Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Tarigan

Tarigan adalah salah satu dari lima marga induk Karo yang disebut sebagai Merga Silima.

salah satu marga induk Batak Karo
Diperbarui 19 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Tarigan
Aksara Batak
  • ᯗᯒᯪᯎᯉ᯳
    (Surat Batak Karo)
Nama margaTarigan
Nama/
penulisan
alternatif
Terigan
Kekerabatan
Kerabat
marga
  • Simamora
  • Purba
  • Girsang
  • Siboro
  • Cibro
  • Simamora Debataraja
  • Manalu
  • Rambe
Turunan
  • Tarigan Tua
  • Tarigan Jampang
  • Tarigan Gersang
  • Tarigan Ganagana
  • Tarigan Pekan
  • Tarigan Tambak
  • Tarigan Purba
  • Tarigan Sibero
  • Tarigan Silangit
  • Tarigan Karandem
  • Tarigan Tegur
  • Tarigan Tambun
  • Tarigan Sahing
  • Tarigan Bondong
  • Tarigan Gerneng
  • Tarigan Cingkes
  • Tarigan Tendang
Asal
SukuBatak
EtnisBatak Karo
Daerah asalTaneh Karo

Tarigan (Surat Karo: ᯗᯒᯪᯎᯉ᯳) adalah salah satu dari lima marga induk Karo yang disebut sebagai Merga Silima.[1]

Kisah Rakyat Mengenai Tarigan

Marga Tarigan ini tadinya berdiam di sebuah Gunung, yang kini berubah menjadi Danau Toba.[2] Mereka disebut sebagai bangsa Umang.[2] Pada suatu hari, istri manusia Umang Tarigan ini mengeluarkan banyak darah saat melahirkan.[2] Darah ini tiba-tiba menjadi kabut, dan kemudian jadilah sebuah danau.[2] Cerita ini menggambarkan terjadinya Danau Toba dan migrasi orang Tarigan dari daerah tersebut ke Purba Tua, Cingkes, dan Tungtung Batu.[2] Tiga orang keturunan marga Tarigan kemudian sampai ke Tongging yang waktu itu diserang oleh burung Sigurda-gurda berkepala tujuh.[2] Untuk itu Tarigan, memasang seorang anak gadis menjadi umpan guna membunuh burung Sigurda-gurda tersebut.[2]

Di bawah gadis itu digalilah lubang tempat sebagai benteng marga Tarigan.[2] Ketika burung Sigurda-gurda datang dan hendak menerkam anak gadis itu, maka Tarigan ini lalu memanjat pohon dan menyumpit (eltep) kepala burung garuda itu.[2] Enam kepala kena sumpit, akan tetapi satu kepala tesembunyi di balik dahan kayu.[2] Salah seorang marga Tarigan ini lalu memanjat pohon dan menusuk kepala itu dengan pisau.[2] Melalui kisah ini, marga Tarigan dikenal tangguh dan dapat mengalahkan musuh.[2]

Beberapa generasi setelah kejadian ini, tiga orang keturunan marga Tarigan ini diberi nama menurut keahliannya masing-masing, yakni:[3]

  • Tarigan Pertendong (ahli telepati).[3]
  • Pengeltep (ahli menyumpit).[3]
  • Pernangkih-nangkih (ahli panjat).[3]

Tarigan pengeltep kawin dengan beru Ginting Manik.[2] Diadakanlah pembagian wilayah antara penghulu Tongging dengan Tarigan Pengeltep.[2] Tarigan menyumpitkan eltepnya sampai ke Tongtong Batu.[2] Tarigan lalu pergi kesana, dan itulah sebabnya pendiri kampung (Simantek Kuta) di Sidikalang dan sekitarnya adalah Tarigan Gersang.[2] Tarigan Pertendong dan Tarigan Pernangkih-nangkih tinggal di Tongging dan keturunannya kemudian mejadi Tarigan Purba, Sibero, dan Cingkes, baik yang di Toba maupun yang di Simalungun.[2] Beberapa generasi kemudian berangkatlah dua orang marga Tarigan dari Tongtong Batu ke Juhar, yang kemudian di Juhar dikenal sebagai Tarigan Sibayak dan Tarigan Jambor Lateng.[2] Tarigan Sebayak mempunyai nama rurun Batu (laki-laki) dan Pagit (perempuan).[2] Sementara nama rurun Tarigan Jambor Lateng adalah Tarik (laki-laki) dan Lumbung (perempuan).[2] Kemudian datang pulalah Tarigan Rumah Jahe dengan nama rurun Kawas (laki-laki) dan Dombat (perempuan).[2]

Submarga Tarigan

Marga Tarigan terdiri dari beberapa sub-marga, di antaranya adalah:[4]

