Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Verifikasi fakta

Verifikasi Fakta merupakan kegiatan untuk mengkonfirmasi kebenaran suatu klaim informasi dengan menggunakan bukti-bukti tertulis yang relevan dari berbagai sumber. Verifikasi fakta dapat dilakukan secara internal sebelum sebuah informasi dipublikasikan dan secara eksternal sesudah dipublikasikan.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ada usul agar artikel ini digabungkan dengan Pemeriksaan fakta. (Diskusikan) Diusulkan sejak Desember 2024.
Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (Desember 2024)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
  • Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
  • Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
  • Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
  • Setelah menerjemahkan, {{Translated|en|Fact-checking}} harus ditambahkan di halaman pembicaraan untuk memastikan kesesuaian hak cipta.
  • Untuk panduan lebih lanjut, lihat Wikipedia:Panduan dalam menerjemahkan artikel.
Globe icon.
Konten dan perspektif penulisan article ini tidak menggambarkan wawasan global pada subjeknya. Silakan bantu mengembangkan atau bicarakan artikel ini di halaman pembicaraannya, atau buat artikel baru, bila perlu. (Desember 2024) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Verifikasi Fakta merupakan kegiatan untuk mengkonfirmasi kebenaran suatu klaim informasi dengan menggunakan bukti-bukti tertulis yang relevan dari berbagai sumber. [1] Verifikasi fakta dapat dilakukan secara internal sebelum sebuah informasi dipublikasikan dan secara eksternal sesudah dipublikasikan.[2]

Sebuah informasi yang telah dipublikasikan tidak selalu seluruhnya benar atau salah. Namun, kadang juga sebagiannya benar dan sebagiannya salah. Peran utama pemeriksa fakta adalah membantu memberikan pemahaman yang utuh atas suatu klaim informasi sesuai dengan konteks dan segala kompleksitasnya. [3]

Metode Verifikasi Fakta

Beberapa metode manual yang digunakan untuk memverifikasi fakta, yaitu:

  1. Meneliti dan memeriksa fakta (Research and fact-checking), yaitu menelusuri klaim sebuah informasi dan memverifikasi akurasinya dengan menggunakan berbagai sumber yang valid dan dapat dipercaya seperti artikel hasil penelitian, berita dari media massa yang jelas dan terpercaya serta data pemerintah.
  2. Wawancara dan pendapat ahli (Interviews and expert opinions), yaitu melakukan wawancara terhadap pakar yang relevan untuk memeriksa kesesuain klaim sebuah informasi terhadap fakta yang disajikan dan pendapat ahli.
  3. Pemeriksaan silang dengan berbagai sumber (Cross-checking with multiple sources), yaitu membandingkan suatu klaim informasi dengan berbagai sumber rujukan untuk memastikan konsistensinya melalui triangulasi.
  4. Memverifikasi kredibilitas sumber-sumber (Verifying the credibility of sources), yaitu memeriksa kredibilitas sumber-sumber yang yang mendukung suatu klaim informasi.[4]

Selain itu, verifikasi fakta juga dapat dilakukan secara otomatis melalui sejumlah website seperti:

  1. Fact Check Tools dari Google
  2. Cekfakta.com dari Mafindo, AJI dan AMSI
  3. Factcheck.org dari Annenberg Public Policy Center

Jenis-Jenis Verifikasi Fakta

  1. Ante hoc fact-checking bertujuan untuk memeriksa tingkat akurasi sebuah informasi meliputi gambar-gambar, serta data dalam bentuk narasi yang disajikan sebelum diputuskan untuk dipublikasikan atau tidak dipublikasikan.[5] Ante hoc fact-checking ini kadang juga disebut sebagai verifikasi sebelum publikasi. [6]
  2. Post hoc fact-checking bertujuan untuk memeriksa tingkat akurasi sebuah informasi yang telah dipublikasikan secara terbuka. Post hoc fact-checking umumnya dilakukan oleh organisasi tertentu yang berfokus pada verifikasi fakta sebuah informasi seperti cekfakta.com dari Mafindo, Berita Hoaks dari Kemenkomdigi, dan Fact Check Tools dari Google dengan memberikan penjelasan ringkas serta elemen visual pendukung tentang keakuratan informasi yang diverifikasi.

