas Informasi Pemerintah Belanda (RVD) memberlakukan kode media pada tanggal 21 Juni 2005 yang pada dasarnya menyatakan bahwa:[24]

  • Foto anggota keluarga kerajaan saat menjalankan tugas mereka selalu diperbolehkan.
  • Untuk kesempatan lain (seperti liburan atau cuti), RVD akan mengatur sesi foto dengan syarat pers tidak mengganggu keluarga kerajaan selama sisa kegiatan.

Saat liburan ski di Argentina, beberapa foto diambil dari pangeran dan keluarganya pada bagian privat liburan mereka, termasuk oleh fotografer Associated Press, Natacha Pisarenko, meskipun ada kode etik media dan sebelumnya sudah diberikan sesi foto resmi.[25] Associated Press kemudian memutuskan untuk mempublikasikan sebagian foto tersebut, yang selanjutnya dimuat ulang oleh sejumlah media Belanda. Willem-Alexander dan RVD bersama-sama menggugat Associated Press pada 5 Agustus 2009, dan persidangan dimulai pada 14 Agustus 2009 di pengadilan distrik Amsterdam. Pada 28 Agustus 2009, pengadilan memenangkan pihak pangeran dan RVD, menyatakan bahwa pasangan tersebut memiliki hak atas privasi, foto-foto itu tidak menambah apa pun pada debat publik, dan tidak memiliki nilai khusus bagi masyarakat karena bukan foto keluarga mereka "dalam tugas resmi". Associated Press diperintahkan menghentikan publikasi lanjutan, dengan ancaman denda €1.000 per pelanggaran hingga maksimum €50.000.[26]

Pada Oktober 2020, Willem-Alexander meminta maaf atas liburan keluarga ke Yunani yang dilakukan ketika negaranya sedang menerapkan pembatasan parsial selama pandemi COVID-19.[27] Ia dan keluarganya mempersingkat perjalanan tersebut, dan dalam video berdurasi dua menit ia menyatakan bahwa dirinya "terluka karena telah mengkhianati" kepercayaan rakyat.[27] Sebelumnya, pada Agustus 2020, ia dan istrinya juga sempat difoto bersama seorang pemilik restoran saat perjalanan lain ke Yunani, yang melanggar aturan jaga jarak sosial yang berlaku saat itu.[27]

Gelar dan penghargaan

Monogram Kerajaan

Gelar

  • 27 April 1967 – 30 April 1980: Yang Mulia Pangeran Willem-Alexander dari Belanda, Pangeran Oranye-Nassau, Jonkheer dari Amsberg
  • 30 April 1980 – 30 April 2013: Yang Mulia Pangeran Oranye, Pangeran Belanda, Pangeran Oranye-Nassau
  • 30 April 2013 – kini: Yang Mulia Raja Belanda

Gelar lengkap Willem-Alexander adalah: Yang Mulia Raja Willem-Alexander, Raja Belanda, Pangeran Oranye-Nassau, dll., dll., dll.[28]

Willem-Alexander adalah raja Belanda pertama sejak Raja Willem III yang wafat pada tahun 1890. Willem-Alexander sebelumnya mengindikasikan bahwa ketika ia menjadi raja, ia akan mengambil nama Willem IV,[29] namun diumumkan pada Januari 2013 bahwa nama pemerintahannya adalah Willem-Alexander.[30]

