Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Willem III dari Belanda

Willem III adalah Raja Belanda dan Adipati Agung Luksemburg dari tahun 1849 hingga kematiannya pada tahun 1890. Ia adalah putra dari Raja Willem II dan Ratu Anna Pavlovna dari Rusia. Pemerintahannya ditandai oleh perkembangan demokrasi parlementer di Belanda dan pergolakan sosial serta politik baik di dalam negeri maupun di Eropa. Willem III dikenal karena sikapnya yang konservatif dan terkadang bertentangan dengan tuntutan reformasi di masanya.

Raja Belanda dan Adipati Agung Luksemburg dari tahun 1849 hingga kematiannya pada tahun 1890
Diperbarui 1 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Willem III dari Belanda
Willem III
Potret formal, ca 1887
Raja Belanda
Adipati Agung Luksemburg
Berkuasa17 Maret 1849 – 23 November 1890
Inaugurasi12 Mei 1849
PendahuluWillem II
PenerusBelanda:
Wilhelmina
Luksemburg:
Adolphe
Adipati Limburg
Berkuasa17 Maret 1849 – 23 Agustus 1866
PendahuluWillem II
Kelahiran(1817-02-19)19 Februari 1817
Paleis der Natie, Brussel, Kerajaan Bersatu Belanda
Kematian23 November 1890(1890-11-23) (umur 73)
Istana Het Loo, Apeldoorn, Belanda
Pemakaman4 Desember 1890
Nieuwe Kerk, Delft, Belanda
Pasangan
    Sophie dari Württemberg
    ​
    ​
    (m. 1839; meninggal 1877)​
      Emma dari Waldeck dan Pyrmont
      ​
      ​
      (m. 1879)​
      Keturunan
      • William, Pangeran Oranye
      • Pangeran Maurice
      • Alexander, Pangeran Orange
      • Wilhelmina, Ratu Belanda
      Nama lengkap
      • Belanda: Willem Alexander Paul Frederik Lodewijkcode: nl is deprecated
      • Prancis: Guillaume Alexander Paul Frédéric Louiscode: fr is deprecated
      WangsaOranye-Nassau
      AyahWillem II dari Belanda
      IbuAnna Pavlovna
      AgamaGereja Reformed Belanda
      Tanda tanganWillem III

      Willem III (Willem Alexander Paul Frederik Lodewijk; 19 Februari 1817 – 23 November 1890) adalah Raja Belanda dan Adipati Agung Luksemburg dari tahun 1849 hingga kematiannya pada tahun 1890. Ia adalah putra dari Raja Willem II dan Ratu Anna Pavlovna dari Rusia. Pemerintahannya ditandai oleh perkembangan demokrasi parlementer di Belanda dan pergolakan sosial serta politik baik di dalam negeri maupun di Eropa. Willem III dikenal karena sikapnya yang konservatif dan terkadang bertentangan dengan tuntutan reformasi di masanya.

      Kehidupan Awal dan Pendidikan

      Willem Alexander lahir di Brussel, yang saat itu bagian dari Kerajaan Bersatu Belanda, pada tanggal 19 Februari 1817. Ia adalah putra pertama Willem II dan cucu Willem I, Raja Belanda pertama. Ibunya, Anna Pavlovna, adalah putri Tsar Rusia, Pavel I, yang memberinya hubungan erat dengan keluarga kerajaan Eropa lainnya.

      Willem dididik dengan ketat dalam tradisi monarki, termasuk pelajaran sejarah, hukum, dan militer. Ia juga menerima pendidikan di Universitas Leiden, meskipun ia tidak pernah menyelesaikan studinya secara formal. Sejak muda, Willem menunjukkan minat yang besar terhadap urusan militer, dan ini menjadi fokus utama sepanjang hidupnya.

      Pernikahan dan Keluarga

      Willem III menikah pertama kali dengan Sophie dari Württemberg pada 18 Juni 1839. Pernikahan ini menghasilkan tiga anak:

      1. Willem Nicolaas Alexander Frederik Karel Hendrik (1840–1879), Putra Mahkota Belanda.
      2. Willem Frederik Maurits Alexander Hendrik Karel (1843–1850).
      3. Willem Alexander Karel Hendrik Frederik (1851–1884).

      Namun, hubungan Willem dengan Sophie tidak harmonis, karena perbedaan pandangan yang tajam, terutama dalam politik dan gaya hidup. Sophie meninggal pada tahun 1877, dan pada tahun 1879 Willem menikah lagi dengan Emma dari Waldeck dan Pyrmont, yang berusia 41 tahun lebih muda darinya. Pernikahan ini menghasilkan seorang putri, Wilhelmina, yang kelak menjadi penerusnya.

      Pemerintahan

      Awal Pemerintahan

      Willem III naik takhta pada 17 Maret 1849 setelah kematian ayahnya, Willem II. Pemerintahannya dimulai di tengah perubahan besar dalam politik Belanda, terutama dengan diperkenalkannya konstitusi 1848, yang membatasi kekuasaan monarki dan memperkuat peran parlemen. Willem III, yang konservatif, sering kali berbenturan dengan prinsip-prinsip baru ini.

