Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Babi tanah

Babi tanah atau beruang semut adalah mamalia pemakan semut yang penyebarannya hanya dapat dijumpai di benua Afrika. Di daerah asalnya, hewan ini disebut aardvark yang artinya "babi tanah", karena mirip babi dan suka menggali tanah.

Wikipedia article
Diperbarui 6 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Babi tanah

Babi tanah
Rentang waktu: Pliosen Awal – Saat ini
PreЄ
Є
O
S
D
C
P
T
J
K
Pg
N
Status konservasi

Risiko Rendah  (IUCN 3.1)[1]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Tubulidentata
Famili: Orycteropodidae
Genus: Orycteropus
Spesies:
O. afer
Nama binomial
Orycteropus afer
Pallas

Babi tanah (Orycteropus afer)[2] atau beruang semut (ant bear) adalah mamalia pemakan semut yang penyebarannya hanya dapat dijumpai di benua Afrika.[3][4] Di daerah asalnya, hewan ini disebut aardvark (bahasa Afrikaans) yang artinya "babi tanah",[5] karena mirip babi dan suka menggali tanah.[6]

Secara taksonomi, mereka berbeda dengan babi; mereka adalah satu-satunya anggota dalam ordo mamalia Tubulidentata yang belum punah.[7] Babi tanah juga tidak berkerabat dengan hewan pemakan semut dari Amerika Selatan (Vermilingua), meskipun memiliki sifat dan fisik yang mirip. Kemiripan itu terjadi karena evolusi konvergen. Kerabat terdekat babi tanah ialah celurut gajah, tenrecidae, dan tikus tanah bulu emas.[8]

Karakteristik

Seekor babi tanah dapat menggali tanah yang keras lebih cepat dibandingkan beberapa orang yang menggali dengan sekop.[4] Babi tanah bisa makan hingga 50.000 serangga setiap malam yang mereka kumpulkan dengan lidah lengket yang dapat mereka panjangkan hingga 30 sentimeter.[4] Babi tanah tidak mengunyah makanannya, mereka menelan seluruh makanan dan melakukan penggilingan di daerah otot perut.[4]

Babi tanah merupakan hewan yang aktif pada malam hari (nokturnal).[4] Mereka menghabiskan waktu pagi hari dengan tidur meringkuk di dalam sarangnya.[4] Namun, terkadang mereka juga terlihat berkeliaran di luar pada siang hari dan sore hari yang dingin.[4] Pada malam hari, mereka meninggalkan sarang dan mulai mencari makanan.[4] Mereka mencari semut dan rayap untuk dimakan dengan cara berjalan zigzag menyusuri tanah dengan moncongnya.[4] Mereka cenderung berjalan dengan cara menancapkan cakarnya ke tanah serta tampak agak lambat dan canggung.[4] Jika berjalan pada tanah yang lunak, ekornya akan terseret dan meninggalkan jejak di belakangnya.[4]

Persebaran babi tanah sangat ditentukan oleh persebaran spesies semut dan rayap yang cocok sebagai makanan mereka.[3] Hewan ini tersebar di wilayah selatan Sahara, yaitu mulai dari Senegal ke Ethiopia hingga ke Afrika Selatan.[3] Babi tanah dapat dijumpai di negara-negara di Afrika, antara lain: Angola, Botswana, Burkina Faso, Burundi, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Chad, Kongo, Republik Demokratik Kongo, Djibouti, Eritrea, Ethiopia, Gabon, Gambia, Ghana, Guinea-Bissau, Kenya, Malawi, Mali, Mozambik, Namibia, Niger, Nigeria, Rwanda, Senegal, Sierra Leone, Somalia, Afrika Selatan, Sudan, Swaziland, Tanzania, Uganda, Zambia, dan Zimbabwe.[3]

Catatan kaki

  1. ↑ IUCN Detail 41504
  2. ↑ Farndon, John; Kirkwood, Jon (2003). Femi Olivia, Rara Tanjung Hidayat, Margaretha Hutauruk Eddy (ed.). Ensiklopedia Mini Hewan (Sampul kertas) (dalam bahasa Indonesia). Diterjemahkan oleh Edia Permata. Jakarta: Erlangga. hlm. 06. ISBN 9796889897. Diakses tanggal 2025-07-26. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link)
  3. 1 2 3 4 www.iucnredlist.org: Orycteropus afer. Diakses 24 Mei 2014
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 www.arkive.org: Aardvark (Orycteropus afer) Diarsipkan 2017-06-14 di Wayback Machine.. Diakses 24 Mei 2014
  5. ↑ Goodwin 1997, hlm. 2–3
  6. ↑ Merriam-Webster Online Dictionary 2010
  7. ↑ Shoshani 2002, hlm. 618
  8. ↑ Asher, Bennett & Lehmann 2009, hlm. 854

