Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Terowongan SMART

Terowongan Jalan Raya dan Manajemen Air Banjir (bahasa Melayu: Terowong Jalan Raya dan Pengurusan Air Banjircode: ms is deprecated ; bahasa Inggris: Stormwater Management and Road Tunnelcode: en is deprecated ) (SMART) dengan kode adalah sebuah struktur jalan dan drainase yang terletak di Kuala Lumpur, Malaysia serta merupakan salah satu proyek nasional di negara tersebut. Panjang terowongan ini adalah 9,7 kilometer, tetapi ruas yang dapat dilalui kendaraan hanya sepanjang 3,3 kilometer. Terowongan ini merupakan terowongan pengalihan air terpanjang di Asia Tenggara dan yang kedua terpanjang di Asia.

terowongan di Malaysia
Diperbarui 8 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Terowongan SMART
Jalan Ekspres 38 shield
Jalan Ekspres 38
Stormwater Management And Road Tunnel
(SMART Tunnel)
Terowong Jalan dan Pengurusan Air Banjir (Terowong SMART)code: zsm is deprecated
精明隧道
Peta Kuala Lumpur Timur dengan Terowongan SMART
Informasi rute
Dikelola oleh Syarikat Mengurus Air Banjir dan Terowong Sdn Bhd (SMART)
Panjang4 km (2 mi)
BerdiriSejak 2003
SejarahPekerjaan konstruksi dimulai pada November 2003 dan diselesaikan pada tahun 2007
Persimpangan besar
Ujung UtaraRute Sultan Ismail–Kampung Pandan
Jalan Tun Razak
Persimpangan besarRute Sultan Ismail–Kampung Pandan
Jalan Lingkar Tengah 1 Kuala Lumpur (Jalan Tun Razak)
Invalid type: E
Invalid type: E
Ujung SelatanPlaza tol Terowongan SMART dekat Bandar Udara Sungai Besi
Lokasi
NegaraMalaysia
Tujuan
utama
Bukit Bintang
Imbi
Tun Razak Exchange
Cheras
Petaling Jaya
Seremban
Sistem jalan
  • Sistem Jalan Tol Malaysia
  • Jalan Tol
  • Federal
  • Negara Bagian
[[:ms:Lembaga Lebuhraya Malaysia|Lembaga Lebuhraya Malaysia]] (LLM)<br>[[:ms:Jabatan Pengairan dan Saliran|Departemen Irigasi dan Drainase Malaysia]] (JPS)"},"operator":{"wt":"Syarikat Mengurus Air Banjir dan Terowong Sdn Bhd (SMART)"},"traffic":{"wt":""},"character":{"wt":""},"toll":{"wt":"Mobil pribadi dan taksi"},"vpd":{"wt":""},"construction":{"wt":"[[Gamuda Berhad]]<br>[[MMC Corporation|MMC Corporation Berhad]]"},"length":{"wt":"{{convert|4|km|mi|1|abbr=on}}"},"lanes":{"wt":"4, double-decked"},"speed":{"wt":"60&nbsp;km/h"},"hielevation":{"wt":""},"lowelevation":{"wt":""},"height":{"wt":""},"width":{"wt":""},"grade":{"wt":""}},"i":0}}]}' id="mwBA"/>
Stormwater Management And Road Tunnel
Dek atas Terowongan SMART arah selatan
Ikhtisar
LokasiKuala Lumpur, Malaysia
StatusOperasional
RuteE38
MulaiJalan Tun Razak di Jalan Lingkar Tengah 1 Kuala Lumpur
BerakhirBandar Udara Sungai Besi di Invalid type: E
Operasi
Mulai dibangun2003
PembangunanGamuda Berhad
MMC Corporation Berhad
Dibuka2007
PemilikPemerintah Malaysia
Lembaga Lebuhraya Malaysia (LLM)
Departemen Irigasi dan Drainase Malaysia (JPS)
OperatorSyarikat Mengurus Air Banjir dan Terowong Sdn Bhd (SMART)
TolMobil pribadi dan taksi
Teknis
Panjang4 km (2,5 mi)
Jumlah lajur4, double-decked
Kelajuan yang diizinkan60 km/h

Terowongan Jalan Raya dan Manajemen Air Banjir (bahasa Melayu: Terowong Jalan Raya dan Pengurusan Air Banjircode: ms is deprecated ; bahasa Inggris: Stormwater Management and Road Tunnelcode: en is deprecated ) (SMART) dengan kode adalah sebuah struktur jalan dan drainase yang terletak di Kuala Lumpur, Malaysia serta merupakan salah satu proyek nasional di negara tersebut. Panjang terowongan ini adalah 9,7 kilometer, tetapi ruas yang dapat dilalui kendaraan hanya sepanjang 3,3 kilometer. Terowongan ini merupakan terowongan pengalihan air terpanjang di Asia Tenggara dan yang kedua terpanjang di Asia.[1]

