Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiUlar cincin-emas timur
Artikel Wikipedia

Ular cincin-emas timur

Ular cincin-emas timur atau yang juga dikenal dengan nama ular tali wangsa atau ular bakau, adalah spesies ular berbisa menengah dari suku Colubridae. Ular ini diberi nama ular cincin-emas karena belang-belang berwarna kuning emas yang terdapat di punggungnya. Nama umum ular ini awalnya adalah ular cincin-emas saja, tetapi penelitian terbaru memekarkan ini dan menciptakan spesies baru bernama ilmiah Boiga melanota yang dikenal dengan nama ular cincin-emas barat.

Wikipedia article
Diperbarui 2 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ular cincin-emas timur
Ular cincin-emas timur
Boiga dendrophila Suntingan nilai di Wikidata

Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Risiko rendah
IUCN183186 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasReptilia
OrdoSquamata
FamiliColubridae
GenusBoiga
SpesiesBoiga dendrophila Suntingan nilai di Wikidata
Boie, 1827
Tata nama
Sinonim takson
  • Dipsas dendrophila Boie, 1827
  • Triglyphodon dendrophilum Duméril & Bibron, 1854
  • Dipsadomorphus dendrophilus Boulenger, 1896
Artikel takson sembarang

Ular cincin-emas timur[1] atau yang juga dikenal dengan nama ular tali wangsa atau ular bakau (nama yang juga digunakan untuk spesies F. leucobalia), adalah spesies ular berbisa menengah dari suku Colubridae. Ular ini diberi nama ular cincin-emas karena belang-belang berwarna kuning emas yang terdapat di punggungnya. Nama umum ular ini awalnya adalah ular cincin-emas saja, tetapi penelitian terbaru memekarkan ini dan menciptakan spesies baru bernama ilmiah Boiga melanota yang dikenal dengan nama ular cincin-emas barat.[2]

Pengenalan

Panjang tubuh ular ini mencapai 2.5 meter. Kepalanya berbentuk oval dan sedikit lebih lebar daripada leher. Bagian atas kepalanya berwarna hitam mengkilap dengan mata berwarna hitam. Bibir dan bagian bawah mulut hingga leher bawah berwarna kuning emas. Leher atas (tengkuk) dan tubuh bagian atas berwarna hitam mengkilap dengan belang-belang tipis berwarna kuning emas atau kuning terang. Bagian bawah tubuh (kecuali leher) berwarna hitam keabu-abuan.[3][4]

Penyebaran dan habitat

Ular cincin-emas timur tersebar luas mulai dari Myanmar, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia (Sumatra, Kepulauan Riau, Bangka-Belitung, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi), serta sebagian Filipina. Habitat utama ular ini adalah hutan yang lembap atau hutan dekat sungai, hingga ketinggian 610 meter DPL. Akan tetapi, ular ini paling sering dijumpai di hutan bakau di daerah pantai atau muara sungai. Hal inilah yang membuatnya sering disebut "ular bakau", tetapi nama ini juga sering disematkan kepada spesies ular air yang hidup di wilayah yang sama, yaitu Ular-air bakau (Fordonia leucobalia).[3][5]

Bisa

Ular cincin-emas timur termasuk ular berbisa menengah dan bertaring belakang. Gigitan ular cincin-emas dapat berakibat serius pada manusia, biasanya terasa sangat sakit dan bengkak di sekitar luka gigitan, tetapi tidak sampai membunuh manusia. Sampai saat ini, belum ada laporan atau berita kematian karena gigitan ular ini.[3][4]

Perilaku, makanan, dan reproduksi

Ular cincin-emas timur aktif pada malam hari dan biasanya beraktivitas di atas pohon. Ular ini sangat jarang turun ke tanah, biasanya hanya untuk berburu makanan. Ular ini termasuk ular yang mudah marah apabila diganggu. Makanan utamanya adalah katak/kodok, kadal, burung kecil, tikus, kelelawar kecil, dan terkadang ular lain yang berukuran lebih kecil. Ular ini berkembangbiak dengan bertelur (ovipar). Jumlah telur yang dihasilkan sebanyak 4 hingga 15 butir. Panjang ular yang baru menetas sekitar 35 sampai 43 cm.[3][4]

