Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiGaruda TV
Artikel Wikipedia

Garuda TV

PT Digdaya Media Nusantara adalah sebuah jaringan televisi swasta nasional di Indonesia yang dimiliki oleh PT Digdaya Media Nusantara, yang terafiliasi dengan Presiden Prabowo Subianto.

Jaringan televisi digital di Indonesia
Diperbarui 23 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Halaman yang dilindungi semi
Penyuntingan Artikel oleh pengguna baru atau anonim untuk saat ini tidak diizinkan.
Lihat kebijakan pelindungan dan log pelindungan untuk informasi selengkapnya. Jika Anda tidak dapat menyunting Artikel ini dan Anda ingin melakukannya, Anda dapat memohon permintaan penyuntingan, diskusikan perubahan yang ingin dilakukan di halaman pembicaraan, memohon untuk melepaskan pelindungan, masuk, atau buatlah sebuah akun.
Artikel ini bukan mengenai Garuda Vision.
Garuda TV
Logo saat ini sejak 1 Januari 2025
JenisJaringan televisi
NegaraIndonesia
Wilayah siaranNasional
Kantor pusatMenara Garuda, Jl. Letjen T. B. Simatupang No. 20, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jakarta 12560, Indonesia
SloganBersama Anda Untuk Indonesia
BahasaBahasa Indonesia
PemilikPT Digdaya Media Nusantara
Saluran seindukAstha TV (sejak 2025)
Diluncurkan23 Agustus 2018 (23 Agustus 2018) (sebagai Digdaya TV)
10 November 2021 (10 November 2021) (sebagai Garuda TV)
Nama sebelumnyaDigdaya TV (2018–2021)
Ketersediaan
Terestrial
Digital terestrial (DVB-T2)lihat Jaringan siaran
Saluran virtual17
Media streaming
VidioTonton langsung
www.garuda.tv

PT Digdaya Media Nusantara (Garuda TV, dahulu bernama Digdaya TV) adalah sebuah jaringan televisi swasta nasional di Indonesia yang dimiliki oleh PT Digdaya Media Nusantara, yang terafiliasi dengan Presiden Prabowo Subianto.[1]

Sejarah

Pada April 2018, keberadaan siaran televisi ini muncul secara "misterius" di satelit Palapa D, dengan masih dalam tahap ujicoba siaran dan pada saat itu belum mempunyai nama saluran. Dalam ujicobanya, siaran ini memutarkan sejumlah video klip milik Sabyan Gambus, seperti Ya Habibal Qolbi, Deen Assalam, Ya Asyiqol Musthofa dan Rohman Ya Rohman yang didapatkan dari kanal YouTube resmi Sabyan Gambus. Pada pertengahan 2018, selama masa ujicoba, sempat ada wacana untuk menamakan siaran ini sebagai Kita Indonesia TV yang dimaksudkan untuk menyiarkan sejumlah siaran langsung Pesta Olahraga Asia 2018, meskipun urung terwujud hingga pada akhirnya hak siar ajang tersebut dimiliki oleh Emtek secara resmi.

Sebagai gantinya, siaran ini diberikan nama Digdaya TV saat ujicoba siaran sedang berlangsung. Setelah sekitar 4 bulan ujicoba siaran, pada 23 Agustus 2018 barulah bersiaran resmi. Pendiriannya diklaim sebagai "media alternatif sebagai jalan keluar atas kurangnya keadilan informasi di media arus utama, sekaligus menjadi media rujukan informasi yang akurat dan hiburan yang bermartabat". Meskipun demikian, program Digdaya TV sesungguhnya tidak terlalu berbeda dengan stasiun televisi biasa, dengan adanya acara berita, hiburan, wisata, kuliner dan lainnya. Digdaya TV berkeinginan menghadirkan program yang berimbang, bukan hanya dalam konsep berita maupun hiburan, maupun kepada segala lapisan masyarakat baik di kota maupun di desa dan semua generasi.[2]

Sejak 10 November 2021, Digdaya TV berganti nama menjadi Garuda TV, yang diklaim seiring dengan keinginan memberikan porsi yang lebih besar bagi program-program pendidikan dan menjaga semangat nasionalisme, terutama untuk masyarakat daerah.[3] Sejak 5 Agustus 2023, Garuda TV memperluas siarannya di televisi satelit parabola ke televisi terestrial. Tanggal 8 Agustus 2023 ini kemudian ditetapkan sebagai tanggal HUT resmi Garuda TV karena statusnya yang diluncurkan ulang. Dibandingkan pemain-pemain baru di industri penyiaran, upaya ekspansi ini dilakukan dengan mantap, terlihat dari cepatnya Garuda TV bersiaran di banyak daerah, ditambah menghadirkan program-program yang pengisinya sudah dikenal luas. Namun tentu saja, dari segi pemberitaan, Garuda TV cenderung lebih menyorot kinerja sang presiden.[4]

