Tigabinanga adalah kelurahan yang ada di kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Tigabinanga didirikan pada 21 Februari 1921 oleh Ngadang Sebayang. Daerah Tigabinanga merupakan salah satu area domisili marga Sebayang bersama marga Perbesi, Kuala, dan Gunung. Tigabinanga juga dijuluki sebagai "singalorlau" yang berarti "penyalur air" dalam Bahasa Karo. Tigabinanga terletak pada lokasi yang strategis karena menghubungkan 2 kota besar, yakni Kabanjahe, Karo dengan Kotacane, Aceh Tenggara.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tigabinanga | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Sumatera Utara | ||||
| Kabupaten | Karo | ||||
| Kecamatan | Tigabinanga | ||||
| Kodepos | 22162 | ||||
| Kode Kemendagri | 12.06.08.1019 | ||||
| Kode BPS | 1211030006 | ||||
| Luas | 160,38 km2 | ||||
| Jumlah penduduk | 20.346 jiwa | ||||
| Kepadatan | 127 jiwa/km2 | ||||
| |||||

Tigabinanga adalah kelurahan yang ada di kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, provinsi Sumatera Utara, Indonesia.[1] Tigabinanga didirikan pada 21 Februari 1921 oleh Ngadang Sebayang. Daerah Tigabinanga merupakan salah satu area domisili marga Sebayang bersama marga Perbesi, Kuala, dan Gunung. Tigabinanga juga dijuluki sebagai "singalorlau" yang berarti "penyalur air" dalam Bahasa Karo. Tigabinanga terletak pada lokasi yang strategis karena menghubungkan 2 kota besar, yakni Kabanjahe, Karo dengan Kotacane, Aceh Tenggara.