Pangkat militer

Willem-Alexander dalam seragam Komodor angkatan laut saat Pernikahan Putri Makota Swedia dengan Daniel Westling pada Juni 2010.
Angkatan Laut Kerajaan Belanda
  • Letnan Muda - wajib militer (Agustus 1985–Januari 1987)
  • Letnan Dua - wajib militer (tingkat junior) (1988)
  • Letnan Dua - cadangan (1988–1995)
  • Letnan Satu - cadangan (1995–1997)
  • Letnan Kepala - cadangan (1997–2001)
  • Kapten Laut - cadangan (2001–2005)
  • Komodor (Laksamana Pertama) - cadangan (2005–2013)
  • Pangkat Kerajaan (2013–sekarang)
Angkatan Udara Kerajaan Belanda
  • Kepala Skuadron - cadangan (1995–2005)
  • Komodor Udara (Marsekal Pertama) - cadangan (2005–2013)
  • Pangkat Kerajaan (2013–sekarang)
Angkatan Darat Kerajaan Belanda
  • Mayor, Resimen Garda Grenadier dan Pemburu - cadangan (1995–1997)
  • Letnan Kolonel - cadangan (1997–2001)
  • Kolonel - cadangan (2001–2005)
  • Brigadir Jenderal - cadangan (2005–2013)
  • Pangkat Kerajaan (2013–sekarang)
Marsose Kerajaan Belanda
  • Brigadir Jenderal - cadangan (2005–2013)
  • Pangkat Kerajaan (2013–sekarang)

Kualifikasi

  • Pilot Militer

Penghargaan

Lihat pula: Daftar kehormatan keluarga kerajaan Belanda menurut negara

Willem-Alexander telah dianugerahi penghargaan berikut:[31]

Nasional

  •  Belanda :
    • Pemilik Agung Orde Militer Willem (30 April 2013)
    • Pemilik Agung Orde Singa Belanda (30 April 2013; Kesatria Salib Agung, 1985 – 2013)
    • Pemilik Agung Orde Oranye-Nassau (30 April 2013)
    • Pemilik Agung Orde Singa Emas Wangsa Nassau (30 April 2013; Kesatria, 1967 – 2013)
    • Pemilik Agung Orde Wangsa Oranye (27 April 1967)
    • Grand Master of the Order of the Crown
    • Grand Master of the Order for Loyalty and Merit
    • Honorary Commander of the Order of Saint John in the Netherlands
    • Grand Master of the Most Excellent Order of the Golden Ark
    • Elfstedentocht Cross (26 Februari 1986)
    • Officer's Cross (6 Desember 2006)
    • Queen Beatrix Inauguration Medal (30 April 1980)
    • Wedding Medal of Prince Willem-Alexander to Maxima Zorruigeta