Meskipun didirikan oleh Prabowo Subianto, secara resmi yang dikreditkan sebagai founder dan CEO-nya adalah Sudaryono, kader Gerindra yang kini menjabat Wakil Menteri Pertanian, dan juga orang kepercayaan Prabowo sejak lama.[5] Menurutnya, Garuda TV bukan sekadar TV berita, tetapi juga media edukasi yang kreatif.[6] Secara politis, saluran ini masih berelasi dengan Sin Po TV.[7][8]

Identitas

Galeri logo

  • Logo Digdaya TV digunakan dari 23 Agustus 2018 hingga 10 November 2021 sebelum berganti nama menjadi Garuda TV.
    Logo Digdaya TV digunakan dari 23 Agustus 2018 hingga 10 November 2021 sebelum berganti nama menjadi Garuda TV.
  • Logo pertama Garuda TV digunakan dari 10 November 2021 hingga 10 Maret 2023.
    Logo pertama Garuda TV digunakan dari 10 November 2021 hingga 10 Maret 2023.
  • Logo kedua Garuda TV digunakan dari 10 Maret 2023 hingga 6 Mei 2023, selanjutnya logo ini digunakan yang bersifat latar belakang putih pada promosi tertentu hingga sekarang.
    Logo kedua Garuda TV digunakan dari 10 Maret 2023 hingga 6 Mei 2023, selanjutnya logo ini digunakan yang bersifat latar belakang putih pada promosi tertentu hingga sekarang.
  • Logo ketiga Garuda TV digunakan sebagai logo on-air, juga digunakan dengan versi putih saat jeda iklan/komersial, dari 6 Mei 2023 sampai 1 Januari 2025.
    Logo ketiga Garuda TV digunakan sebagai logo on-air, juga digunakan dengan versi putih saat jeda iklan/komersial, dari 6 Mei 2023 sampai 1 Januari 2025.
  • Logo keempat Garuda TV digunakan sebagai logo on-air, juga digunakan dengan versi putih saat jeda iklan/komersial, dari 1 Januari 2025 hingga sekarang.
    Logo keempat Garuda TV digunakan sebagai logo on-air, juga digunakan dengan versi putih saat jeda iklan/komersial, dari 1 Januari 2025 hingga sekarang.

Slogan

Sebagai Digdaya TV

  • Menjangkau dengan Jernih (2017–2021)

Sebagai Garuda TV

  • Menyatukan Keragaman (2021–2023)
  • Bersama Anda Untuk Indonesia (2023–sekarang)

Acara

Artikel utama: Daftar acara Garuda TV

Jaringan siaran

Pada Agustus 2021, Digdaya TV mengakuisisi sebuah stasiun televisi lokal di Banten bernama CNTV (PT Dimensi Global Televisi) sebesar 80% dari sahamnya.[9] CNTV (atau dahulu Warna TV) memiliki izin siaran (IPP Tetap) di Pandeglang sejak 2016,[10] pada 58 UHF analog tetapi sudah lama tidak bersiaran. Izin tersebut, nampaknya kemudian digunakan oleh Garuda TV untuk bersiaran secara digital di Serang sejak 26 April 2022, pada kanal 36 UHF (kini 44 UHF).[11][12][13] Stasiun televisi ini diberi nama Garuda TV Banten.[14] Garuda TV Banten merupakan jaringan terestrial pertama dari Garuda TV. Sementara itu, di Jabodetabek dan Jawa Timur, siaran terestrial Garuda TV diperluas pada pertengahan 2023 dengan pengakuisisian jaringan televisi lokal BBS TV.[15][16] Saat ini, Garuda TV telah mengudara di kota-kota berikut:

