Tripeptida adalah peptida yang berasal dari tiga asam amino yang dihubungkan oleh dua atau terkadang tiga ikatan peptida. Seperti halnya protein, fungsi peptida ditentukan oleh asam amino penyusun dan urutannya. Dalam hal penelitian ilmiah, tripeptida yang dominan adalah glutation (γ-L-Glutamil-L-sisteinilglisina), yang memiliki banyak peran dalam berbagai bentuk kehidupan.
Tripeptida (contoh Val-Gly-Ala) dengan
ujung amino yang ditandai hijau (L-Valina) dan
ujung karboksil yang ditandai biru (L-Alanina)
Tripeptida adalah peptida yang berasal dari tiga asam amino yang dihubungkan oleh dua atau terkadang tiga ikatan peptida.[1] Seperti halnya protein, fungsi peptida ditentukan oleh asam amino penyusun dan urutannya. Dalam hal penelitian ilmiah, tripeptida yang dominan adalah glutation (γ-L-Glutamil-L-sisteinilglisina), yang memiliki banyak peran dalam berbagai bentuk kehidupan.[2]
Contoh
Eisenin (pGlu-Gln-Ala-OH) adalah peptida dengan aktivitas imunologis yang diisolasi dari alga laut Jepang (Eisenia bicyclis) yang lebih dikenal sebagai "Arame".
Tripeptida KPV (Pro-Val-Lys) memiliki efek antiinflamasi dan digunakan dalam produk perawatan kulit.
GHK-Cu (glisil-L-histidil-L-lisin) adalah peptida pengikat tembaga manusia dengan aktivitas penyembuhan luka dan perbaikan kulit, yang digunakan dalam kosmetik anti-penuaan dan lebih umum disebut sebagai "peptida tembaga".
Laktotripeptida (Ile-Pro-Pro dan Val-Pro-Pro) yang ditemukan dalam produk susu, bertindak sebagai penghambat ACE.
Leupeptin (N-asetil-L-leusil-L-leusil-L-argininal) adalah penghambat protease yang juga bertindak sebagai penghambat kalpain.
Melanostatin (prolil-leusil-glisinamida) adalah hormon peptida yang diproduksi di hipotalamus yang menghambat pelepasan hormon perangsang melanosit (MSH).
Asam oftalmat(L-γ-glutamil-L-α-aminobutiril-glisina) adalah analognya. Asam noroftalmat (γ-glutamil-alanil-glisina) adalah analog glutation (L-sisteina digantikan oleh L-alanina) yang diisolasi dari lensa kristalin.