Boiga melanota atau ular cincin-emas barat, adalah salah satu spesies ular banjang terbesar di Asia. Ular ini ditemukan di Thailand, Malaysia Barat, Singapura, dan Indonesia. Ular ini berwarna hitam kebiruan mengkilap, ditandai dengan 40-50 garis kuning. Area mulut dan tenggorokan berwarna kuning, sedangkan bagian ventral tubuh berwarna hitam kekuningan. Mata berwarna keabu-abuan. Ular ini dikategorikan sebagai ular berbisa ringan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Ular cincin-emas barat | |
|---|---|
| Ular cincin-emas barat bergelantung di dahan pohon keruing, Selangor, Malaysia | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | |
| Filum: | |
| Kelas: | |
| Ordo: | |
| Famili: | |
| Genus: | |
| Spesies: | B melanota |
| Nama binomial | |
| Boiga melanota (Boulenger, 1896) | |
| Sinonim | |
| |
Boiga melanota atau ular cincin-emas barat[1], adalah salah satu spesies ular banjang terbesar di Asia. Ular ini ditemukan di Thailand, Malaysia Barat, Singapura, dan Indonesia ( Sumatra ). Ular ini berwarna hitam kebiruan mengkilap, ditandai dengan 40-50 garis kuning. Area mulut dan tenggorokan berwarna kuning, sedangkan bagian ventral tubuh berwarna hitam kekuningan. Mata berwarna keabu-abuan. Ular ini dikategorikan sebagai ular berbisa ringan.
Ular dewasa dapat mencapai panjang 25 meter (82 ft) . Hewan ini aktif di malam hari (nokturnal) dan berburu burung, tikus, dan telur burung sebagai makanan utamanya. Kepala dan mulutnya yang besar memungkinkannya menelan mangsanya dengan mudah. Dulunya spesies ini merupakan subspesies dari ular cincin-emas timur(Boiga dendrophila), namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa mereka adalah jenis yang berbeda.