  • Jabodetabek – 31 UHF
  • Bandung – 44 UHF
  • Garut – 28 UHF
  • Cianjur – 27 UHF
  • Tasikmalaya – 42 UHF
  • Purwakarta – 36 UHF
  • Semarang dan Magelang – 43 UHF
  • Blora – 34 UHF
  • Yogyakarta dan Surakarta – 29 UHF[17]
  • Balikpapan – 29 UHF
  • Sukabumi – 32 UHF
  • Purwokerto dan Banyumas – 34 UHF
  • Cirebon dan Kuningan – 41 UHF
  • Surabaya dan sekitarnya – 38 UHF
  • Bojonegoro – 47 UHF
  • Jember – 46 UHF
  • Situbondo – 38 UHF
  • Banyuwangi – 34 UHF
  • Pamekasan dan Sumenep – 39 UHF
  • Madiun – 34 UHF
  • Kediri – 36 UHF
  • Pacitan – 39 UHF
  • Malang – 34 UHF
  • Serang dan Cilegon – 44 UHF
  • Medan dan Deli Serdang – 37 UHF
  • Kota Denpasar dan Singaraja – 30 UHF
  • Purworejo – 39 UHF
  • Sumedang dan Majalengka – 37 UHF
  • Tegal – 39 UHF
  • Sidikalang dan Sibolga – 42 UHF
  • Padang dan Bukittinggi – 42 UHF
  • Palembang – 32 UHF
  • Banjarmasin dan Pelaihari – 45 UHF
  • Samarinda – 43 UHF
  • Tanah Grogot – 40 UHF
  • Tanjung Redeb – 38 UHF
  • Sendawar – 45 UHF
  • Jepara – 35 UHF
  • Pematangsiantar – 44 UHF
  • Labuhanbatu – 30 UHF
  • Padangsidempuan – 41 UHF
  • Panyabungan – 48 UHF
  • Toba dan Samosir – 48 UHF
  • Gunungsitoli – 41 UHF
  • Pandeglang – 28 UHF
  • Lebak – 33 UHF
  • Banda Aceh – 41 UHF[a]
  • Bandar Lampung – 39 UHF[a]
  • Manado – 38 UHF[a]
  • Mataram – 35 UHF[a]
  • Makassar – 34 UHF[b]
  • Bengkulu – 34 UHF
  • Pekanbaru – 39 UHF
  • Kendari – 30 UHF
  • Jayapura – 43 UHF

Catatan

  1. 1 2 3 4 Garuda TV sementara bersiaran melalui Magna Channel.
  2. ↑ Garuda TV sementara bersiaran melalui BN Channel di Makassar.

Televisi satelit dan berlangganan

Awalnya, Garuda/Digdaya TV hanya bisa dinikmati secara streaming lewat internet, namun beberapa saat setelah diresmikan, siarannya bisa diterima lewat televisi satelit.[18] Satelit yang ditempati saat itu adalah Palapa D.[19] Kini setelah berubah nama, GarudaTV disiarkan dari Satelit Telkom-4 (Merah Putih) Frekuensi 4080 Mhz, Symbol Rate 32677, Polarisasi Horisontal, dan SID 008.[20]

Manajemen

Direksi saat ini

Struktur dewan direksi Garuda TV saat ini adalah sebagai berikut:

No. Nama Jabatan
1 Fahmi Muhamad Anwari Direktur Utama
2 Untung Pranoto Direktur Operasional
3 Yuliandre Darwis Direktur Business Development
4 Elly Husin Direktur Pemberitaan
5 Pemimpin Redaksi
6 Jemmy Darusman Wakil Pemimpin Redaksi
7 Forestya Sartika

Referensi

  1. ↑ Angki Nugraha, Sigit (2021-05-19). "Persiapan Pilpres 2024, Prabowo Gratiskan Televisi Satelit Miliknya Bagi Kader Gerindra". Pikiran Rakyat. Diakses tanggal 2024-01-15.
  2. ↑ PERAN ASISTEN PRODUKSI DALAM PROGRAM ENTERTAINMENT DI DIGDAYA TV
  3. ↑ "Sajikan Warna Baru Program Televisi, Digdaya TV Resmi Bertranformasi Jadi Garuda TV". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-04. Diakses tanggal 2022-05-23.
  4. ↑ Selamat datang pemain baru
  5. ↑ Mengenal Sudaryono, Aspri Prabowo yang Disebut Bakal Dilantik Jadi Wamentan
  6. ↑ Menekraf Apresiasi Konsistensi Garuda TV Hadirkan Tim Peliputan Mudik dan Balik
  7. ↑ Garuda TV yg kelola Sudaryono (Wamenta)...
  8. ↑ Sinpo...
  9. ↑ PENGUMUMANPT DIGDAYA MEDIA NUSANTAR (“PT DMN”)
  10. ↑ Daftar izin yang....
  11. ↑ Scan Ulang..Mux.36..GARUDA TV TKP.KOTA SERANG BANTEN
  12. ↑ Mux 36 area serang Banten nambah Garuda TV...
  13. ↑ Berita pagi ini: Garuda TV (milik Prabowo Subianto) mulai mengudara di UHF Digital Cilegon dan Serang...
  14. ↑ MEREK GARUDA TV BANTEN
  15. ↑ "BBSTV Resmi Diakuisisi GarudaTV yang Terafiliasi dengan Prabowo Subianto". 2023. Diakses tanggal 23/04/2025. ;
  16. ↑ "Data Jumlah Lembaga Penyiaran". data.komdigi.go.id. 2024. Diakses tanggal 23/04/2025. ;
  17. ↑ "Lembaga Penyiaran Digital DIY". Diarsipkan dari asli tanggal 2022-10-11. Diakses tanggal 2023-05-21.
  18. ↑ "Frekuensi Terbaru Dari Channel Digdaya TV di Satelit Palapa D". Satelitmania. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-05-29. Diakses tanggal 01 Nopember 2019.
  19. ↑ "Setelah Berkarya 7 TV, Kini Channel Digdaya TV Hadir di Satelit Palapa D". Idwarta. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-01. Diakses tanggal 01 Nopember 2019.
  20. ↑ "Update Terbaru Frekuensi Satelit Telkom 4 Merah Putih". Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-26. Diakses tanggal 2022-06-15.

