Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ulangan 25

Ulangan 25 adalah bagian dari Kitab Ulangan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen yang merupakan kitab ke-5 dan terakhir dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.

Wikipedia article
Diperbarui 22 Agustus 2018

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ulangan 25 (disingkat Ul 25) adalah bagian dari Kitab Ulangan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen yang merupakan kitab ke-5 dan terakhir dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]

Teks

  • Naskah sumber utama: Masoretik, Taurat Samaria, Septuaginta dan Naskah Laut Mati.
  • Pasal ini terdiri dari 19 ayat.
  • Berisi perkataan Musa ketika orang Israel berkemah di sisi timur sungai Yordan, siap memasuki tanah Kanaan.[3]

Waktu

  • Kisah yang dicatat di pasal ini terjadi pada tanggal 1 bulan ke-11 tahun ke-40 perjalanan orang Israel dari tanah Mesir.[4] (~1407 SM)

Lokasi

  • Musa mengucapkan perkataan-perkataan ini kepada seluruh orang Israel di seberang sungai Yordan, di padang gurun, di Araba-Yordan, di tentangan Suf, antara Paran dengan Tofel, Laban, Hazerot dan Di-Zahab, sebelas hari perjalanan jauhnya dari Horeb sampai Kadesh-Barnea, melalui jalan pegunungan Seir.[5]

Struktur

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

  • Ulangan 25:1–4 = Menentang kekerasan yang sewenang-wenang
  • Ulangan 25:5–10 = Tentang kawin dengan isteri saudara yang telah mati
  • Ulangan 25:11–12 = Larangan berbuat biadab
  • Ulangan 25:13–16 = Sukatan dan timbangan yang benar
  • Ulangan 25:17–19 = Amalek harus dihapuskan

Ayat 4

"Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik."[6]

Perintah ini menentukan agar hewan yang sedang bekerja menerima makanan yang cukup untuk memelihara kekuatan dan kesehatan. Hewan harus diperlakukan dengan baik serta diberi ganjaran untuk pekerjaannya. Lebih-lebih lagi, orang patut diperlakukan dengan adil sesuai dengan pekerjaan mereka. Orang Kristen berdasarkan Perjanjian Baru menerapkan prinsip ini kepada para pelayanan Injil (lihat 1 Korintus 9:9-11; 1 Timotius 5:17-18). Mereka yang bekerja dalam pelayanan Injil atau untuk lembaga Kristen harus memperoleh upah yang layak dan adil.[7]

Ayat 5

Artikel utama: Yibbum
"Apabila orang-orang yang bersaudara tinggal bersama-sama dan seorang daripada mereka mati dengan tidak meninggalkan anak laki-laki, maka janganlah isteri orang yang mati itu kawin dengan orang di luar lingkungan keluarganya; saudara suaminya haruslah menghampiri dia dan mengambil dia menjadi isterinya dan dengan demikian melakukan kewajiban perkawinan ipar." (TB)[8]

Referensi silang: Rut 4:10-13; Matius 22:24; Markus 12:19; Lukas 20:28.

Ayat 7

Artikel utama: Yibbum
"Tetapi jika orang itu tidak suka mengambil isteri saudaranya, maka haruslah isteri saudaranya itu pergi ke pintu gerbang menghadap para tua-tua serta berkata: Iparku menolak menegakkan nama saudaranya di antara orang Israel, ia tidak mau melakukan kewajiban perkawinan ipar dengan aku." (TB)[9]

Referensi silang: Rut 4:8

Ayat 9

Artikel utama: Yibbum
"maka haruslah isteri saudaranya itu datang kepadanya di hadapan para tua-tua, menanggalkan kasut orang itu dari kakinya, meludahi mukanya sambil menyatakan: Beginilah harus dilakukan kepada orang yang tidak mau membangun keturunan saudaranya." (TB)[10]

Referensi silang: Rut 4:8

Referensi

  1. ↑ W.S. LaSor, D.A. Hubbard & F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 1. Diterjemahkan oleh Werner Tan dkk. Jakarta:BPK Gunung Mulia. 2008. ISBN 979-415-815-1, 9789794158159
  2. ↑ J. Blommendaal. Pengantar kepada Perjanjian Lama. Jakarta:BPK Gunung Mulia, 1983. ISBN 979-415-385-0, 9789794153857
  3. ↑ Ulangan 1:1
  4. ↑ Ulangan 1:3
  5. ↑ Ulangan 1:1–2
  6. ↑ Ulangan 25:4
  7. ↑ The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  8. ↑ Ulangan 25:5 - Sabda.org
  9. ↑ Ulangan 25:7 - Sabda.org
  10. ↑ Ulangan 25:9 - Sabda.org

Lihat pula

  • Perkawinan ipar
  • Bagian Alkitab yang berkaitan: Rut 4, Matius 22, Markus 12, Lukas 20, 1 Korintus 9, 1 Timotius 5.

Pranala luar

  • (Indonesia) Teks Ulangan 25 dari Alkitab SABDA
  • (Indonesia) Audio Ulangan 25
  • (Indonesia) Referensi silang Ulangan 25
  • (Indonesia) Komentari bahasa Indonesia untuk Ulangan 25
  • (Inggris) Komentari bahasa Inggris untuk Ulangan 25
  • l
  • b
  • s
Kitab Ulangan • דְּבָרִים (Devarim)
Alkitab
Pasal
Ulangan 1 • 2 • 3 • 4 • 5 • 6 • 7 • 8 • 9 • 10 • 11 • 12 • 13 • 14 • 15 • 16 • 17 • 18 • 19 • 20 • 21 • 22 • 23 • 24 • 25 • 26 • 27 • 28 • 29 • 30 • 31 • 32 • 33 • 34
Ayat
  • 5:6-21
    • 6
    • 17
  • iconPortal Kristen
  • Portal Yahudi
Tempat
  • Ar
  • Araba-Yordan
  • Basan
  • Bet-Peor
  • Di-Zahab
  • Hazerot
  • Hesybon
  • Laban
  • Laut Araba/Laut Asin
  • Moab
  • Paran
  • Gunung Sinai
  • Suf
  • Tofel
  • Sungai Yordan
Tokoh
  • Eleazar
  • Musa
  • Pinehas
  • Yosua
Istilah
  • Mata ganti mata
  • Sepuluh Perintah Allah
Sumber
Alkitab Ibrani • Septuaginta • Latin Vulgata • Versi Terjemahan Baru • Versi Wycliffe • Versi King James • Versi American Standard • Versi World English
Taurat: Kitab Bilangan (pasal 36) ← • → Kitab Yosua (pasal 1)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Teks
  2. Waktu
  3. Lokasi
  4. Struktur
  5. Ayat 4
  6. Ayat 5
  7. Ayat 7
  8. Ayat 9
  9. Referensi
  10. Lihat pula
  11. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026