Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiTuhan dari celah ketidaktahuan
Artikel Wikipedia

Tuhan dari celah ketidaktahuan

God of the gaps adalah sebuah sudut pandang teologi yang menggunakan ketidaktahuan dalam ilmu pengetahuan untuk mendukung keberadaan Tuhan. Sebagai contoh, apabila seorang ilmuwan tidak dapat menjelaskan apa itu energi gelap, pemakai argumen God of the gaps akan berkata: "itu adalah keajaiban dari Tuhan". Namun, istilah God of the gaps justru dipakai oleh para pengkritik agama untuk menyerang upaya yang mengaitkan hal yang tidak diketahui ilmu pengetahuan dengan Tuhan.

Argumen teologi
Diperbarui 28 Desember 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini berisi tentang argumen filsafat. Untuk penafsiran "celah" dari catatan penciptaan dalam Alkitab, lihat Kreasionisme bercelah.
Artikel ini bagian dari seri
Ateisme
  • Konsep
  • Sejarah
  • Antiteisme
  • Ateisme dan agama
    (Kritik / Kritik terhadap agama,
    Diskriminasi terhadap ateisme)
  • Sejarah ateisme
  • Ateisme negara
Jenis
  • Implisit dan eksplisit
  • Positif dan negatif
  • Feminis
  • Ateisme Baru
  • Kristen
  • India
  • Hindu (Adevisme)
  • Buddha
  • Yahudi
  • Muslim
Argumentasi
Terhadap keberadaan Tuhan
  • Argumen dari kehendak bebas
  • Argumen disteleologis
  • Argumen dari ketidakpercayaan
  • Inkonsistensi wahyu
  • Ketidakserupaan sifat Tuhan
  • Masalah kejahatan
  • Masalah Neraka
  • Nasib orang yang tidak mengetahui
  • Nonkognitivisme teologis
  • Paradoks kemahakuasaan
  • Pencipta Tuhan
  • Pisau Hitchens
  • Pisau Ockham
  • Tantangan Tuhan jahat
  • Taruhan ateis
  • Teko Russell
  • Tuhan dari celah ketidaktahuan
  • Ultimate Boeing 747 gambit
Tokoh
Daftar ateis
  • Mikhail Bakunin
  • Jean Baudrillard
  • Albert Camus
  • Richard Dawkins
  • Daniel Dennett
  • Ludwig Feuerbach
  • Sam Harris
  • Christopher Hitchens
  • Baron d'Holbach
  • Bertrand Russell
Terkait
Agnostisisme
  • Lemah
  • Kuat
  • Teisme agnostik
  • Ateisme agnostik
  • Ignostisisme
  • Apateisme
Tidak beragama
  • Anti-rohaniwan
  • Antiagama
  • Pemikiran bebas
  • Agama parodi
  • Humanisme sekuler
 Portal Ateisme
  • l
  • b
  • s

God of the gaps adalah sebuah sudut pandang teologi yang menggunakan ketidaktahuan dalam ilmu pengetahuan untuk mendukung keberadaan Tuhan. Sebagai contoh, apabila seorang ilmuwan tidak dapat menjelaskan apa itu energi gelap, pemakai argumen God of the gaps akan berkata: "itu adalah keajaiban dari Tuhan". Namun, istilah God of the gaps justru dipakai oleh para pengkritik agama untuk menyerang upaya yang mengaitkan hal yang tidak diketahui ilmu pengetahuan dengan Tuhan.

Daftar pustaka

  • Dietrich Bonhoeffer, Letters and Papers from Prison, New York: Simon & Schuster, 1997 (ISBN 978-0-684-83827-4) "Letter to Eberhard Bethge", 29 May 1944, pages 310–312.
  • Richard H. Bube, "Man Come Of Age: Bonhoeffer's Response To The God-Of-The-Gaps," Journal of the Evangelical Theological Society, volume 14 fall (1971), pages 203–220.
  • C. A. Coulson, Science and Christian Belief (The John Calvin McNair Lectures, 1954), London: Oxford University Press, 1955. Page 20, see also page 28.
  • Henry Drummond, The Lowell Lectures on the Ascent of Man, Glasgow: Hodder and Stoughton, 1904 (Chapter 10, containing the relevant text).

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Tuhan dari celah ketidaktahuan.
  • Miracles, Intelligent Design, and God-of-the-Gaps (PDF)
  • Skeptical Christian: God of the Gaps? Diarsipkan 2016-04-10 di Wayback Machine.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Daftar pustaka
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Teologi

ilmu yang mempelajari tentang keyakinan atau kepercayaan terhadap Tuhan

Argumen teleologis

di dunia alamiah maupun fisik". Ini adalah argumen teologi alamiah. Versi tercatat paling awal dari argumen ini terkait dengan Socrates pada Yunani kuno

Lima Pokok Calvinisme

keduanya, dan beberapa sarjana berargumen bahwa bahasa mereka mendistorsi makna dari Pasal-Pasal, teologi Calvin, dan teologi dari ortodoksi Calvinistik abad

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026