Luar Negeri

  •  Argentina :
    • Collar of the Order of the Liberator General San Martin (30 Maret 2017)
  •  Austria :
    • Grand Star of the Decoration of Honour for Services to the Republic of Austria (27 Juni 2022)
  •  Belgia :
    • Grand Cordon of the Order of Leopold (28 November 2016)[32]
    • Grand Cross Order of the Crown (Mei 1993)[33][34]
  •  Brazil :
    • Grand Cross of the Order of the Southern Cross (24 Maret 2003)
  •  Britania Raya :
    • Stranger Knight Companion of the Most Noble Order of the Garter (23 Oktober 2018)[35]
  •  Brunei :
    • Darjah Kerabat Laila Utama Yang Amat Dihormati (DK) (21 Januari 2013)[36]
  •  Chile :
    • Grand Cross of the Order of Merit (19 Maret 2003)
  •  Denmark :
    • Knight of the Order of the Elephant (RE) (31 Januari 1998)[37]
  •  Estonia :
    • Collar of the Order of the Cross of Terra Mariana (5 Juni 2018)[38]
  •  Indonesia :
    • Bintang Mahaputera Adipurna Kelas I (1995)[39]
  •  Italia :
    • Knight Grand Cross with Collar of the Order of Merit of the Italian Republic (OMRI) (19 Juni 2017)[40]
  •  Jepang :
    • Grand Cordon with Collar of the Supreme Order of the Chrysanthemum (24 Oktober 2014)[41][42]
  •  Jerman :
    • Grand Cross Special Class of the Order of Merit of the Federal Republic of Germany (5 Juli 2021)
    • Grand Cross 1st Class of the Order of Merit of the Federal Republic of Germany[43][44][45]
  •  Korea Selatan :
    • Grand Order of Mugunghwa (12 Desember 2023)[46][47]
  •  Latvia :
    • Commander Grand Cross with Chain of the Order of the Three Stars (6 Juni 2018)[48]
  •  Lithuania :
    • Grand Cross of the Order of Vytautas the Great with the Golden Chain (13 Juni 2018)[49]
  •  Luksemburg :
    • Grand Cross of the Order of Civil and Military Merit of Adolph of Nassau (2006)[50]
    • Grand Cross of the Order of the Oak Crown
  •  Mexico :
    • Sash of the Mexican Order of the Aztec Eagle (2 November 2009)[51]
  •  Norwegia :
    • Grand Cross with Collar of the Royal Norwegian Order of St. Olav (9 November 2021)
    • Grand Cross of the Royal Norwegian Order of St. Olav (15 April 1996)
  •  Oman :
    • Supreme Order of the Renaissance of Oman (10 Januari 2012)[52][53]
  •  Perancis :
    • Grand Cross of the National Order of the Legion of Honour (20 Januari 2014)[54]
    • Grand Cross of the National Order of Merit
  •  Polandia :
    • Knight of the Order of the White Eagle (2014)
  •  Portugal :
    • Grand Collar of the Military Order of Our Lord Jesus Christ (GCol) (10 Desember 2024)
    • Grand Collar of the Order of Prince Henry (GCollH) (10 Oktober 2017)[55]
  •  Slowakia :
    • Grand Cross of the Order of the White Double Cross (7 Maret 2023)[56]
  •  Spanyol :
    • Knight of the Collar of the Royal and Distinguished Spanish Order of Charles III (26 Maret 2024)[57]
    • Knight Grand Cross of the Order of Isabella the Catholic (19 Oktober 2001)[58][59]
  •  Suriname :
    • Grand Cordon of the Honorary Order of the Yellow Star (1 Desember 2025)[60]
  •  Swedia :
    • Knight with Collar of the Royal Order of the Seraphim (RSerafO) (2022)
    • Knight of the Royal Order of the Seraphim (RSerafO) (1993)
  •  Tanjung Verde :
    • Member 1st Class of the Amílcar Cabral Order (7 Desember 2018)[61]
  •  Thailand :
    • Knight Grand Crodon (Special Class) of the Most Illustrious Order of Chula Chom Klao (GCC) (2004)[62][63]
  •  Uni Emirat Arab :
    • Grand Cordon with Collar of the Order of Unity (9 Januari 2012)[64]
  •  Venezuela :
    • Grand Cordon of the Order of the Liberator (2006)
  •  Yordania :
    • Grand Cordon with Collar of the Order of Al-Hussein bin Ali (20 Maret 2018)
  •  Yunani :
    • Grand Cross of the Order of the Redeemer (31 Oktober 2022)[65]

Leluhur

Silsilah Willem-Alexander dari Belanda
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
16. Gabriel von Amsberg
 
 
 
 
 
 
 
8. Wilhelm von Amsberg
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
17. Marie von Passow
 
 
 
 
 
 
 
4. Claus Felix von Amsberg
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
18. Leopold von Vieregge
 
 
 
 
 
 
 
9. Elise von Vieregge
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
19. Baroness Agnes von Gutschmid
 
 
 
 
 
 
 
2. Claus von Amsberg
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
20. Baron Julius von dem Bussche-Haddenhausen
 
 
 
 
 
 
 
10. Baron Georg von dem Bussche-Haddenhausen
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
21. Mathilde von Salviati
 
 
 
 
 
 
 
5. Baroness Gösta von dem Bussche-Haddenhausen
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
22. Baron Eberhard von dem Bussche-Ippenburg
 
 
 
 
 
 
 
11. Baroness Gabriele von dem Bussche-Ippenburg
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
23. Barbara Warinka von Chelius
 
 
 
 
 
 
 
1. Willem-Alexander dari Belanda
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
24. Ernest II, Count Lippe-Biesterfeld
 