Pranala luar

  • Situs web resmi
  • Garuda TV di Facebook
  • Garuda TV di X
  • Garuda TV di TikTok
  • Garuda TV di YouTube.
  • Garuda TV di Instagram
  • l
  • b
  • s
Jaringan dan stasiun televisi di Indonesia
Siaran gratis
Terestrial
Publik
LPP TVRI
  • TVRI
  • TVRI Daerah
  • TVRI World
  • TVRI Sport
LPPL
Lihat: Daftar stasiun televisi lokal di Indonesia
Swasta nasional
Media Group
  • MetroTV
  • Magna Channel
  • BN Channel
MNC Media
  • RCTI
  • MNCTV
  • GTV
  • iNews
Surya Citra Media
  • SCTV
  • Indosiar
  • Moji
  • Mentari TV
Trans Media
  • Trans TV
  • Trans7
  • CNN Indonesia
  • CNBC Indonesia
Visi Media Asia
  • antv
  • tvOne
  • VTV
Lainnya
  • BTV
  • Garuda TV
  • Kompas TV
  • MDTV
  • Nusantara TV
  • RTV
  • Sin Po TV
Swasta regional
  • CTV/MOS
  • DAAI TV
  • Disway
  • Bhineka TV
  • Harum TV
  • Gold TV
  • Indonesia Network
  • Republika TV
  • Jawa Pos TV
  • JPM
  • Fajar Nasional Network
  • JTV
  • Smile TV
  • STTV Network
  • tvMu
Swasta lokal
  • Lihat: Daftar stasiun televisi lokal di Indonesia
Satelit
Non-swasta
  • GPR TV
  • RRI NET
Swasta
  • Ajwa TV
  • Al-Bahjah TV
  • Al-Iman TV
  • Ahsan TV
  • Ashiil TV
  • eLKISI TV
  • Fatwa TV
  • HCBN Indonesia
  • Hijrah TV
  • Hope Channel Indonesia
  • I Am Channel
  • Insan Belajar
  • Insan Qur'ani
  • Insan TV
  • Izzah TV
  • Lapak Musik TV
  • M Cine Channel
  • Madani TV
  • Matrix TV
  • MGI TV
  • MTA TV
  • Muadz TV
  • Niaga TV
  • Rasyaad TV
  • Reformed 21
  • Surau TV
  • Salam TV
  • TV Desa
  • TV MUI
  • U-Channel
  • Wesal TV
Berlangganan
  • Lihat: Daftar stasiun televisi berlangganan di Indonesia
Telah ditutup
  • Bloomberg TV Indonesia
  • Channel Kemanusiaan
  • City TV Network
  • Gramedia TV
  • Indonesia TV
  • Inspira TV
  • KTI
  • MTV
  • MYTV
  • RIM TV
  • SBS-in
  • Spacetoon
  • TV Edukasi
  • TV Tempo
  • VH1
Bacaan tambahan: Televisi digital di Indonesia & Media di Indonesia

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Identitas
  3. Galeri logo
  4. Slogan
  5. Acara
  6. Jaringan siaran
  7. Televisi satelit dan berlangganan
  8. Manajemen
  9. Direksi saat ini
  10. Referensi
  11. Pranala luar

Artikel Terkait

Televisi digital di Indonesia

gambaran umum teknologi penyiaran televisi di Indonesia

Daftar stasiun televisi di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Televisi di Indonesia

gambaran pertelevisian di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026