Galeri

  • Bagian kepala ular cincin-emas timur.
    Bagian kepala ular cincin-emas timur.
  • Di atas pohon terbuka.
    Di atas pohon terbuka.
  • Posisi melingkar di tanah.
    Posisi melingkar di tanah.
  • Posisi melingkar di pohon.
    Posisi melingkar di pohon.
  • Berdiam diri di ranting pohon.
    Berdiam diri di ranting pohon.
  • Sedang mencari mangsa.
    Sedang mencari mangsa.
  • Posisi ketika merasa terganggu.
    Posisi ketika merasa terganggu.

Referensi

  1. ↑ "Ular darat Indonesia (Seri 1)". Serpentes di Indonesia.
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-01-15. Diakses tanggal 2019-01-14.
  3. 1 2 3 4 Ular Asli Indonesia: Ular Cincin Emas (Boiga dendrophila)
  4. 1 2 3 Rooij, Nelly de. 1915. The Reptiles of the Indo-Australian Archipelago. Volume 2. Leiden.
  5. ↑ Boiga dendrophila | The Reptile Database

Daftar pustaka

  • Boie F. 1827. "Bemerkungen über Merrem's Versuch eines Systems der Amphibien, 1. Lieferung: Ophidier ". Isis van Oken, Jena 20: 508-566. (Dipsas dendrophila, p. 549).
  • Boulenger GA. 1896. Catalogue of the Snakes in the British Museum (Natural History). Volume III. Containing the Colubridæ (Opisthoglyphæ and Proteroglyphæ) ... London: Trustees of the British Museum (Natural History). (Taylor and Francis, printers). xiv + 727 pp. + Plates I-XXV. (Dipsadomorphus dendrophilus, pp. 70–71). (includes new variations: annectens, latifasciatus, melanotus, multicinctus).
  • Brongersma LD. 1934. "Contributions to Indo-Australian herpetology". Zool. Med. 17: 161-251.
  • Das I. 2006. A Photographic Guide to Snakes and other Reptiles of Borneo. Sanibel Island, Florida: Ralph Curtis Books. 144 pp. ISBN 0-88359-061-1. (Boiga dendrophila, p. 22).
  • Ryabov, Sergei A.; Orlov, Nikolai L. 2002. "Breeding of Black Mangrove Snake Boiga dendrophila gemmicincta (Duméril, Bibron et Duméril, 1854) (Serpentes: Colubridae: Colubrinae) from Sulawesi Island (Indonesia)". Russ. J. Herpetol. 9 (1): 77-79.

Pranala luar

  • Boiga dendrophila di Reptarium.cz Reptile Database
Pengidentifikasi takson
Boiga dendrophila
  • Wikidata: Q1358649
  • Wikispecies: Boiga dendrophila
  • BioLib: 58498
  • CoL: 5WNGW
  • GBIF: 2457881
  • iNaturalist: 27623
  • ITIS: 1081566
  • IUCN: 183186
  • NCBI: 46286
  • Observation.org: 97491
  • Open Tree of Life: 886677
  • RD: dendrophila

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pengenalan
  2. Penyebaran dan habitat
  3. Bisa
  4. Perilaku, makanan, dan reproduksi
  5. Galeri
  6. Referensi
  7. Daftar pustaka
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Ular cincin-emas barat

Boiga melanota atau ular cincin-emas barat, adalah salah satu spesies ular banjang terbesar di Asia. Ular ini ditemukan di Thailand, Malaysia Barat, Singapura

Welang

Spesies ular berbisa

Tongkat pastoral

tongkat menyerupai gancu gembala yang dibawa para uskup dan abas sebagai lambang jabatan, tongkat upacara dalam agama Kristen

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026