Kendala dalam Verifikasi Fakta

  1. Bias Kognitif (Cognitive Bias)[7]
  2. Literasi digital dan kemampuan analitik (digital and analytical skills)[8]

Catatan Kaki

  1. ↑ Liu; Zhu; Zeng. "Modeling Entity Knowledge for Fact Verification". Proceedings of the Fourth Workshop on Fact Extraction and VERification (FEVER): 51.
  2. ↑ Graves, Lucas; Amazeen, Michelle A. (2019). Fact-Checking as Idea and Practice in Journalism. hlm. 3–4. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Nakov, Preslav; Corney, David; Hasanain, Maram; Alam, Firoj; Elsayed, Tamer; Barr´ on-Cede˜ no, AlBerto; Papotti, Paolo; Shaar, Shaden; Da San Martin, Giovanni. "Automated Fact-Checking for Assisting Human Fact-Checkers". Proceedings of the Thirtieth International Joint Conference on Artificial Intelligence (IJCAI-21): 4553.
  4. ↑ Rani, Anku; Tonmoy, S.M Towhidul Islam; Dalal, Dwip; Gautam, Shreya; Chakraborty, Megha; Chadha, Aman; Sheth, Amit; Das, Amitava. "FACTIFY-5WQA: 5W Aspect-based Fact Verification through Question Answering". Computation and Language: 1.
  5. ↑ Graves, Lucas; Amazeen, Michelle A. (2019). Fact-Checking as Idea and Practice in Journalism. hlm. 1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Mantzarlis, Alexios. "Fact-checking 101" (PDF). hlm. 81.
  7. ↑ Soprano, Michael; Roitero, Kevin; La Barbera, David; Ceolin, Davide; Spina, Damiano; Demartini, Gianluca; Mizzaro, Stefano (2024). "Cognitive Biases in Fact-Checking and Their Countermeasures: A Review". Information Processing & Management: 11–12.
  8. ↑ Rodríguez-Pérez, Carlos; Seibt, Taís; Magallón-Rosa, Raúl; Paniagua-Rojano, Francisco Javier; Chacón-Peinado, Sonia (2023). "Purposes, Principles, and Difficulties of Fact-checking in Ibero-America: Journalists' Perceptions". Journalism Practice: 2163.

Sumber Rujukan

Graves, Lucas; A. Amazeen, Michelle (2019). Fact-Checking as Idea and Practice in Journalism. Oxford University Press. hlm. 1–19. doi:10.1093/acrefore/9780190228613.013.808. ISBN 9780190228613. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)Liu, Yang; Zhu, Chenguang; Zeng, Michael (2021). "Modeling Entity Knowledge for Fact Verification" (PDF). Proceedings of the Fourth Workshop on Fact Extraction and VERification (FEVER): 50–59. doi:10.18653/v1/2021.fever-1.6.

Rani, Anku; Tonmoy, S.M Towhidul Islam; Dalal, Dwip; Gautam, Shreya; Chakraborty, Megha; Chadh, Aman; Sheth, Amit; Das, Amitava (2023). "FACTIFY-5WQA: 5W Aspect-based Fact Verification through Question Answering" (PDF). Proceedings of the 61st Annual Meeting of the Association for Computational Linguistics: 10421–10440.

Mantzarlis, Alexios (2018). "Fact-checking 101" (PDF). en.unesco.org. hlm. 81–95. Diakses tanggal 2024-12-20.

Nakov, Preslav; Corney, David; Hasanain, Maram; Alam, Firoj; Elsayed, Tamer; Barron-Cedeno, Alberto; Papotti, Paolo; Shaar, Shaden; Da San Martino, Giovanni (2021). "Automated Fact-Checking for Assisting Human Fact-Checkers" (PDF). Proceedings of the Thirtieth International Joint Conference on Artificial Intelligence: 4551–4558.

Rodríguez-Pérez, Carlos; Seibt, Taís; Magallón-Rosa, Raúl; Javier Paniagua-Rojano, Francisco; Chacón-Peinado, Sonia (2023). "Purposes, Principles, and Difficulties of Fact-checking in Ibero-America: Journalists' Perceptions". Journalism Practice. 17: 2159–2177. doi:10.1080/17512786.2022.2124434.

Soprano, Michael; Roitero, Kevin; La Barbera, David; Ceoli, Davide; Spina, Damiano; Demartini, Gianluca; Mizzaro, Stefano (2024). "Cognitive Biases in Fact-Checking and Their Countermeasures: A Review". Information Processing & Management. 61. doi:10.1016/j.ipm.2024.103672.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Metode Verifikasi Fakta
  2. Jenis-Jenis Verifikasi Fakta
  3. Kendala dalam Verifikasi Fakta
  4. Catatan Kaki
  5. Sumber Rujukan

Artikel Terkait

Konfrontasi Cicak dan Buaya

Peristiwa fenomenal di Indonesia pada era 2008-2011

Fakta

itu, fakta bisa diverifikasi dan disepakati oleh sebuah kumpulan orang. Dari segi isi fakta sesuai dengan kenyataan. Dari segi kebenaran fakta benar

Pemerkosaan massal 1998

diterbitkan oleh Komnas Perempuan. Pemerkosaan massal ini juga telah diverifikasi oleh Radhika Coomaraswamy, Pelapor Khusus PBB untuk Kekerasan terhadap

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026