Ulangan 11 adalah bagian dari Kitab Ulangan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen, yang merupakan kitab ke-5 dan terakhir dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Ulangan 11 | |
|---|---|
Bagian gulungan 4Q41 yang memuat Ulangan 5:1-6:1 termasuk Sepuluh Perintah Allah, dari antara Gulungan Laut Mati yang berasal dari abad ke-1 SM. | |
| Kitab | Kitab Ulangan |
| Kategori | Taurat |
| Bagian Alkitab Kristen | Perjanjian Lama |
| Urutan dalam Kitab Kristen | 5 |
Ulangan 11 (disingkat Ul 11) adalah bagian dari Kitab Ulangan dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama di Alkitab Kristen, yang merupakan kitab ke-5 dan terakhir dalam kumpulan kitab Taurat yang disusun oleh Musa.[1][2]
Musa mengucapkan perkataan-perkataan ini kepada seluruh orang Israel di seberang sungai Yordan, di padang gurun, di Araba-Yordan, di tentangan Suf, antara Paran dengan Tofel, Laban, Hazerot dan Di-Zahab, sebelas hari perjalanan jauhnya dari Horeb sampai Kadesh-Barnea, melalui jalan pegunungan Seir.[5]
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
Allah memberikan pilihan menerima berkat atau kutuk kepada umat-Nya. Jikalau mereka taat kepada firman Allah dan tetap terpisah dari dosa bangsa-bangsa di sekitar mereka, maka berkat Allah akan turun atas mereka dan menyertai mereka (lihat Ulangan 28:1-14). Pada pihak lain, jikalau mereka menyesuaikan diri dengan jalan-jalan orang fasik, kutukan Allah akan menimpa mereka (lihat Ulangan 28:15-68).
Pembagian suku yang berdiri di gunung Gerizim dan di gunung Ebal disampaikan pada pasal 27.
Perintah ini dilaksanakan dengan teliti oleh Yosua dan dicatat dalam Kitab Yosua pasal 8:30-35, antara lain sebagai berikut:
Referensi silang: Yosua 4:19, Yosua 5:9