Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTumbuhan alpin
Artikel Wikipedia

Tumbuhan alpin

Tumbuhan alpin adalah tumbuhan yang tumbuh di iklim alpin. Tumbuhan alpin tumbuh di dataran tinggi dan di atas garis pohon. Terdapat berbagai spesies dan taksa tumbuhan yang tumbuh sebagai komunitas tumbuhan di tundra alpin ini. Tumbuhan ini meliputi rumput abadi, teki, forb, tumbuhan bantalan, lumut, dan lumut kerak. Tumbuhan alpin beradaptasi dengan kondisi lingkungan alpin yang keras, yang seeprti suhu rendah, kekeringan, radiasi ultraviolet, angin, kekeringan, tanah yang miskin nutrisi, dan musim tanam yang pendek. Beberapa tumbuhan alpin juga serang dimanfaatkan sebagai tanaman obat.

Wikipedia article
Diperbarui 10 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tumbuhan alpin
Padang rumput Alpin di Taman Nasional Kazbegi, Georgia

Tumbuhan alpin adalah tumbuhan yang tumbuh di iklim alpin. Tumbuhan alpin tumbuh di dataran tinggi dan di atas garis pohon. Terdapat berbagai spesies dan taksa tumbuhan yang tumbuh sebagai komunitas tumbuhan di tundra alpin ini.[1] Tumbuhan ini meliputi rumput abadi, teki, forb, tumbuhan bantalan, lumut, dan lumut kerak.[2] Tumbuhan alpin beradaptasi dengan kondisi lingkungan alpin yang keras, yang seeprti suhu rendah, kekeringan, radiasi ultraviolet, angin, kekeringan, tanah yang miskin nutrisi, dan musim tanam yang pendek. Beberapa tumbuhan alpin juga serang dimanfaatkan sebagai tanaman obat.

Referensi

  • Austrheim, Gunnar; Hassel, Kristian; Mysterud, Atle (2005). "The Role of Life History Traits for Bryophyte Community Patterns in Two Contrasting Alpine Regions". The Bryologist. 108 (2): 259–271. CiteSeerX 10.1.1.586.5818. doi:10.1639/0007-2745(2005)108[0259:TROLHT]2.0.CO;2. S2CID 83519579.
  • Bezruchka, Stephen; Lyons, Alonzo (2011). Trekking Nepal: A Traveler's Guide. The Mountaineers Books.
  • Billings, W.D. (1974). "Adaptations and Origins of Alpine Plants". Arctic and Alpine Research. 6 (2): 129–142. doi:10.2307/1550081. JSTOR 1550081.
  • Billings, W.D.; Mooney, H.A. (1968). "The Ecology of Arctic and Alpine Plants". Biological Reviews (dalam bahasa Inggris). 43 (4): 481–529. doi:10.1111/j.1469-185x.1968.tb00968.x. ISSN 1464-7931. S2CID 85714370.
  • Bliss, L.C. (1962). "Adaptations of arctic and alpine plants to environmental conditions". Arctic. 15 (2): 117–144. doi:10.14430/arctic3564. JSTOR 40506981.
  • Bliss, L.C. (1971). "Arctic and Alpine Plant life Cycles". Annual Review of Ecology and Systematics. 2: 405–438. doi:10.1146/annurev.es.02.110171.002201.
  • Hacker, Jürgen; Neuner, Gilbert (2008). "Ice Propagation in Dehardened Alpine Plant Species Studied by Infrared Differential Thermal Analysis (IDTA)". Arctic, Antarctic, and Alpine Research. 40 (4): 660–670. doi:10.1657/1523-0430(07-077)[HACKER]2.0.CO;2. S2CID 85721404.
  • Kala, Chandra Prakash (2000). "Status and conservation of rare and endangered medicinal plants in the Indian trans-Himalaya". Biological Conservation. 93 (3): 371–379. Bibcode:2000BCons..93..371K. doi:10.1016/S0006-3207(99)00128-7.
  • Kala, Chandra Prakash (2005). "Health traditions of Buddhist community and role of amchis in trans-Himalayan region of India". Current Science. 89 (8): 1331–1338.
  • Körner, Christian (2003). Alpine Plant Life: Functional Plant Ecology of High Mountain Ecosystems. Berlin: Springer. ISBN 978-3-540-00347-2.
  • Smith, Alan; Young, Truman P. (1987). "Tropical Alpine Plant Ecology". Annual Review of Ecology and Systematics. 18: 137–158. doi:10.1146/annurev.ecolsys.18.1.137.
  • Smith Olsen, Carsten; Overgaard Larsen, Helle (2003). "Alpine medicinal plant trade and Himalayan mountain livelihood strategies". The Geographical Journal. 169 (3): 243–254. Bibcode:2003GeogJ.169..243S. doi:10.1111/1475-4959.00088.
  • Stegner, M; Lackner, B; Schäfernolte, T; Buchner, O; et al. (2020-09-24). "Winter Nights during Summer Time: Stress Physiological Response to Ice and the Facilitation of Freezing Cytorrhysis by Elastic Cell Wall Components in the Leaves of a Nival Species". Int J Mol Sci. 21 (19): 7042. doi:10.3390/ijms21197042. PMC 7582304. PMID 32987913.
  • Steinger, Thomas; Körner, Christian; Schmid, Bernhard (1996). "Long-term persistence in a changing climate: DNA analysis suggests very old ages of clones of alpine Carex curvula". Oecologia. 105 (1): 94–99. Bibcode:1996Oecol.105...94S. doi:10.1007/BF00328796. PMID 28307127. S2CID 25924193.
  • Tsukaya, H.; Tsuge, T. (2001). "Morphological Adaptation of Inflorescences in Plants that Develop at Low Temperatures in Early Spring: The Convergent Evolution of "Downy Plants"". Plant Biology. 3 (5): 536–543. Bibcode:2001PlBio...3..536T. doi:10.1055/s-2001-17727. S2CID 260251147.
  • Zhang, Qi-Peng; Wang, Jian; Wang, Qian (2021-03-01). "Effects of abiotic factors on plant diversity and species distribution of alpine meadow plants". Ecological Informatics (dalam bahasa Inggris). 61: 101210. Bibcode:2021EcInf..6101210Z. doi:10.1016/j.ecoinf.2021.101210. ISSN 1574-9541.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Alpine flora.
  • Greek Mountain Flora Diarsipkan 2016-01-09 di Wayback Machine.
  • The genus Dionysia in Iran and Oman
  • The Alpine Garden, Rock Gardening on the Net
  • Japanese Alpine Plants, etc.
  • The Gardeners Resource
  • The Alpine Garden Society
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
  1. ↑ Körner 2003
  2. ↑ Körner 2003, hlm. 9–18.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Taman alpin

besar, yang mengkhususkan diri dalam pengumpulan dan budidaya tumbuhan alpin yang tumbuh secara alami di dataran tinggi di seluruh dunia, seperti di Kaukasus

Tumbuhan

kerajaan dari eukariota fotosintetis

Ceri

atau ceri korea Prunus nipponica Matsum. – ceri takane, ceri puncak, ceri alpin jepang Prunus pensylvanica L.f. – ceri jarum, ceri api, ceri merah liar

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026