Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiWawasan Kemakmuran Bersama 2030
Artikel Wikipedia

Wawasan Kemakmuran Bersama 2030

Wawasan Kemakmuran Bersama 2030 adalah kerangka tindakan pemerintah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Malaysia di bawah pemerintahan Pakatan Harapan (PH) untuk periode 2021 hingga 2030, bertujuan meningkatkan pendapatan semua kelompok etnis, terutama Bumiputera yang terdiri dari golongan B40, miskin ekstrem, miskin ekonomi, mereka yang berada dalam transisi ekonomi, Bumiputera Orang Asli, Sabah dan Sarawak, penyandang disabilitas, pemuda, wanita, anak-anak, dan lansia.

Wikipedia article
Diperbarui 20 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Wawasan Kemakmuran Bersama 2030 (WKB 2030) adalah kerangka tindakan pemerintah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Malaysia di bawah pemerintahan Pakatan Harapan (PH) untuk periode 2021 hingga 2030, bertujuan meningkatkan pendapatan semua kelompok etnis, terutama Bumiputera yang terdiri dari golongan B40 (golongan berpendapatan rendah), miskin ekstrem, miskin ekonomi, mereka yang berada dalam transisi ekonomi, Bumiputera Orang Asli, Sabah dan Sarawak, penyandang disabilitas, pemuda, wanita, anak-anak, dan lansia.[1][2][3]

Latar Belakang

Rencana Wawasan Kemakmuran Bersama dipresentasikan pada ulang tahun pertama pemerintahan PH yang diselenggarakan pada Mei 2019.[4] Secara resmi, rencana ini diluncurkan pada 5 Oktober 2019 oleh Perdana Menteri Mahathir Mohamad, menyusul kesenjangan ekonomi yang besar di kalangan Bumiputera akibat kegagalan pembangunan yang adil dan distribusi ke demografi negara karena praktik korupsi yang luas serta penyalahgunaan kekuasaan di kalangan politisi Bumiputera dan pegawai negeri, yang selanjutnya menghambat banyak visi pembangunan masa lalu negara.[1][5][6] Kerangka tindakan ini juga dibuat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Malaysia khususnya Bumiputera di berbagai sektor di negara ini, dengan Perdana Menteri memastikan bahwa setiap pembangunan yang dijalankan di bawah rencana ini di Sabah dan Sarawak tidak akan melanggar hak tanah adat (NCR) di wilayah masing-masing.[1][7]

Lihat juga

  • Wawasan 2020

Referensi

  1. 1 2 3 Zakiah Koya (2019-10-05). "PM launches Shared Prosperity Vision 2030, says will hit the ground running" (dalam bahasa Inggris). The Star.
  2. ↑ "Shared Prosperity Vision to raise Bumiputera's participation in high-value contracts". Bernama (dalam bahasa Inggris). The Malay Mail. 2019-10-05.
  3. ↑ R. Loheswar (2019-10-07). "Three things we learned about Shared Prosperity Vision 2030" (dalam bahasa Inggris). The Malay Mail.
  4. ↑ "Keynote Address by Prime Minister of Malaysia YAB Tun Dr Mahathir Bin Mohamad First-year Anniversary of the Pakatan Harapan Government on 9th May 2019 (Thursday) at Putrajaya International Convention Centre (PICC)" (PDF). 2019. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 7 October 2019 – via Prime Minister's Office of Malaysia.
  5. ↑ "Corruption, Abuse of Power Are Main Factors Curbing Economic Progress". Bernama. 2019-10-05. Diarsipkan dari asli tanggal 7 October 2019 – via Prime Minister's Office of Malaysia.
  6. ↑ Shannon Teoh (2019-10-06). "Mahathir Mohamad launches Shared Prosperity Vision 2030". The Straits Times.
  7. ↑ "Development in Sabah and Sarawak will not affect NCR land". Bernama. The Borneo Post. 2019-10-06.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar Belakang
  2. Lihat juga
  3. Referensi

Artikel Terkait

Kepemimpinan Kedua Mahathir Mohamad (2018-2020)

memimpin rapat kabinet khusus tentang Visi Kemakmuran Bersama. Mahathir meresmikan Visi Kemakmuran Bersama 2030 yang baru di Kuala Lumpur pada 5 Oktober

Pemilihan umum Gubernur Jawa Timur 2024

Pemilihan Umum Gubernur yang dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur pada tahun 2024

Pemilihan umum Gubernur Gorontalo 2024

dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Gubernur Gorontalo periode 2025–2030. Pemilihan Gubernur (Pilgub) Gorontalo tahun tersebut diselenggarakan setelah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026