Tujuan utama terowongan ini adalah untuk mengatasi masalah banjir kilat di Kuala Lumpur sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas di sepanjang Jalan Sungai Besi dan jembatan layang Loke Yew di Pudu pada jam sibuk. Pada dasarnya, terowongan ini memiliki dua dek jalur satu arah untuk kendaraan, sementara bagian paling bawah digunakan sebagai saluran air.[2]

Terowongan ini dimulai dari danau Kampung Berembang yang berdekatan dengan Sungai Klang di Ampang dan berakhir di danau Taman Desa yang terletak dekat Sungai Kerayong di Salak Selatan. Proyek ini dipimpin oleh pemerintah, termasuk Lembaga Lebuhraya Malaysia (LLM) dan Departemen Irigasi dan Drainase Malaysia (JPS), serta sebuah perusahaan patungan antara Gamuda Berhad dan Malaysian Mining Corporation Berhad (MMC).[3]

Terowongan SMART dirancang untuk digunakan oleh kendaraan ringan dengan tinggi maksimum 2 meter, dengan batas kecepatan yang ditetapkan sebesar 60 km/jam. Sepeda motor serta kendaraan berat seperti truk dan bus tidak diizinkan melintasi terowongan ini. Terowongan ini dibuka untuk lalu lintas pada 7 April 2007 dan tarif tol yang diberlakukan adalah sebesar RM 3,00.[3]

Sejarah

Pada tahun 2001, pemerintah Malaysia meminta usulan solusi yang memungkinkan terjadinya banjir dengan durasi antara tiga hingga enam jam tanpa mengakibatkan pusat kota terendam banjir.[4] Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan membangun sebuah terowongan yang memungkinkan aliran banjir dialihkan melewati pusat kota, dengan syarat dilengkapi fasilitas penampungan sementara agar debit air di hilir Kuala Lumpur tetap berada dalam kapasitas sungai. Sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Gamuda kemudian menggandeng SSP, sebuah perusahaan konsultan teknik besar asal Malaysia, serta Mott MacDonald dari Inggris untuk menyusun usulan pembangunan terowongan dengan kolam penampung di bagian hulu dan hilir terowongan tersebut.[3]

Pembangunan terowongan ini dimulai pada 25 November 2003. Dua unit mesin bor terowongan (TBM) Herrenknecht dari Jerman digunakan dalam proyek ini, yaitu Tuah di sisi utara dan Gemilang di sisi selatan. Gusztáv Klados bertindak sebagai manajer proyek senior dalam pembangunan tersebut.[5]

Pada 11 Desember 2003, TBM Mixshield berdiameter 13,2 meter bernama Tuah berhasil menyelesaikan penggalian sepanjang 737 meter setelah 24 minggu pekerjaan. Menjelang akhir Januari 2004, Tuah memulai tahap penggalian kedua yang mencakup jarak 4,5 km menuju danau Kampung Berembang. Sementara itu, bagian jalan raya dalam sistem SMART secara resmi dibuka pada pukul 3:00 sore, 14 Mei 2007, setelah mengalami beberapa kali penundaan.[3]

Pengoperasian

Empat mode pengoperasian dan kapasitas penampungan.

Pada mode pertama, dalam kondisi normal ketika tidak terjadi badai, tidak ada air banjir yang dialihkan ke dalam sistem. Ketika mode kedua diaktifkan, air banjir dialirkan ke terowongan pengalihan yang berada di bawah terowongan jalan raya. Pada tahap ini, bagian jalan raya masih tetap dibuka untuk lalu lintas.[6]

Saat mode ketiga dijalankan, jalan raya akan ditutup untuk seluruh lalu lintas. Setelah dipastikan semua kendaraan telah keluar dari terowongan, pintu otomatis kedap air akan dibuka untuk memungkinkan air banjir mengalir melaluinya. Setelah banjir berakhir, terowongan akan diperiksa dan dibersihkan menggunakan semprotan bertekanan tinggi, dan jalan raya akan dibuka kembali untuk lalu lintas dalam waktu 48 jam setelah penutupan.[6]