Referensi

  • African Wildlife Foundation (2013). "Aardvark". African Wildlife Foundation. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-01-05. Diakses tanggal 2013-11-18. ;
  • Anon (2013). "All About Aardvarks". Easy Science for Kids. Online Science Tutor for Kids. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-11. Diakses tanggal 2013-11-18. ;
  • Anon (2013a). "Rainforest Aardvark". Animal Corner. Diakses tanggal 10 January 2014.
  • Anon (20 January 2003). "Great Uncle Aardvark?". BBC News. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-02-07. Diakses tanggal 2013-11-18. ;
  • Asher, R. J.; Bennett, N.; Lehmann, T. (2009). "The new framework for understanding placental mammal evolution". BioEssays. 31 (8): 853–864. doi:10.1002/bies.200900053. PMID 19582725.
  • Goodwin, George G. (1997). "Aardvark". Dalam Johnston, Bernard (ed.). Collier's Encyclopedia. Vol. I: A to Ameland (Edisi 1st). New York, NY: P.F. Collier. ISBN 978-1571610935.
  • Hoiberg, Dale H., ed. (2010). "Aardvark". Encyclopædia Britannica. Vol. I: A-ak Bayes (Edisi 15th). Chicago, IL: Encyclopædia Britannica Inc. ISBN 978-1-59339-837-8.
  • "Orycteropus afer". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2008. International Union for Conservation of Nature. 2008. Diakses tanggal 2013-11-18. ;
  • Martin, Elizabeth A. (1983). "Tubulidentata". MacMillan Dictionary of Life Sciences (Edisi 2nd). MacMillan. ISBN 978-0333348673.
  • Merriam-Webster Online Dictionary (2010). "aardvark". Merriam-Webster Online Dictionary. Diakses tanggal 2013-11-18.
  • Rahm, Urs (1990). "Tubulidentates: Aardvark". Dalam Parker, Sybil P. (ed.). Grzimek's Encyclopedia of Mammals. Vol. 4. New York, NY: McGraw-Hill Publishing Company. hlm. 450 458. ISBN 0-07-909508-9.
  • Rebecca (2007). "Cute as a Button but a Pain in my Butt: The Aardvark". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-01-17. Diakses tanggal 2013-11-18. ;
  • Rodriguez, Tommy (2013). "Technological Perspectives in Phylogeny Research: Revisiting Comparative Analysis of Complete Mitochondrial Genomes for Time-Extended Lineages" (PDF). Figshare: 1–9. doi:10.6084/m9.figshare.804317.
  • Templat:MSW3 Tubulidentata
  • Shoshani, Jeheskel (2002). "Tubulidentata". Dalam Robertson, Sarah (ed.). Encyclopedia of Life Sciences. Vol. 18: Svedberg, Theodor to Two-hybrid and Related Systems. London, UK: Nature Publishing Group. ISBN 1-56159-274-9.
  • Taylor, W. A.; Skinner, J. D. (2004). "Adaptations of the Aardvark for Survival in the Karoo: A Review". Transactions of the Royal Society of South Africa. 59 (2). Taylor & Francis: 105–108. doi:10.1080/00359190409519169.
  • te Velde, Henk (1997). Seth, God of Confusion: A Study of His Role in Egyptian Mythology and Religion (Ancient Near East). Brill Academic Pub. ISBN 978-9004054028.
  • van Aarde, Rudi J. (1984). "Aardvark". Dalam Macdonald, David (ed.). The Encyclopedia of Mammals. New York, NY: Facts on File Publications. ISBN 0-87196-871-1.
  • WGBH (2013). "About the Program: "Arthur"". PBS.org. Public Broadcasting System.