 
 
 
 
 
 
12. Pangeran Bernhard dari Lippe-Biesterfeld
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
25. Countess Caroline von Wartensleben
 
 
 
 
 
 
 
6. Pangeran Bernhard dari Lippe-Biesterfeld
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
26. Baron Aschwin dari Sierstorpff-Cramm
 
 
 
 
 
 
 
13. Armgard dari Sierstorpff-Cramm
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
27. Baroness Hedwig dari Sierstorpff-Driburg
 
 
 
 
 
 
 
3. Beatrix dari Belanda
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
28. Frederick Francis II, Adipati Besar Mecklenburg-Schwerin
 
 
 
 
 
 
 
14. Adipati Henry dari Mecklenburg-Schwerin
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
29. Putri Marie dari Schwarzburg-Rudolstadt
 
 
 
 
 
 
 
7. Juliana dari Belanda
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
30. William III dari Belanda
 
 
 
 
 
 
 
15. Wilhelmina dari Belanda
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
31. Putri Emma dari Waldeck dan Pyrmont
 
 
 
 
 
 

Referensi

  1. ↑ Artikel:"Willem-Alexander, Raja Belanda pertama dalam 120 tahun" di www.bbc.co.uk/indonesia.
  2. ↑ Dutch Crown Prince quits IOC in preparation to become king Diarsipkan 2013-12-13 di Wayback Machine., Sports Illustrated, 2013. Diakses pada 19 April 2013.
  3. ↑ (Belanda) Prins Willem-Alexander neemt afscheid van Adviescommissie Water, de Volkskrant, 2013. Diakses pada 19 April 2013.
  4. ↑ Who We Are Diarsipkan 2013-05-19 di Wayback Machine., United Nations Secretary-General's Advisory Board on Water and Sanitation. Diakses pada 19 April 2013.
  5. ↑ (Belanda) Willem-Alexander neemt afscheid als 'waterprins', Trouw, 2013. Diakses pada 19 April 2013.
  6. 1 2 3 4 5 Pangeran Oranye Diarsipkan 2009-05-09 di Wayback Machine.. Wangsa Belanda. Diakses pada 19 Juli 2007.
  7. ↑ Doop Willem-Alexander Diarsipkan 2009-03-31 di Wayback Machine.. Nederlandse Omroep Stichting. Diakses pada 13 Desember 2009.
  8. 1 2 40 meest gestelde vragen Diarsipkan 2011-06-04 di Archive.is. Wangsa Belanda. Diakses pada 13 Desember 2009.
  9. ↑ Doopplechtigheid Prins Willem-Alexander in Sint Jacobskerk Diarsipkan 2011-07-27 di Wayback Machine.. Radio Netherlands Worldwide. Diakses pada 13 Desember 2009.
  10. 1 2 Z.K.H. prins Willem Alexander Claus George Ferdinand, prins van Oranje, prins der Nederlanden, prins van Oranje-Nassau, jonkheer van Amsberg (Willem-Alexander, Alexander). Parlement.com. Diakses pada 10 Februari 2010.
  11. ↑ "Prins Willem-Alexander blundert tijdens staatsbezoek Mexico". 925.nl. 5 November 2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-10. Diakses tanggal 3 May 2013.
  12. ↑ Karier militer Diarsipkan 2009-11-24 di Wayback Machine.. Wangsa Belanda. Diakses pada 17 Desember 2009.
  13. ↑ King will retain close relationship with armed forces[pranala nonaktif permanen] (siaran pers), Kementerian Pertahanan, 2013. Diakses pada 3 Mei 2013.
  14. ↑ "The Council of State". Raad van State (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2026-02-21.
  15. ↑ "About UNSGAB". UNSGAB. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-30. Diakses tanggal 2013-01-28.
  16. ↑ Netherlands May Bid For 2028 Games Diarsipkan 2008-08-18 di Wayback Machine. – Website Gamesbids.com
  17. ↑ "Time and place of abdication and investiture". Royal Dutch House. 28 Januari 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-30. Diakses tanggal 2013-07-24.