Hingga 18 Juli 2010, sistem SMART telah berhasil mencegah tujuh kejadian banjir kilat yang berpotensi menimbulkan bencana di pusat kota, setelah hanya beberapa minggu sejak pembukaan bagian jalan rayanya sistem ini sudah harus memasuki operasi Mode 3 untuk pertama kalinya.[2][7]

Hingga September 2020, terowongan ini telah mengaktifkan mode keempatnya untuk yang ketujuh kalinya. Saat terjadi banjir kilat pada 10 September 2020, terowongan tersebut berhasil mengalihkan sekitar tiga juta meter kubik air.[8][9]

Pada Desember 2021, SMART memasuki Mode 4 untuk kedelapan kalinya, akibat banjir besar yang dipicu oleh hujan lebat yang berlangsung dari 16 hingga 18 Desember. Kondisi di Kuala Lumpur diperkirakan akan jauh lebih buruk seandainya tidak ada terowongan ini, yang berhasil mengalihkan sekitar 5 juta meter kubik air banjir selama 22 jam saat sistem diaktifkan penuh.[10]

Tarif tol

Terowongan SMART menggunakan sistem tol terbuka. Sejak mulai beroperasi, seluruh transaksi tol di plaza tol ini dilakukan menggunakan kartu Touch 'n Go, MyRFID, atau SmartTAG. Pembayaran tunai tidak diterima.[11]

KelasJenis kendaraanTarif
(dalam RM)
Catatan
1Mobil pribadi
(Kendaraan dengan dua gandar dan tiga atau empat roda (tidak termasuk taksi))
RM 3.00[12]Touch 'n Go dibayarkan oleh pengendara, tersedia di plaza tol.
4TaksiRM 3.00[12]Touch 'n Go dibayarkan oleh penumpang taksi, tersedia di plaza tol

Simpang susun

Seluruh ruas jalan tol ini memiliki batas kecepatan 60 km/jam, tinggi maksimum kendaraan 2 m, dan terletak di Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur.

Legenda:

  • I/C - Simpang susun, I/S - Persimpangan, RSA - Kawasan rehat, OBR - Restoran layang, L/B - Parkir tepi jalan, V/P - Titik pemandangan, TN - Terowongan, T/P - Gerbang tol, BR - Jembatan
km Keluar Seksi Nama Tujuan Catatan
Melalui Invalid type: E2
0.0 – Kering –
T/P Gerbang tol SMART Touch 'n Go SmartTAG
3801 Terowongan Kendaraan
Pintu keluar terowongan arah selatan
3801A
Kantor Operasi Terowongan SMART
Invalid type: E2 – Cheras, Petaling Jaya, Shah Alam

3801B
Invalid type: E2 – KL Sports City, Klang
Invalid type: E2 Invalid type: AH – Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) , Seremban, Melaka, Johor Bahru
Simpang Susun Terowongan
Basah Terowongan Kendaraan
Seksi basah
3802 Kering Terowongan Kendaraan
Pintu keluar terowongan arah utara
3802A
Sultan Ismail Link Tunnel (Jalan Davis-Jalan Lingkar Kuala Lumpur) – Jalan Imbi, Jalan Sultan Ismail, Jalan Bukit Bintang

3802B
Jalan Lingkar Tengah 1 Kuala Lumpur-Jalan Tun Razak (Jalan Pekeliling) – Kuala Lumpur City Centre (KLCC), Ampang
Simpang Susun Terowongan
Lantai bawah
Melalui Jalan Lingkar Tengah 1 Kuala Lumpur

Galeri

  • Pintu masuk terowongan menuju ke utara
    Pintu masuk terowongan menuju ke utara

