Universitas Pai Chai adalah salah satu universitas modern paling awal di Korea Selatan. Kampus ini berlokasi di Seo-gu, Kota Metropolitan Daejeon, tepat di lereng bawah Gunung Yeonja. Selama lebih dari 130 tahun, universitas ini telah menjadi tempat lahirnya banyak tokoh berpengaruh, di antaranya penyair Kim So-wol, Presiden pertama Korea, Dr. Syngman Rhee, serta ahli bahasa ternama, Ju Si-gyeong.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Universitas Pai Chai | |
|---|---|
배재대학교 | |
| Moto | 크고자 하거든 남을 섬기라.code: ko is deprecated |
Moto dalam bahasa Inggris | Whoever would be great among you must be your servan. |
| Jenis | Swasta |
| Didirikan | 1885 |
| Presiden | Kim, Wook |
Staf akademik | 310 |
Staf administrasi | 570 |
| Jumlah mahasiswa | 14,199 |
| Sarjana | 8220 |
| Magister | 1,017 |
| Alamat | 155-40, Baejae-ro, Seo-gu , , |
| Kampus | kota |
| Maskot | Harimau, Ginkgo biloba, Magnolia denudata |
| Situs web | pcu.ac.kr |
| Korean name | |
| Hangul | 배재대학교code: ko is deprecated |
| Hanja | 培材大學校code: ko is deprecated |
| RR | Baejae daehakgyo |
| MR | Paejae taehakkyo |
Koordinat: 36°19′14.20″N 127°21′58.21″E / 36.3206111°N 127.3661694°E / 36.3206111; 127.3661694Lihat peta diperbesar Koordinat: 36°19′14.20″N 127°21′58.21″E / 36.3206111°N 127.3661694°E / 36.3206111; 127.3661694Lihat peta diperkecil | |
Universitas Pai Chai (hangeul: 배재대학교) adalah salah satu universitas modern paling awal di Korea Selatan. Kampus ini berlokasi di Seo-gu, Kota Metropolitan Daejeon, tepat di lereng bawah Gunung Yeonja.[1] Selama lebih dari 130 tahun, universitas ini telah menjadi tempat lahirnya banyak tokoh berpengaruh, di antaranya penyair Kim So-wol, Presiden pertama Korea, Dr. Syngman Rhee, serta ahli bahasa ternama, Ju Si-gyeong.[2]
Universitas Pai Chai berawal dari Pai Chai Hakdang (hangeul: 배재학당 / hanzi tradisional: 培材學堂), lembaga pendidikan menengah modern pertama di Korea, yang didirikan pada Agustus 1885 pada tahun ke-22 masa pemerintahan Raja Gojong oleh misionaris Henry G. Appenzeller. Pada April 1909, lembaga ini resmi diakui sebagai Pai Chai High School, lalu pada tahun 1916 mengalami restrukturisasi menjadi dua jenjang pendidikan yaitu Pai Chai Secondary School sebagai sekolah menengah dan Pai Chai College sebagai institusi pendidikan tinggi.[3]
Pada tahun 1925, Pai Chai Hakdang terpaksa ditutup oleh pemerintahan kolonial Jepang setelah menghasilkan 205 lulusan dari 15 angkatan. Beberapa dekade kemudian, pada tahun 1977, yayasan pendidikan Pai Chai Hakdang, yang saat itu mengelola Pai Chai Middle School dan Pai Chai High School, bergabung dengan yayasan Daejeon Childcare Academy, pengelola Daejeon Women’s Junior College. Melalui penggabungan tersebut, lahirlah Pai Chai Daejeon Junior College pada Maret 1978. Setahun kemudian, pada Maret 1979, lembaga ini berganti nama menjadi Pai Chai Industrial Junior College, dan pada Maret 1981 statusnya meningkat menjadi universitas empat tahun dengan nama Pai Chai University atau Universitas Pai Chai, dengan Kim Yong-wo sebagai rektor pertama. Sekolah pascasarjana kemudian didirikan pada November 1987. Pada Maret 1992, Universitas Pai Chai resmi menjadi universitas komprehensif, dan Lee Seong-geun dilantik sebagai rektor.[3]
Universitas ini terus berkembang dengan membuka Seoul Campus Support Center pada Januari 2001, serta menggelar peringatan 120 tahun berdirinya Pai Chai Hakdang pada Juni 2005. Pada Agustus 2008, Sekolah Pascasarjana Pendidikan resmi dibuka, diikuti dengan berdirinya Pusat Penelitian Kebijakan Penerimaan Mahasiswa pada Oktober tahun yang sama.[3]
Universitas Pai Chai kini menaungi enam sekolah pascasarjana, yang terdiri atas satu sekolah pascasarjana umum, empat sekolah pascasarjana khusus, dan satu sekolah pascasarjana pendidikan. Selain itu, terdapat lima collage utama, yaitu Howard collage, Seo Jae-pil collage, Appenzeller collage, Kim So-wol collage, dan Ju Si-gyeong collage, dengan total 53 program studi yang mencakup berbagai bidang ilmu.[3]
Berbagai lembaga pendukung dan afiliasi juga beroperasi di bawah universitas ini, seperti Kantor Pengembangan Universitas, Pusat Konsultasi Hukum Masyarakat, Museum, Klinik Kesehatan, Asrama Mahasiswa, Museum Sejarah Pai Chai Hakdang, Pusat Misi Asia, serta Pusat Media Pai Chai. Untuk memperkuat kegiatan akademik dan riset, Universitas Pai Chai juga memiliki sejumlah pusat penelitian, antara lain Institut Humaniora, Institut Teknik, Pusat Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini, Korea–Siberia Center, Pusat Penelitian Pariwisata dan Acara, Pusat Studi Hukum Perbandingan, Pusat Inovasi Pendidikan Teknik, Pusat Pendidikan Multikultural, serta Institut Ilmu Alam dan Hayati.[3]
Setiap bulan Juni, universitas ini menggelar Festival Pai Chai (hangeul: 배재축전) yang menampilkan berbagai kegiatan, termasuk Lomba Paduan Suara Lagu Rohani dan Kompetisi Seni Rupa Nasional untuk Siswa Sekolah Menengah Atas. Kehidupan mahasiswa juga aktif dengan adanya lebih dari 50 klub dan organisasi di berbagai bidang. Sementara itu, surat kabar universitas yaitu Baejae Shinmun (hangeul: 배재신문), telah terbit sejak tahun 1977 dan diterbitkan setiap dua minggu sekali di bawah pengelolaan Yayasan Pendidikan Pai Chai Hakdang.[3]