  18. ↑ (Belanda) Troonswisseling in Nederland (2013), Dutch Wikipedia, 2 Mei 2013
  19. ↑ Affairs, Ministry of General (2015-01-15). "Position and role as head of state - King Willem-Alexander - Royal House of the Netherlands". www.royal-house.nl (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-02-21.
  20. ↑ "Dutch King Willem-Alexander reveals secret flights as co-pilot". BBC News (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2017-05-17. Diakses tanggal 2026-02-21.
  21. ↑ Woerkom, Klaas-Jan van (2025-04-25). "Koning Willem-Alexander laat zich omscholen naar Airbus A321neo". Luchtvaartnieuws (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2026-02-21.
  22. ↑ Han (4 October 2012). "FAQ: eleven facts about the Eleven Cities Race | Radio Netherlands Worldwide". Radio Netherlands Worldwide. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-05-13. Diakses tanggal 28 Januari 2013.
  23. ↑ Brooks, James (19 April 2013). "Dutch abdication: Ten things you never knew about the royal family of the Netherlands - Telegraph". The Daily Telegraph. Diakses tanggal 4 May 2013.
  24. ↑ Affairs, Ministry of General (2015-09-03). "Media Code - Media information - Royal House of the Netherlands". www.royal-house.nl (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-02-21.
  25. ↑ "nrc.nl - International - Royals sue Associated Press over holiday photos". www.nrc.nl. Diakses tanggal 2026-02-21.
  26. ↑ "Willem-Alexander wint rechtszaak tegen AP - Vorsten, vroeger en nu". vorstenvroegerennu.nl. Diakses tanggal 2026-02-21.
  27. 1 2 3 "Covid: Dutch king expresses regret over Greek holiday scandal" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2020-10-21. Diakses tanggal 2026-02-21.
  28. ↑ Zaken, Ministerie van Algemene (2015-01-14). "Titels en aanspreektitels - Het Koninklijk Huis". www.koninklijkhuis.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2026-02-21.
  29. ↑ Interview with Paul Witteman, September 1997 Diarsipkan 2007-03-07 di Wayback Machine. – Website Racchvs.com
  30. ↑ "Prince of Orange to become King Willem-Alexander". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-10-07. Diakses tanggal 2013-07-24.
  31. ↑ Zaken, Ministerie van Algemene (2025-01-01). "Onderscheidingen van Koning Willem-Alexander - Publicatie - Het Koninklijk Huis". www.koninklijkhuis.nl (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2026-02-21.
  32. ↑ https://www.koninklijkhuis.nl/foto-en-video/inkomende-staatsbezoeken/koning-van-belgie-november-2016/
  33. ↑ Belga Pictures, group photo Diarsipkan 2012-04-25 di Wayback Machine.
  34. ↑ King Baudouin's funerals (08/1993), Willem-Alexander on third row
  35. ↑ Twitter
  36. ↑ Noblesse et Royautés Diarsipkan 2013-01-25 di Wayback Machine. (French), State visit of Netherlands in Brunei, Photo Diarsipkan 2013-07-01 di Wayback Machine.
  37. ↑ "Ordensdetaljer". web.archive.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-07. Diakses tanggal 2019-11-11.
  38. ↑ Estonian Presidency, Estonian State Decorations (Estonian) - Willem-Alexander Hollandi kuningas
  39. ↑ Koninklijk Huis (2011-04-04), Staatsbezoek Indonesië (1995), diakses tanggal 2024-12-11
  40. ↑ "van Oranje-Nassau S.M. Willem Alexander Claus George Decorato di Gran Cordone, Cavaliere di Gran Croce Ordine al Merito della Repubblica Italiana" (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 27 Juni 2024.
