Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiWan Mohammad Nor Wan Daud
Artikel Wikipedia

Wan Mohammad Nor Wan Daud

Wan Mohammad Nor Wan Daud adalah seorang akademikus, aktivis dan penulis asal Malaysia. Ia merupakan salah satu pendiri dari Institut Internasional Pemikiran dan Peradaban Islam (ISTAC) dan pernah menjabat sebagai Wakil Direktur. Wan juga pernah menduduki jabatan penting di beberapa organisasi keislaman di Malaysia.

peneliti dan penulis asal Malaysia bidang studi Islam
Diperbarui 18 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Wan Mohammad Nor Wan Daud adalah seorang akademikus, aktivis dan penulis asal Malaysia. Ia merupakan salah satu pendiri dari Institut Internasional Pemikiran dan Peradaban Islam (ISTAC) dan pernah menjabat sebagai Wakil Direktur. Wan juga pernah menduduki jabatan penting di beberapa organisasi keislaman di Malaysia.

Pekerjaan

Wan merupakan salah seorang pendiri Institut Internasional Pemikiran dan Peradaban Islam (ISTAC) bersama dengan Syed Muhammad Naquib al-Attas. Keduanya merintis institut tersebut pada tahun 1988. Pada tahun 1998, Wan diserahi jabatan sebagai Wakil Direktur ISTAC.[1]

Organisasi

Wan pernah aktif berorganisasi dengan jabatan sebagai Presiden Nasional pada Kelompok Studi Islam Malaysia di Amerika Serikat dan Kanada. Masa jabatannya yaitu tahun 1981–1982. Kemudian, pada periode 1982–1983, ia menjabat sebagai Presiden Pelajar Muslim di Asosiasi Muslim Amerika Serikat dan Kanada.[1] Wan juga menjadi anggota di beberapa organisasi lainnya, yaitu:[2]

  1. Anggota Majelis al-Shura di Masyarakat Islam Amerika Utara.
  2. Anggota Dewan Penasehat di Toda Institute for Global Peace and Policy Research di Honolulu, Hawaii.
  3. Anggota Penasehat Internasional Program Pascasarjana untuk Studi Islam di Universitas Melbourne, Australia.

Karya tulis

Buku dan makalah

Wan menulis banyak buku dan makalah yang telah diterjemahkan ke banyak bahasa, di antaranya dalam bahasa Persia, bahasa Rusia, bahasa Bosnia, bahasa Turki, bahasa Jepang dan bahasa Indonesia.[3] Beberapa buku yang ditulisnya yaitu:[3]

  1. Budaya Ilmu: Konsep, Prasyarat dan Pelaksanaan di Malaysia
  2. The Concept of Knowledge in Islam and Implicationss for Education in a Developing Country
  3. Penjelasan Budaya Ilmu
  4. The Beacon of the Creast of a Hill
  5. A Brief History and Philosophy of the International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC)
  6. The Educational Philosophy and Practice of Syed Muhammad Naquib al-Attas: An Exposition of the Original Concept of Islamization
  7. Pembangunan di Malaysia: Ke Arah Satu Kefahaman Baru yang Lebih Sempurna

Puisi

Wan juga menulis dua buku puisi. Pertama, kumpulan puisi berjudul Mutiara Taman Adabi. Puisi-puisi ini memperoleh pujian dari sastrawan senior Malaysia, Afandi Hasan. Puisi-puisinya disandingkan dengan sajak-sajak yang dibuat oleh Sutan Takdir Alisjahbana. Buku puisi keduanya berjudul Dalam Terang.[3]

Referensi

Catatan kaki

  1. 1 2 Husaini 2005, hlm. xi.
  2. ↑ Husaini 2005, hlm. xi-xii.
  3. 1 2 3 Husaini 2005, hlm. xii.

Daftar pustaka

  • Husaini, Adian (2005). Wajah Peradaban Barat: Dari Hegemoni Kristen ke Dominasi Sekuler Liberal. Jakarta: Gema Insani. ISBN 978-602-250-517-4. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pekerjaan
  2. Organisasi
  3. Karya tulis
  4. Buku dan makalah
  5. Puisi
  6. Referensi
  7. Catatan kaki
  8. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Adian Husaini

Pemikiran Islam dan Peradaban-Universitas Islam Internasional Malaysia (ISTAC-IIUM) di bidang pemikiran dan peradaban Islam. Adian bekerja sebagai peneliti di

Pesantren

sekolah asrama Islam di Indonesia

Hamka

ulama, sastrawan, dan politisi Indonesia (1908—1981)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026