Taman alpin adalah taman domestik atau botani, atau lebih sering merupakan bagian dari taman yang lebih besar, yang mengkhususkan diri dalam pengumpulan dan budidaya tumbuhan alpin yang tumbuh secara alami di dataran tinggi di seluruh dunia, seperti di Kaukasus, Pirenia, Pegunungan Rocky, Alpen, Himalaya, dan Andes. Taman ini adalah salah satu jenis taman batu yang paling umum dibuat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (September 2025) |

Taman alpin (atau alpinarium, alpinum) adalah taman domestik atau botani, atau lebih sering merupakan bagian dari taman yang lebih besar, yang mengkhususkan diri dalam pengumpulan dan budidaya tumbuhan alpin yang tumbuh secara alami di dataran tinggi di seluruh dunia, seperti di Kaukasus, Pirenia, Pegunungan Rocky, Alpen, Himalaya, dan Andes. Taman ini adalah salah satu jenis taman batu yang paling umum dibuat.
Meskipun sering dikaitkan dengan batu, taman alpin tidak membutuhkan batu untuk tumbuh subur. Tanaman alpinlah yang menjadi fokus, bukan batu.[1] Secara ilmiah, tanaman alpin dicirikan sebagai tanaman yang tumbuh di atas batas pepohonan di daerah pegunungan, di mana lingkungannya menyulitkan tanaman untuk menghasilkan jaringan kayu.[2] Dari perspektif hortikultura, tanaman apa pun dengan ukuran yang sesuai dan mampu bertahan dalam kondisi yang keras seperti taman batu, palung, atau bedengan yang ditinggikan dapat dianggap sebagai alpin.[2] Mereka seringkali bertubuh lebih kecil dan lebih kuat.