      Hubungan dengan Parlemen

      Sepanjang pemerintahannya, Willem III kerap mengalami konflik dengan parlemen. Ia mencoba mempertahankan kontrol atas kebijakan negara dan sering kali memecat perdana menteri atau menteri yang tidak sejalan dengannya. Namun, kekuasaan monarki semakin melemah, dan ia akhirnya harus menerima sistem pemerintahan parlementer yang lebih kuat.

      Hubungan Internasional

      Willem III memiliki hubungan diplomatik yang rumit dengan negara-negara Eropa lainnya. Sebagai seorang konservatif, ia sering kali mendukung kebijakan monarki absolut di negara-negara tetangga, meskipun tekanan liberal di Eropa terus meningkat.

      Krisis Luksemburg

      Pada tahun 1867, Willem menghadapi Krisis Luksemburg, ketika ia mempertimbangkan untuk menjual Luksemburg kepada Prancis. Langkah ini memicu protes internasional dan hampir menyebabkan perang antara Prusia dan Prancis. Krisis ini diselesaikan melalui Perjanjian London, yang menjamin netralitas Luksemburg tetapi melemahkan posisi Willem sebagai Adipati Agung Luksemburg.

      Akhir Pemerintahan

      Pada tahun-tahun terakhirnya, Willem III menjadi semakin terisolasi, baik secara politik maupun pribadi. Kesehatannya memburuk, dan ia sering kali menyerahkan tugas-tugas kenegaraan kepada istrinya, Ratu Emma. Willem meninggal pada 23 November 1890 di Het Loo Palace, Apeldoorn.

      Kematian Willem III menandai berakhirnya persatuan personal antara Belanda dan Luksemburg, karena Luksemburg tidak mengizinkan suksesi perempuan. Takhta Belanda diwarisi oleh putrinya, Wilhelmina, sementara Luksemburg diberikan kepada cabang keluarga Nassau lainnya.

      Gelar dan Penghormatan

      Gelar Lengkap

      Willem Alexander Paul Frederik Lodewijk, Raja Belanda, Pangeran Oranye, Adipati Agung Luksemburg, dll.

      Penghormatan

      • Ordo Singa Belanda
      • Ordo Mahkota Eik

      Referensi

      • Blok, P.J. Geschiedenis van het Nederlandsche volk. Amsterdam: H.J.W. Becht, 1912.
      • Dutilh, J.J. Willem III en zijn tijd. Den Haag: Martinus Nijhoff, 1962.
      • Kossmann, E.H. The Low Countries: History of the Netherlands. Oxford: Oxford University Press, 1978.

      Pranala luar

      Wikimedia Commons memiliki media mengenai William III of the Netherlands.
      • Royal House of the Netherlands and Grand-Ducal House of Luxembourg Diarsipkan 2009-04-09 di Wayback Machine.
      • Royal House of Württemberg Diarsipkan 2007-11-19 di Wayback Machine.
      • Princely House of Waldeck and Pyrmont Diarsipkan 2009-04-11 di Wayback Machine.
      Familypedia memiliki artikel pada Willem III van Oranje-Nassau (1817-1890).
      Willem III dari Belanda
      Wangsa Oranye-Nassau
      Lahir: 17 February 1817 Meninggal: 23 November 1890
      Gelar kebangsawanan
      Didahului oleh:
      William II
      Raja Belanda
      1849–1890
      Diteruskan oleh:
      Wilhelmina
      Adipati Agung Luksemburg
      1849–1890
      Diteruskan oleh:
      Adolphe
      Adipati Limburg
      1849–1866
      Jabatan dihapuskan
      Belanda
      Didahului oleh:
      William, Pangeran Oranye
      later became King William II
      Pangeran Oranye
      1840–1849
      Diteruskan oleh:
      William, Pangeran Oranye
      Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
      Internasional
      • ISNI
      • VIAF
      • GND
      • FAST
      • WorldCat
      Nasional
      • Amerika Serikat
      • Prancis
      • Data BnF
      • Italia
      • Republik Ceko
      • Spanyol
      • Belanda
      • Polandia
      • Israel
      Seniman
      • RKD Artists
      • KulturNav
      Orang
      • Belanda
      • Deutsche Biographie
      • DDB
      Lain-lain
      • IdRef
      • NARA
      • Te Papa (Selandia Baru)
      • RISM
      • Yale LUX

      Bagikan artikel ini

      Share:

      Daftar Isi

      1. Kehidupan Awal dan Pendidikan
      2. Pernikahan dan Keluarga
      3. Pemerintahan
      4. Awal Pemerintahan
      5. Hubungan dengan Parlemen
      6. Hubungan Internasional
      7. Krisis Luksemburg
      8. Akhir Pemerintahan
      9. Gelar dan Penghormatan
      10. Gelar Lengkap
      11. Penghormatan
      12. Referensi
      13. Pranala luar

      Artikel Terkait

      Christian IX dari Denmark

      Raja Denmark (1873-1906)

      Wangsa Oranye-Nassau

      I dari Belanda (1813-1815) Willem I dari Belanda (1815-1840) Willem II dari Belanda (1840-1849) Willem III dari Belanda (1849-1890) Wilhelmina dari Belanda

      Keluarga Rothschild

      Hartawan Yahudi

      Jakarta Aktual
      Jakarta Aktual© 2026