  41. ↑ "Gaikoku hito jokun jushō-sha meibo Heisei 26-nen" 外国人叙勲受章者名簿 平成26年 [List of recipients of foreign awards 2014]. Ministry of Foreign Affairs (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2017-06-15.
  42. ↑ Daily Mail
  43. ↑ "Prince Willem-Alexander attends a state banquet offered by president" (JPG). Alamy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-04-03. Diakses tanggal 2017-06-15.
  44. ↑ "Queen Beatrix Netherlands Through the Years". Socialite Life. Diarsipkan dari asli (JPG) tanggal 2016-12-27. Diakses tanggal 2017-06-15.
  45. ↑ "Queen Beatrix of the Netherlands and Crown Prince Willem-Alexander" (JPG). Alamy. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-04-03. Diakses tanggal 2017-06-15.
  46. ↑ "President van de Republiek Korea, december 2023 - Foto en video - Het Koninklijk Huis". 12 December 2023.
  47. ↑ https://twitter.com/koninklijkhuis/status/1734673826934378597/photo/2/
  48. ↑ "Par Triju Zvaigžņu ordeņa piešķiršanu" [On the awarding of the Order of the Three Stars]. Latvijas Vēstnesis (dalam bahasa Latvia). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-04-13. Diakses tanggal 2018-06-11.
  49. ↑ "Royal visit crowns Lithuanian-Dutch friendship". President of the Republic of Lithuania (Press release) (dalam bahasa Inggris (Britania)). Vilnius. 2018-06-13. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-03-27. Diakses tanggal 2022-04-27.
  50. ↑ The royal forums, State visit of Luxembourg to Netherlands, 2006, Photo Diarsipkan 2013-04-01 di Wayback Machine.
  51. ↑ Official decree
  52. ↑ "Oman Observer" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 April 2013.
  53. ↑ "[DNF] Fotoarchief Denieuwsfoto". www.ppe-agency.com.
  54. ↑ "Koning krijgt grootkruis van Legioen van Eer". Telegraaf (dalam bahasa Belanda). 2014-01-20. Diakses tanggal 2019-11-11.
  55. ↑ "Entidades Estrangeiras Agraciadas com Ordens Portuguesas" [Foreign Entities Awarded with Portuguese Orders]. Ordens Honoríficas Portuguesas (dalam bahasa Portugis). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-04-09. Diakses tanggal 2022-04-27.
  56. ↑ "Holandský kráľovský pár pricestoval na návštevu Slovenska". Prezidentka Slovenskej republiky. 7 March 2023.
  57. ↑ "Real Decreto 349/2024" [Royal Decree 349/2024]. Boletín Oficial del Estado (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 4 March 2016. Diakses tanggal 2024-04-02.
  58. ↑ "Real Decreto 1141" [Royal Decree 1141] (PDF). Boletín Oficial del Estado (dalam bahasa Spanyol). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2017-06-15.
  59. ↑ Viva Maxima Blog, State visit of Juan Carlos in Netherlands 2001, Group photo Diarsipkan 2013-07-28 di Wayback Machine.
  60. ↑ Saad719 (2025-12-02). "Dutch State Visit to Suriname". The Royal Watcher (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-03-19. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  61. ↑ https://kiosk.incv.cv/V/2018/12/7/1.1.80.2618/p1. ; ;
  62. ↑ "Prakāṣ̄ s̄ảnạk nāykrạṭ̄hmntrī" ประกาศสำนักนายกรัฐมนตรี [Announcement of the Prime Minister's Office] (PDF). ราชกิจจานุเบกษา (Press release) (dalam bahasa Thai). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 December 2014. Diakses tanggal 2022-04-27.
  63. ↑ 3rd Photo of this gallery shows the Prince wearing the order
  64. ↑ H.H Sheikh Khalifa welcomes HM Queen Beatrix of Netherlands – website of the UAE Ministry of Foreign Affairs
  65. ↑ https://www.presidency.gr/synantisi-me-ton-vasilia-kai-tin-vasilissa-tis-ollandias//