Referensi

  1. ↑ "Smart Tunnel Opens On May 14". BERNAMA (dalam bahasa Inggris). 8 Mei 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 19 Mei 2007. Diakses tanggal 7 Januari 2026.
  2. 1 2 Rahmat, Mohamad Fahd (17 November 2018). "SMART is functioning well, says Khalid". New Straits Times (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 19 Desember 2021. Diakses tanggal 7 Januari 2026.
  3. 1 2 3 4 Jaafar, Fauzi; Asli, Yulpisman (12 Maret 2007). "Terowong SMART diguna 7 April". Utusan Malaysia Online (dalam bahasa Melayu). Diarsipkan dari asli tanggal 14 Maret 2007. Diakses tanggal 7 Januari 2026.
  4. ↑ "A Dual-Purpose Tunnel" (PDF). Ingenia (dalam bahasa Inggris). 30 Maret 2007. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 13 April 2020. Diakses tanggal 24 Januari 2012.
  5. ↑ "ABOUT THE ROLE OF GUSZTÁV KLADOS". Metro4 (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 26 Juli 2011. Diakses tanggal 7 Januari 2026.
  6. 1 2 "Success of Kuala Lumpur's dual purpose tunnel". ITS International (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 24 Agustus 2025.
  7. ↑ MegaStructures SMART tunnel episode
  8. ↑ Ying, Teoh Pei; Babulal, Veena (12 September 2020). "KL flash flood: 'Smart Tunnel mitigated situation'". NST Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 15 September 2020.
  9. ↑ "SMART Tunnel reopened to traffic". www.thestar.com.my (dalam bahasa Inggris). The Star. 12 September 2020. Diakses tanggal 15 September 2020.
  10. ↑ "SMART tunnel diverted five million cubic metres of flood water, says environment". Malay Mail (dalam bahasa Inggris). 19 Desember 2021. Diakses tanggal 8 Januari 2026.
  11. ↑ Wong, Alexander (11 Februari 2019). "You can use your Touch 'n Go eWallet balance to pay for toll at LKSA and SMART Tunnel". SoyaCincau.com – Mind Blow Sdn Bhd (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 8 Januari 2026.
  12. 1 2 "Toll Rates in Malaysia for Popular Highways from PLUS to LPT". Carsome (dalam bahasa Inggris). 7 Agustus 2023. Diakses tanggal 8 Januari 2026.

Pranala luar

  • Laman web SMART
  • l
  • b
  • s
Bendera Malaysia Rangkaian Lebuhraya Malaysia
Antara negeri
  • Utara–Selatan (PLUS)
    • E1 Rute Utara
    • E2 Rute Selatan
    • E6 ELITE
  • E8 Pantai Timur (LPT)
    • Utama
    • Kuala Lumpur–Karak
  • E21 Kajang–Seremban
  • E32 Pantai Barat
  • E-- Jelas
Tengah
  • E1 Baru Lembah Klang (NKVE)
  • E5 Shah Alam (KESAS)
  • E7 Cheras–Kajang (GRANDSAGA)
  • E9 Sungai Besi (BESRAYA)
  • E10 Baru Pantai (NPE)
  • E11 Damansara–Puchong (LDP)
  • E12 Bertingkat Ampang–Kuala Lumpur (AKLEH)
  • E13 Kemuning–Shah Alam (LKSA)
  • E18 SILK
  • E19 Bertingkat Sungai Besi–Ulu Klang (SUKE)
  • E20 Jalan tol Maju (MEX)
  • E23 SPRINT
  • E25 Kuala Lumpur–Kuala Selangor (LATAR)
  • E26 Lembah Klang Selatan (SKVE)
  • E27 Lembah Klang Timur (EKVE)
  • E30 Pintasan Selat Klang Utara Baru (NNKSB/Grand Sepadu)
  • E31 Damansara–Shah Alam (DASH)
  • E33 Duta–Ulu Klang (DUKE)
  • E35 Jalan tol Guthrie
  • E37
    • SALAK
    • Kuala Lumpur–Seremban
  • E38 SMART
Utara
  • E15 Jalan tol Butterworth-Kulim
  • E17 Jalan Lingkaran Luar Butterworth
  • E28 Jambatan Kedua Pulau Pinang
  • E36 Jembatan Pulau Pinang
  • E-- Jalan Lingkaran Luar Pulau Pinang
  • E4 Jalan tol Kedah Selatan^
Selatan
  • E3 Laluan Kedua Malaysia-Singapura
  • E14 Jalan tol Skim Penyuraian Trafik Johor Bahru Timur
  • E22 Jalan tol Senai-Desaru
  • E29 Jalan tol Seremban-Port Dickson
  • E-- Jembatan Selat Melaka
Borneo Malaysia
  • E24 Jambatan Tun Salahuddin
#: sedang dibina, ^: dalam perancangan
Basis data pengawasan otoritas: Geografis Sunting di Wikidata
  • Structurae

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Pengoperasian
  3. Tarif tol
  4. Simpang susun
  5. Galeri
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Merdeka 118

terhubung langsung dari tiga jalan utama melalui Terowongan Belfield, yang akan menjadi terowongan bawah tanah bertingkat yang melewati bawah Kampung

Ejen Ali The Movie 2: Misi Satria

animasi Malaysia yang disutradarai oleh Usamah Zaid Yasin. Film ini merupakan sekuel dari Ejen Ali: The Movie dan tayang secara perdana di Malaysia pada

Terowongan Menora

Terowongan Menora atau Terowongan Meru-Menora adalah terowongan jalan raya di Perak, Malaysia. Terowongan ini merupakan terowongan sepanjang 800 meter

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026