Pranala luar

Wikispecies mempunyai informasi mengenai Orycteropus afer.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Orycteropus afer.
  • "Aardvarks at the Bronx Zoo". Diakses tanggal 2013-11-18.
  • IUCN/SSC Afrotheria Specialist Group - Aardvark website
  • Antbear/Aardvark Diarsipkan 2008-09-07 di Wayback Machine. at wackywildlifewonders.com
  • Information at Animal Diversity Web: University of Michigan Museum of Zoology
  • "The Biology of the Aardvark" (Orycteropus afer) diploma thesis (without pictures)
  • "The Biology of the Aardvark" (Orycteropus afer) Diarsipkan 2008-04-14 di Wayback Machine. same diploma thesis (including the pictures)
  • Some good photos of baby aardvarks
  • Wikisource logo Karya di Wikisource:
    • "" in Popular Science Monthly, Vol. 14 (March 1879)
    • "Aardvark" . The New Student's Reference Work . 1914.
    • "Aard-vark" . Collier's New Encyclopedia. 1921. di Wikisource
  • l
  • b
  • s
Ordo yang masih hidup dalam kelas mamalia
  • Kerajaan Animalia
  • Filum Chordata
  • Subfilum Vertebrata
  • Amniota (bukan takson)
Subkelas
Yinotheria
Infrakelas
Australosphenida
  • Monotremata (Platipus dan ekidna)
Subkelas
Theria
Metatheria
(mencakup infrakelas
Marsupialia)
Superordo
Ameridelphia
  • Paucituberculata (Oposum celurut)
  • Didelphimorphia (Oposum)
Superordo
Australidelphia
  • Microbiotheria (Monito del monte)
  • Notoryctemorphia (Tikus mondok marsupial)
  • Dasyuromorphia (Kuol dan dunart)
  • Peramelemorphia (Bandekut dan bilbi)
  • Diprotodontia (Kanguru dan kerabatnya)
Eutheria
(mencakup infrakelas
Placentalia)
Atlantogenata
Superordo
Xenarthra
  • Cingulata (Armadillo)
  • Pilosa (Tenggiling dan kukang)
Superordo
Afrotheria
  • Afrosoricida (Tikus mondok emas dan tenrek)
  • Macroscelidea (Celurut gajah)
  • Tubulidentata (Babi tanah)
  • Hyracoidea (Hiraks)
  • Proboscidea (Gajah)
  • Sirenia (Duyung dan manatee)
Boreoeutheria
Superordo
Laurasiatheria
  • Eulipotyphla (Landak susu, celurut, tikus mondok, dan kerabatnya)
  • Chiroptera (Kelelawar)
  • Pholidota (Tenggiling)
  • Carnivora (Anjing, kucing, dan kerabatnya)
  • Perissodactyla (Hewan berkuku ganjil)
  • Artiodactyla (Hewan berkuku genap)
  • Cetacea (Paus dan lumba-lumba)
Superordo
Euarchontoglires
  • Rodentia (Hewan pengerat)
  • Lagomorpha (Kelinci dan kerabatnya)
  • Scandentia (Tupai)
  • Dermoptera (Kubung)
  • Primata

wikisource:en:Popular Science Monthly/Volume 14/March 1879/The Aard-Vark or Earth-Hog

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Orycteropus afer.
Pengidentifikasi takson
Orycteropus afer
  • Wikidata: Q46212
  • Wikispecies: Orycteropus afer
  • ADW: Orycteropus_afer
  • BOLD: 25939
  • CoL: 74ZNF
  • EoL: 327830
  • EPPO: ORYKAF
  • GBIF: 5218416
  • iNaturalist: 47062
  • IRMNG: 11253149
  • ITIS: 584927
  • IUCN: 41504
  • MDD: 1000520
  • MSW: 11300004
  • NCBI: 9818
  • Observation.org: 86123
  • Open Tree of Life: 561087
  • Paleobiology Database: 119862
  • Xeno-canto: Orycteropus-afer
Myrmecophaga afra
  • Wikidata: Q109646819
  • GBIF: 8799208
  • ZooBank: 2ACF3A5B-5657-456B-98EF-C59D898895E7
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Karakteristik
  2. Catatan kaki
  3. Referensi
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Babi

hewan omnivora berkuku genap yang didomestikasi

Babi (shio)

Shio babi adalah salah satu dari kedua belas shio yang ada dalam penanggalan Tionghoa. Menurut kepercayaan Tionghoa, orang yang mempunyai shio babi adalah

Pemakan semut

mamalia pemakan semut dan rayap

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026