Desa Lingga asal marga Tarigan Sibero
  • Tarigan Tua kampong asalnya di Purba Tua dekat Cingkes dan Pergendangen.[5]
  • Tarigan Bondong di Lingga.[5]
  • Tarigan Jampang di Pergendangen.[5]
  • Tarigan Gersang di Nagasaribu dan Berastepu.[5]
  • Tarigan Gana-gana di Batu Karang .[5]
  • Tarigan Pekan di Sukanalu dan Namo Enggang.[5]
  • Tarigan Tambak di Cingkes, Kebayaken dan Sukanalu.[5]
  • Tarigan Purba di Purba, Cingkam.[5]
  • Tarigan Sibero di Juhar, Kuta Raja, Keriahen Munte, Tanjong Beringen, Selakar, dan Lingga.[6]
  • Tarigan Silangit di Gunung Meriah (Deli Serdang).[6]
  • Tarigan Kerendam di Kuala, Pulo Berayan dan sebagian pindah ke Siak dan menjadi Sultan disana.[6]
  • Tarigan Tegur di Suka.[6]
  • Tarigan Tambun di Rakut Besi dan Binangara.[6]
  • Tarigan Sahing di Sinaman.[6]

Tokoh

  • Arifin Tarigan, mantan Sekertaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional
  • Henry Guntur Tarigan, penulis
  • Ibob Tarigan, aktor
  • Likas Tarigan, mantan anggota MPR RI
  • Brigjen TNI (Purn) Tama Ulinta Tarigan, Hakim Agung, Mahkamah Agung
  • Marissa Christ Hari Tarigan, aktris, model dan penyanyi
  • Desiree Tarigan, aktris
  • Ruben Tarigan, mantan Wakil Ketua DPRD Sumatra Utara
  • Pandak Tarigan, mantan Walikota Pematangsiantar
  • Kantor Tarigan, mantan Walikota Tebingtinggi
  • Timbas Tarigan, mantan Wakil Walikota Binjai
  • Randiman Tarigan, mantan Penjabat Walikota Medan
  • Sahrianta Tarigan, mantan anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta
  • Atar Tarigan Sibero, mantan Penjabat Gubernur Riau
  • Laksma TNI (Purn) Neken Tarigan, mantan anggota DPR RI
  • Brigjen TNI (Purn) Bakty Tarigan, mantan Direktur Pendidikan Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia
  • Marsda TNI (Purn) Tjokong Tarigan Sibero, mantan anggota DPR RI
  • Mayjen Pol (Purn) Seh Tarigan, mantan Gubernur Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian
  • Mayjen TNI Adisura Firdaus Tarigan, Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Darat
  • Irjen Pol Desman Tarigan, Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia Bidang Ideologi dan Konstitusi
  • Brigjen Pol (Purn) Raziman Tarigan, mantan Wakil Kepala Kepolisian Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya
  • Brigjen Pol Rony Samtana, Wakil Kepala Kepolisian Kepolisian Daerah Sumatra Utara

Referensi

  1. ↑ (Indonesia)Ginting, Malem Ukur. 2008. Adat Karo.Medan: Sirulo.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 (Indonesia)Bangun, Roberto. 1989. Mengenal orang Karo.Jakarta: Yayasan Pendidikan Bangun.
  3. 1 2 3 4 (Indonesia)Peranginangin, Marthin Luther. 2004. Orang Karo Di antaraOrang Batak.Jakarta: Pustaka Sora Mido.
  4. ↑ "Regina" (Sabtu, 19 April 2025). "Silsilah, Partuturan dan Tarombo Marga Tarigan". Ebatak | Ensiklopedia Batak. Diakses tanggal Senin, 1 September 2025.
  5. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia)Ginting, Nalinta. 1984. Turi-turin Beru Rengga Kuning: Turi-turin Adat Budaya Karo.Deli Tua: Toko Buku Kobe.
  6. 1 2 3 4 5 6 (Indonesia)Tarigan, Henry Guntur dan Jago Tarigan. 1979. Bahasa Karo.Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
  • l
  • b
  • s
Suku Karo
Wilayah tradisional
Taneh Karo
Sistem kekerabatan
Orat Tutur
Marga
Ginting  • Karokaro  • Peranginangin  • Sembiring  • Tarigan
Bahasa dan kesusastraan
Bahasa Batak Karo  • Surat Batak  • Perumpamaan Karo  • Turiturin
Hidangan khas
Cimpa  • Nurung Kerah  • Cipera  • Babi Panggang Karo  • Pagit-pagit  • Tasak Telu  • Lomok-lomok
Falsafah
Mejuah-juah  • Rakut Sitelu
Upacara adat
Erpangir ku lau  • Mengket Rumah Mbaru  • Pernikahan adat Karo  • Sarsar Lambe  • Merdang Merdem
Seni dan budaya
Gendang guro-guro aron  • Gendang Lima Sendalanen  • Gendang patam-patam  • Uis Gara  • Tari Lima Serangkai  • Aron  • Piso Surit  • Perkolong-kolong
Alat musik tradisional
Kulcapi  • Keteng-Keteng  • Balobat  • Murbab  • Gendang Singanaki
Agama
Pemena  • Alkitab bahasa Batak Karo  • Gereja Batak Karo Protestan  • Gereja Injili Karo Indonesia
Mitologi
Umang  • Jangak Category Kategori

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kisah Rakyat Mengenai Tarigan
  2. Submarga Tarigan
  3. Tokoh
  4. Referensi

Artikel Terkait

Purba

salah satu marga Batak Toba

Barus (marga)

salah satu marga Batak Karo

Raja Sumba

Sumba adalah salah satu leluhur dari marga-marga Batak. Raja Sumba merupakan generasi kelima dari Si Raja Batak, lebih tepatnya salah satu putra dari Tuan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026