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Willem-Alexander of the Netherlands.
Familypedia memiliki artikel pada Willem-Alexander_van_Oranje-Nassau_(1967).
  • (Inggris) Pangeran Oranye, biografi di situs web resmi Wangsa Belanda
Willem-Alexander dari Belanda
Wangsa Oranye-Nassau
Cabang kadet Wangsa Amsberg
Lahir: 27 April 1967
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Beatrix
Raja Belanda
2013-sekarang
Petahana
Pewaris takhta:
Catharina-Amalia
Belanda
Lowong
Terakhir dijabat oleh
Alexander
Pangeran Oranye
1980–2013
Diteruskan oleh:
Catharina-Amalia
Hanya gelar saja
Didahului oleh:
Pangeran Claus dari Belanda
— TITULER —
Pemimpin Wangsa Amsberg
2002–sekarang
Petahana
Penerus:
Pangeran Friso dari Oranye-Nassau
  • l
  • b
  • s
Pangeran Kerajaan Belanda
Generasi ke-1

William II  · Pangeran Frederick
Generasi ke-2

William III  · Pangeran Alexander  · Pangeran Henry  · Pangeran Ernest Casimir  · Pangeran William  · Pangeran Frederick
Generasi ke-3

William, Pangeran Oranye  · Pangeran Maurice  · Alexander, Pangeran Oranye
Generasi ke-4
tidak ada
Generasi ke-5
tidak ada
Generasi ke-6

Willem-Alexander, Pangeran Oranye  · Pangeran Friso  · Pangeran Constantijn
Generasi ke-7
tidak ada
  • l
  • b
  • s
Penguasa monarki berdaulat saat ini
Afrika
  • Eswatini Mswati III
  • Lesotho Letsie III
  • Maroko Muhammad VI
Asia
  • Bahrain Hamad
  • Bhutan Jigme Khesar Namgyel Wangchuck
  • Brunei Hassanal Bolkiah
  • Kamboja Norodom Sihamoni
  • Kuwait Misy'al
  • Jepang Naruhito
  • Malaysia Ibrahim Iskandar
  • Oman Haitham
  • Qatar Tamim
  • Arab Saudi Salman
  • Thailand Rama X
  • Uni Emirat Arab Muhammad
  • Yordania Abdullah II
Eropa
  • Andorra Josep-Lluís Serrano Pentinat dan Emmanuel Macron
  • Belanda Willem-Alexander
  • Britania Raya Charles III
  • Belgia Philippe
  • Denmark Frederik X
  • Liechtenstein Hans-Adam II
  • Luksemburg Henri
  • Monako Albert II
  • Norwegia Harald V
  • Spanyol Felipe VI
  • Swedia Carl XVI Gustaf
  • Vatikan Leo XIV
Amerika
  • Antigua dan Barbuda Bahama Barbados Belize Grenada Jamaika Kanada Saint Kitts dan Nevis Saint Lucia Saint Vincent dan Grenadine Charles III
Oseania
  • Australia Kepulauan Solomon Papua Nugini Selandia Baru Tuvalu Charles III
  • Tonga Tupou VI
  • Lihat juga: Ahli waris takhta saat ini
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Belanda
  • Belgia
Orang
  • DDB
Lain-lain
  • SNAC
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan awal
  2. Pendidikan
  3. Pendidikan dan karier militer
  4. Aktivitas dan kepentingan sosial
  5. Memerintah
  6. Kegiatan di waktu luang
  7. Pernikahan
  8. Anak
  9. Privasi dan pers
  10. Gelar dan penghargaan
  11. Gelar
  12. Pangkat militer
  13. Kualifikasi
  14. Penghargaan
  15. Leluhur
  16. Referensi

Artikel Terkait

Daftar penguasa Belanda

artikel daftar Wikimedia

Belanda

negara konstituen Kerajaan Belanda & negara di Eropa Barat Laut

Monarki Belanda

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026